Arsitektur berkelanjutan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Hanging gardens di One Central Park, Sydney

Arsitektur berkelanjutan atau Sustainable architecture juga dikenal Green architecture [1] adalah arsitektur yang berusaha untuk meminimalkan dampak negatif lingkungan bangunan dengan efisiensi dan moderasi dalam penggunaan bahan, energi, dan ruang pengembangan dan ekosistem secara luas. Arsitektur berkelanjutan menggunakan pendekatan sadar untuk konservasi energi dan ekologis dalam desain lingkungan binaan[2] atau teori, sains dan gaya bangunan yang dirancang dan dibangun sesuai dengan prinsip-prinsip ramah lingkungan[3].

Ide keberlanjutan, atau desain ekologis, adalah untuk memastikan bahwa tindakan dan keputusan kita saat ini tidak menghalangi peluang generasi mendatang[4] Dalam hal kelayakan arsitektur berkelanjutan atau Green building[5], tiga prinsip harus dipertimbangkan: 1. Lingkungan 2. Ekonomi dan 3. Sosial[6].


Penggunaan energi berkelanjutan[sunting | sunting sumber]

K2 apartemen berkelanjutan di Windsor, Victoria, Australia oleh DesignInc (2006) menonjolkan desain pasif solar, bahan daur ulang dan berkelanjutan,sel fotovoltaik, pengolahan air limbah, pengumpulan air hujan dan air panas matahari.

Efisiensi energi pada seluruh siklus kehidupan dari suatu bangunan adalah tujuan paling penting dari arsitektur berkelanjutan. Arsitek menggunakan beberapa teknik pasif dan aktif yang berbeda untuk mengurangi kebutuhan energi bangunan dan meningkatkan kemampuan mereka untuk menangkap atau menghasilkan energi mereka sendiri[7]. Salah satu kunci untuk mengeksploitasi sumber daya lingkungan lokal dan energi yang mempengaruhi berhubungan dengan faktor-faktor antara lain waktu siang hari, keuntungan panas matahari, dan ventilasi adalah menggunakan analisis situs.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]