BMI

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
bmi
Bmilogo.jpg
IATA ICAO Kode panggil
BD BMA MIDLAND
Didirikan 1949 (dengan nama Derby Aviation Limited)
Berhenti beroperasi 2013 (bergabung dengan British Airways)
Hub Bandar Udara London Heathrow
Bandar Udara Manchester
Lounge penumpang Diamond Club Lounge
Aliansi Star Alliance
Ukuran armada 50 (17 pesanan)
Kota tujuan 38
Perusahaan induk British Midland PLC
Kantor pusat Castle Donington, England, Britania Raya
Orang penting Nigel Turner (CEO),
Sir Michael Bishop CBE (Chairman)
Situs web http://www.flybmi.com
Artikel ini merujuk pada maskapai penerbangan Britania. Untuk penggunaan lainnya, lihat BMI (disambiguasi).

BMI merupakan sebuah maskapai penerbangan terjadwal yang berbasis di Donington Hall, dekat dengan Bandar Udara East Midlands, Britania Raya. Maskapai ini terbang menuju kota-kota di Eropa, Amerika Serikat, Karibia dan Timur Tengah, sementara basis operasionalnya terletak di Bandar Udara Manchester dan Bandar Udara London Heathrow dimana maskapai ini menguasai 12% slot lepas landas dan pendaratan dan mengoperasikan 2000 penerbangan per minggu. bmi merupakan merek dagang dari British Midland Airways Limited yang sebelumnya beroperasi dengan nama British Midland. Bulan Januari 2007, bmi membeli British Mediterranean Airways yang memperluas jaringannya di Afrika dan Timur Tengah.

British Midland Airways Limited memiliki sebuah Lisensi Beroperasi Tipe A dari Otoritas Penerbangan Sipil Britania Raya, yang membolehkan pengangkutan penumpang, kargo dan surat pada pesawat dengan 20 kursi atau lebih.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Maskapai penerbangan ini berawal dari pembentukan Derby Aviation Limited pada tanggal 16 Februari 1949. Derby Aviation merupakan subsidiari dari Air Schools Limited yang dibentuk pada tahun 1938 untuk melatih pilot RAF. Tahun 1949, perusahaan ini membentuk Derby Aviation yang berbasis di Burnaston dekat Derby dan Wolverhampton Aviation di Pendeford, dekat Wolverhampton yang memberikan penerbangan charter dan kargo ad-hoc dengan pesawat De Havilland Dragon Rapide, juga perawatan dan broker pesawat. [2]

Instruksi terbang tidak lagi dilaksanakan sejak 1953 dengan dimulainya penerbangan terjadwal dari Derby dan Wolverhampton menuju Jersey. Ketika Douglas DC-3 pertama tiba tahun 1955, Wolverhampton Aviation dibubarkan dan basis satu-satunya menjadi Bandar Udara Burnaston. Penerbangan internasional diumumkan tahun 1956 menuju Ostend dan penerbangan wisata menuju daratan Eropa dimulai. Perusahaan ini juga dikontrak oleh Rolls-Royce untuk mengangkut mesin pesawat kepada pengguna di seluruh dunia. Tahun 1959, perusahaan ini mengubah namanya menjadi Derby Aviation. Penerbangan terjadwal domestik di Britania Raya diluncurkan di penghujung akhir dekade.

Airbus A319-100 lepas landas

BMA[sunting | sunting sumber]

Tanggal 1 Oktober 1964, perusahaan ini mengubah namanya menjadi British Midland Airways (BMA) dan memindahkan operasinya dari Burnaston ke Bandar Udara East Midlands. Warna biru dan putih perusahaan diambil pada waktu itu, dengan masuknya pesawat turboprop pertama, Handley Page Herald. Minster Assets, sebuah grup investasi dan perbankan, mengambil alih maskapai pada tahun 1968. Perluasan domestik dan Eropa berlanjutdan tahun 1970 BMA memasuki era jet dengan masuknya BAC 1-11, diikuti dengan Boeing 707 pada 1971. BAC 1-11 kemudian dihentikan operasinya tahun 1972 dan 707 disewakan kepada maskapai lainnya sementara BMA berfokus pada pesawat turboprop seperti Vickers Viscount. Meskipun armada 707-nya meningkat, tidak ada yang dioperasikan BMA pada penerbangan terjadwal, atau penerbangan charter mereka hingga 1981. Daripada mereka menyewakannya kepada operator lain. Douglas DC-9 menukar sebagian penerbangan domestik dan Eropa maskapai ini ke pesawat jet dengan perkenalannya pada tahun 1976.

