Olimpiade Sains dan Matematika tingkat Sekolah Dasar se-Asia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary School)
Jump to navigation Jump to search

Olimpiade Sains dan Matematika tingkat SD se-Asia atau yang biasa dikenal dengan Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary School (ASMOPS) adalah perlombaan sains dan matematika tingkat Sekolah Dasar (SD)untuk kawasan Asia. Ide awal lomba ini diinisiasi oleh Prof. Yohanes Surya, Ph.D., seorang fisikawan dan pendiri Surya Institute.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary School (ASMOPS) pertama kali diadakan oleh Surya Institute di gedung Surya Research Education Center (SuRE Center), Summarecon Serpong, Tangerang, pada tanggal 14 — 18 November 2011 dan dicetuskan oleh Prof. Yohanes Surya, Ph.D.[1]. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi para siswa agar menyukai Matematika dan Sains sejak dini, sehingga memperbesar kemungkinan para siswa memilih Matematika dan Sains sebagai bidang studi lanjutan. Diharapkan mereka kelak menjadi ilmuwan/innovator yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan kawasan Asia.

Olimpiade ini juga menjadi ajang berkumpulnya para tim leader dan siswa dari berbagai negara peserta sekaligus juga bertujuan meningkatkan hubungan baik antar negara-negara di Asia di tingkat sekolah dasar.

Olimpiade ini memiliki beberapa keunikan dimana selain soal yang bersifat individu untuk masing-masing bidang studi, Matematika dan Sains, ada juga soal eksplorasi yang harus dikerjakan oleh tim, mencakup soal Matematika, Sains, serta soal gabungan Matematika dan Sains. ASMOPS juga fokus pada kerjasama tim. Hal ini terlihat pada soal eksplorasi Sains dan Matematika serta soal kolaborasi Sains dan Matematika yang mana tim harus merancang langkah eksperimen sendiri dan hanya bisa dikerjakan bersama antar anggota tim

Daftar Penyelenggara ASMOPS[sunting | sunting sumber]

Peran Serta Indonesia[sunting | sunting sumber]

  • Pada ASMOPS ke-3, Tim Indonesia berhasil memborong 7 medali emas di Bandung, 9-13 November 2013. Di bidang matematika teori, tim Indonesia memborong 5 medali emas, 3 medali perak, 4 medali perunggu, serta Top Scorer Matematika. Di bidang sains teori, 2 medali emas, 7 medali perak, dan 4 medali perunggu, serta Top Scorer Sains berhasil dimenangkan.[3].
  • Pada ASMOPS ke-5, Tim Indonesia terdiri dari 16 siswa (8 bidang studi sains, 8 bidang studi matematika) Sekolah Dasar dari seluruh Indonesia dipimpin oleh Peter John, M.Si dan Faris Rismawan, ST.[4]

Materi Kompetisi[sunting | sunting sumber]

Bidang Matematika[sunting | sunting sumber]

  • Aritmatika: bilangan bulat, bilangan rasional dan bentuk lainnya (pecahan, desimal, persentase) pemfaktoran bilangan, FPB, KPK, barisan bilangan dan perbandingan.
  • Geometri: Sudut dan pengukuran sudut, luas keliling, segitiga, segi-empat, jajaran genjang, trapesium, lingkaran, kubus, jaring- jaring bangun ruang, simetri, pencerminan, rotasi, kongruen dan kesebangunan.
  • Data dan pengukuran: penyajian data, rata-rata (mean), median, modus
  • Kombinatorik, logika berpikir serta rekreasi Matematika.

Bidang Sains[sunting | sunting sumber]

  • Kemampuan dan metodologi ilmiah, kesehatan umum (gizi, penyakit umum dan cara pencegahannya)
  • Isu lingkungan global (kerusakan hutan, pengaturan sumber daya alam, populasi, air dan siklus korban)
  • Dasar-dasar ekologi (habitat, interaksi, rantai makanan, jaring-jaring makanan, populasi, ekosistem, siklus hidup, dll.)
  • Fisiologi (fotosintesis dan system pernapasan)
  • Perkembangan teknologi mutakhir seperti GMO, bioteknologi, biofuel, satelit, dll.)
  • Anatomi dan fungsi tubuh manusia (system rangka dan gerak, system olfaktori system pendengaran, mulut, mata sirkulasi, system pencernaan, kulit system pernapasan) dan penyakitnya.
  • Klarifikasi mahluk hidup berdasarkan makanan, anatomi, system reproduksi dan habitat
  • Penamaan spesies
  • Mekanika (gerak benda, fluida, statis, gas)
  • Sistem tata surya, rotasi bumi dan gerhana bulan)
  • Planet bumi (stuktur, permukaan, proses pembentukan bumi, siklus air, sumber energy terbarukan, iklim, musim, gravitasi angin).
  • Listrik dan magnet (penerapan dan model)
  • Zat (sifat-sifat, perubahan wujud (padat-cair-gas), perubahan wujud secara fisika, kimia dan biologi)
  • Sifat-sifat panas (suhu, termometer, energi, konduksi, konveksi, radiasi)
  • Cahaya (sifat-sifat warna)
  • Gaya (perubahan bentuk zat magnet, gravitasi, gaya gesek)
  • Energi dan perubahan energi (kinetik, potensial, panas, bunyi, pembaharuan, perubahan energi)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Artikel "Pelepasan Tim Indonesia menuju the 5th Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary School (ASMOPS)" di suryainstitute.org