Airbus A320-200 mendarat

Tahun 1978, direktur perusahaan membeli maskapai ini dari Minster Assets. Konsorsium tersebut meliputi Sir Michael Bishop yang sekarang menjadi chairman perusahaan ini. Tahun itu, British Midland dan British Airways setuju untuk bertukar rute. Sebagai akibat, British Midland Airways melepaskan rute kontinentalnya dari Birmingham menuju Brussels dan Frankfurt dan BA menyerahkan rutenya dari Liverpool menuju Heathrow, Belfast, Dublin, Jersey, Isle of Man dan Glasgow. Hasilnya, jumlah penumpang per tahun mencapai 1 juta untuk pertama kalinya pada tahun 1979.

Tahun 1981, sebuah permohonan terbang antara Heathrow, Glasgow dan Edinburgh ditolak oleh CAA. Peraturan diputarbalikkan, bagaimanapun, setelah permohonan tersebut dijajaki oleh Sekretaris Negara untuk Perdagangan dan Industri. Dengan perkenalan pelayanan tersebut, BMA dan BA saling bersaing secara langsung.

BMA, bersama dengan British & Commonwealth Shipping, membentuk Manx Airlines tahun 1982, dan pada tahun berikutnya BMA membeli 75% saham di maskapai Glasgow, Loganair. Pada Maret 1987, Airlines of Britain Holdings (ABH) dibentuk untuk berperan sebagai perusahaan holding bagi British Midland dan British Midland Aviation Services. ABH menjadi British Midland pada tahun 1997 ketika perusahaan itu dipisahkan sebagai bagian dari restrukturisasi besar.

BMI[sunting | sunting sumber]

Logo lama British Midland

Sebuah warna baru dipertunjukkan pada tahun 1985. Pesawatnya sekarang dicat biru gelap, dengan warna kelabu di bawah badan dan sebuah ukiran merah. Saat ini, maskapai ini menjadi British Midland, dan sebuah logo baru dengan BM bergaya merah dan bermahkota dengan sebuah bentuk berlian yang muncul di fin ekor pesawat (gambar kanan). Lounge bandar dara diperkenalkan di hub Inggris dan program frequent flyer Diamond Club diluncurkan. Pasaran charter ditinggalkan dan armada 707 tidak lagi dioperasikan saat ini.

Tahun 1992, British Midland menjadi maskapai pertama yang menawarkan pilihan sayuran pada makanan dalam pesawat di penerbangan domestik Britania juga salah satu maskapai di Eropa dengan hal yang sama. Sebelum penghujung 1990-an, British Midland berganti ke Airbus dan Embraer untuk program pembaruan armadanya.

Embraer ERJ 145 mendarat

Tahun 1999, Scandinavian Airlines (SAS), sebuah pemegang saham di British Midland sejak 1987, menjual beberapa sahamnya kepada Lufthansa saat British Midland bergabung dengan Star Alliance. bmi bergabung pada tahun 2000 dan meluncurkan identitas perusahaan baru tahun 2001. Ini melibatkan penggantian merek maskapai sebagai bmi British Midland (meskipun BMI secara resmi tidak bermaksud apapun, mereka menyatakan 'British Midland International'). Identitas baru tersebut memiliki fitur warna biru terang dan penggantian warna kelabu dengan putih. Warnanya membawa tampilan modern dengan lengkungan yang mulus. Tahun 2003, nama "British Midland" tidak dipakai lagi dan maskapai ini bernama bmi. Identitas baru ini bersamaan dengan peluncuran penerbangan transatlantik pada 2001 menuju Washington, DC dan Chicago dari Bandar Udara Manchester menggunakan pesawat berbadan lebar Airbus A330. Penerbangan dari Manchester menuju Las Vegas mengikuti setelahnya.

Walaupun peluncuran rute transatlantik dilakukan dari Manchester, bmi telah berusaha untuk mendapat hak untuk melayani Amerika Serikat dari Heathrow. Hanya British Airways, Air India, Virgin Atlantic, American Airlines, United Airlines, Air New Zealand, dan Kuwait Airways diperbolehkan untuk menjalankan rute semacam itu.

BMI mengoperasikan penerbangan menuju Mumbai dari London Heathrow antara bulan Mei 2005 hingga Oktober 2006, setelah Britania dan India mengakhiri amandemen untuk perjanjian jasa angkutan udara bilateral mereka. Penerbangan menuju Riyadh mengikuti, diumumkan pada 1 September 2005 setelah British Airways berhenti melayani Arab Saudi pada tahun itu.

BMI Group telah mengangkut 7.95 juta penumpang sepanjang tahun 2002. Pada tahun 2005, jumlah tersebut meningkat menjadi 10.1 juta, tertinggi ketiga dari maskapai Inggris manapun.[3] Di awal 2006, Association of European Airlines [4] melaporkan merosotnya jumlah penumpang yang diangkut (termasuk bmibaby) sementara anggota AEA lainnya makin meningkat penumpangnya pada periode yang sama. Walaupun kemerosotan ini pada jumlah penumpang, BMI Group melaporkan [5] sebuah keuntungan pra-pajak sebesar £10.0 juta untuk akhir tahun pada tanggal 31 Desember 2005.

Tahun 2006, BMI meluncurkan penerbangan terjadwal menuju Moskow Domodedovo atas kerjasama dengan Transaero pada tanggal 29 Oktober 2006 menggunakan pesawat A320 (G-MIDO) dengan kursi khusus selama penerbangan, termasuk kursi kulit dan sandaran kursi 40°.

Bulan Maret 2007, BMI mengumumkan bahwa mereka akan membocorkan detail penerbangan baru dari Heathrow menuju Amerika Serikat, mengambil risiko dari akhir larangan Bermuda II mengenai penerbangan dari bandara tersebut menuju Amerika Serikat yang tercantum pada pakta langit-terbuka UE-AS yang berlaku tanggal 31 Maret 2008.[6] Ini diikuti dengan laporan bahwa BMI dan United Airlines dalam pembicaraan mengenai pembentukan aliansi untuk penerbangan transatlantik setelah pakta langit terbuka UE-AS belaku 31 Maret 2008.[7]

Bulan Juli 2007, maskapai ini diizinkan untuk melayani Bandar Udara Internasional Cairo (Mesir) setelah bernegosiasi panjang dengan Kementerian Penerbangan Sipil Mesir dan EgyptAir. Maskapai ini akan meluncurkan penerbangan harian Heathrow - Cairo menggunakan A320 mulai 4 November 2007. bmi mengumumkan penandatanganan MoU dengan EgyptAir, mengenai pertukaran kode dan perjanjian frequent flyer di rute maskapai bmi. Ini akan membolehkan penumpang mendapat keuntungan dari pertukaran kode pada setiap penerbangan maskapai juga program frequent flyer dan keuntungannya. bmi akan beroperasi ke Terminal 1 Bandar Udara Kairo dimana EgyptAir mulai beroperasi. EgyptAir diperkirakan bergabung dengan Star Alliance di masa depan. Selama larangan frekuensi di perjanjian jasa angkutan udara antara Britania dan Mesir, BMI tidak melanjutkan layanannya menuju Alexandria, rute yang diwarisi sebagai bagian dari pengambilan alih BMED. Maskapai ini juga terbang dari Bandar Udara Prestwick atas Seguro Holidays.

Subsidiari[sunting | sunting sumber]

Tahun 2002, bmi membentuk sebuah maskapai subsidiari bertarif rendah, bmibaby menggunakan pesawat Boeing 737-an yang digantikan setelah program pembaruan armada bmi menjadi Airbus. bmibaby sekarang mengoperasikan rute antara bandar udara menengah di seluruh Eropa, seperti maskapai ini tidak beroperasi dari Heathrow.

Bulan Januari 2007, BMI membeli British Mediterranean Airways (BMED),[8] sebuah cabang mitra British Airways , dan akan meningkatkan akses terhadap pasar baru di Afrika, Timur Tengah dan Asia Tengah yang dilayani oleh maskapai ini. Sebagai bagai ndari persetujuan untuk membeli BMED, BMI menjual slot BMED di Heathrow kepada British Airways senilai £30 juta. Slot tersebut akan ditangani oleh British Airways pada tahun 2008/2009. Ini berarti bahwa mereka harus mengurangi beberapa penerbangan mereka lainya untuk mengambil alih penerbangan BMED pada tahun 2009.

BMI baru-baru ini telah membarui kabin mereka. Kursi baring kelas bisnis lama telah dipindahkan ke kelas ekonomi premium, menjadikan mereka salah satu yang terbesar di kelas itu. Kelas bisnis sekarang berisi tempat tidur tipis.

Diamond Club[sunting | sunting sumber]

BMI memiliki sebuah program frequent flyer yang disebut Diamond Club dengan tingkatan Blue, Blue Plus, Silver dan Gold. Penghargaan diterima menurut mil terbang, akomodasi, pemarkiran atau sewa mobil yang dipesan melalui situs web mereka dan pengeluaran kartu kredit bermerek BMI. BMI telah mengeluarkan sebuah peraturan pada program frequent flyer karena persyaratan yang kurang dan keanggotaan Star Alliance-nya. Bonus ekstra mil bulanan diberikan di Silver dan Gold Diamond Club sebagai dorongan untuk kesetiaannya terhadap bmi. Sebelum April 2003, sistemnya beroperasi pada cara berbasis poin, yang dianggap terlalu repot dan diganti dengan program berbasis-mil..[9]

Kepemilikan[sunting | sunting sumber]

Tahun 1999, Scandinavian Airlines (SAS), sebuah pemegang saham di British Midland sejak 1987, menjual sejumlah sahamnya kepada Lufthansa karena British Midland bergabung dengan Star Alliance. bmi bergabung pada tahun 2000 dan meluncurkan identitas perusahaan baru tahun 2001.

Antara 1999 dan 2004, Lufthansa berkeinginan menjual sahamnya di maskapai ini. Virgin Atlantic merupakan maskapai pertama yang berharap untuk membeli saham dan membuat pergabungan dua maskapai tersebut. Sebuah pergabungan dapat menyamakan kedua maskapai yang tepercaya dengan penjualan tiket yang apabila digabung lebih dari £2 milyar, membentuk sebuah dorongan kuat pada industri penerbangan. Kedua perusahaan mau berkomentar mengenai pembicaraan tersebut. bmi, diketuai oleh Sir Michael Bishop, dipercayai mengawali pembicaraan setelah kemerosotannya pada serangan 11 September. Sebuah perbgabungan dapat memberi Sir Richard Branson (CEO Virgin Atlantic) sebuah basis kuat di Heathrow (dimana BMI telah menguasai ratusan slot lepas landas dan pendaratan yang menguntungkan) untuk meningkatkan kompetisi dengan pesaingnya, British Airways.

Kedua maskapai tersebut akan menguasai 17% slot Heathrow dibandingkan British Airways (43%). British Airways khawatir mengenai persaingan dapat terjadi apabila pergabungan tersebut terjadi, dan merencanakan pengambilan alih bmi atau Virgin Atlantic untuk menghentikan penggabungan kedua maskapai tersebut. British Airways menyimpulkan bahwa lebih mudah mengambil alih maskapai yang lebih kecil seperti Virgin Atlantic. Tahun 2004, pembicaraan mengenai pergabungan apapun dari tiga maskapai tersebut dihentikan.

Tahun 2006, maskapai ini belum mengetahui spekulasi bahwa Virgin Atlantic bersiap untuk melakukan pembayaran untuk pengambilan alih penuh BMI, walaupun Sir Richard Branson berkata secara berulang pada wawancara radio bahwa pergabungan semacam it dapat menjadi pergerakan bisnis secara logis [10].

Bulan Juni 2007, SAS mengumumkan bahwa mereka akan menjual 20% sahamnya untuk meningkatkan keuntungan grupnya. Maskapai ini berkomentar bahwa pada awal pembicaraan dengan Lufthansa, yang memperoleh 30% kurang 1 saham maskapai tersebut dan juga memiliki perjanjian untuk membeli 50% saham dari chairman Sir Michael Bishop pada tahun 2007.[11]


Kota Tujuan[sunting | sunting sumber]

Armada[sunting | sunting sumber]

Armada BMI telah mencakup, data pada bulan November 2007[12]:

Armada BMI
Pesawat Jumlah Penumpang
(Bisnis/*Ekonomi Premium/Ekonomi)
Rute Keterangan
Airbus A319-100 11
123 (0/123)
123(30/93)
Jarak pendek
Airbus A320-200 13 150 (0/150)
150 (30/120)
Pesawat G-MED - 124 (22/102)
Rute jarak pendek dan menengah
Airbus A321-200 7
(5 pesanan)
195 (0/195)
150 (25/163)
Pesawat G-MED - 149 (31/118)
Rute jarak pendek dan menengah
Airbus A330-200 3
(5 pesanan)
G-WWBM/BB = 244 (24/*48/172)
Saudi Arabia G-WWBD = 220 (48/172) Bisnis dan Ekonomi
Rute jarak menengah dan jauh Pengiriman mulai 2009
Embraer ERJ 135 3 43 (0/43)
49 (16/33)
Rute jarak pendek
Embraer ERJ 145 13 52 (0/52)
49 (16/33)
Rute jarak pendek
Keseluruhan jumlah pesawat 50
(10 pesanan)
Diperbarui: November 2007
*Ekonomi Premium hanya tersedia pada pesawat A330-200 rute tertentu.

Armada BMED telah dicat sebagian dengan warna bmi dan akan dicat penuh mulai November 2007.

Tanggal 10 Juli 2007, bmi memesan 5 pesawat A330-200 dan 5 A321 dari Airbus[13].

Bulan Maret 2006, usia rata-rata armadanya 4.9 tahun [14].

Pertukaran kode[sunting | sunting sumber]

Maskapai penerbangan ini memiliki penerbangan pertukaran kode dengan maskapai berikut (Juli 2007) [15]:

Insiden & kecelakaan[sunting | sunting sumber]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]