Lompat ke isi

Angkatan Udara Republik Singapura

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Angkatan Udara Republik Singapura
Republic of Singapore Air Force
Angkatan Udara Republik Singapura
新加坡共和国空军
சிங்கப்பூர் ஆகாயப்படை
Lambang Angkatan Udara Singapura
Dibentuk1 September 1968; 57 tahun lalu (1968-09-01)
Negara Singapura
Tipe unitAngkatan udara
PeranSuperioritas udara, pertahanan udara
Jumlah personel6.000 personel aktif[1]
7.500 personel cadangan[1]
319 pesawat
Bagian dariAngkatan Bersenjata Singapura
MotoAbove All
Di Atas Segalanya
Pertempuran
Situs webhttps://www.mindef.gov.sg/rsaf/
Tokoh
Panglima Angkatan UdaraMayor Jenderal Kelvin Khong
Insignia
Bendera
Roundel
Pesawat tempur
Pesawat tempurF-15SG, F-16C/D, F-35B
HelikopterAH-64D, CH-47D/SD, Super Puma, EC120
Pesawat patroliG550 AEW&C, Fokker 50 ME2
Pesawat latihM346, PC-21, TA-4SU
Pesawat pengangkutKC-130B, C-130H, Fokker 50 UTL, A330 MRTT,

Angkatan Udara Republik Singapura (bahasa Inggris: Republic of Singapore Air Force (RSAF); Hanzi: 新加坡空军部队; bahasa Melayu: Angkatan Udara Republik Singapura, bahasa Tamil: சிங்கப்பூர் ஆகாயப்படை) adalah bagian dari Angkatan Bersenjata Singapura . Angkatan Udara ini pertama kali didirikan pada tahun 1968 sebagai Singapore Air Defence Command (SADC). Pada tahun 1975, namanya diubah menjadi Republik Singapura Air Force.

Hingga 2021, RSAF menggunakan lima pangkalan udara domestik, yang paling utama berada di Paya Lebar dan Tengah, juga menggunakan bandara Changi dan Seletar. RSAF memiliki pasukan di luar negeri seperti yang ada di Australia, Amerika Serikat, Thailand, dan Prancis. Pada tahun 2021, RSAF memiliki kekuatan 8.000 personel aktif dan 319 pesawat.[2]

Pada Januari 1968, Inggris kehilangan nilai prestisnya di seluruh dunia terutama setelah Krisis Suez dan menghadapi masalah finansial besar yang semakin memburuk karena terjadi penurunan nilai mata uang Inggris, Poundsterling. Sebelumnya, Singapura sangat bergantung kepada Royal Air Force (RAF) dalam pertahanan udara, karena Angkatan Bersenjata Singapura yang telah dibentuk pada 1965, lebih fokus dalam membangun angkatan darat.

Pesawat F-16 dari Angkatan Udara Republik Singapura.

Sebelum RSAF terbentuk, pendahulunya, Singapore Air Defence Command (SADC), yang berdiri pada 1 September 1968 memiliki tugas untuk segera mendirikan sekolah terbang untuk melatih pilot. Instruktur yang memenuhi syarat didapatkan melalui jasa yang diberikan oleh sebuah perusahaan yang memang spesial dalam melakukan pertahanan udara, Airwork Services Limited. Pelatihan dasar menggunakan dua Cessna light aircraft yang disewa dari Singapore Flying Club. SADC juga meminta bantuan Royal Air Force (RAF) untuk menyediakan mantan pilot RAF sebagai instruktur, serta fasilitas dan layanan di Bandara Seletar. Seiring waktu berjalan, enam peserta pelatihan pilot (pilot trainee) dikirim ke Inggris pada tahun 1968 untuk mendapatkan pelatihan lebih. Pelatihan ini menggunakan Hawker Hunter, pesawat tempur pertama milik SADC. Bulan berikutnya, peserta pelatihan pilot ini dikirim ke Prancis untuk memulai pelatihan teknis dengan helikopter Aérospatiale Alouette III. Pada 1969, beberapa teknisi RAF lokal putus kontrak dengan RAF dan diizinkan untuk bergabung dengan SADC. Teknisi lokal ini memiliki pengalaman bekerja pada pesawat RAF seperti Hawker Hunter, Hawker Hunter, Gloster Javelin, English Electric Canberra, English Electric Lightning, Avro Shackleton, Bristol Belvedere, Westland Wessex dan Westland Whirlwind;[3]

Pesawat Boeing F-15SG Strike Eagle.

Delapan pesawat Cessna 172K – pesawat pertama SADC – tiba pada Mei 1969 untuk digunakan untuk pelatihan pilot dasar.[4] Pada bulan Desember, gelombang pertama selesai dalam melakukan latihan. Dari peserta pelatihan, enam dikirim ke Inggris untuk menerima pelatihan lebih lanjut. Peserta yang dikirim kmebali ke Singapura pada 1970 dan mereka siap untuk mengoperasikan pesawat tempur mereka Hawker Hunter.

Pada 1 Agustus 1969, Menteri Dalam Negeri dan Pertahanan Singapura, Lim Kim San, meresmikan sekolah pelatihan terbang di pangkalan udara Tengah (dikenal juga dengan RAF Tengah). Peresmian sekolah pelatihan terbang ini merupakan tanggung jawab berat SADC dalam mempertahankan wilayah udara Singapura.

Kedatangan pesawat BAC Strikemaster pada tahun 1969 digunakan untuk pelatihan terbang lanjut, yang berarti peserta pelatihan bisa mengikut pelatihan lanjut di Singapura, tidak perlu ke luar negeri seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Angkatan pertama pilot pesawat tempur yang dilatih di Singapura oleh sekolah buatan SADC, lulus pada November 1970. Di antara peserta ini terdapat Goh Yong Siang, yang kemudian menjadi Panglima Angkatan Udara pada 1 Juli 1995. Secara bertahap, SADC memiliki pilot, instruktur terbang, pengontrol lalu lintas udara, dan kru sendiri.

CH-47 Chinook RSAF

Ketika Inggris mengumumkan rencananya untuk menarik pasukan pada September 1971, SADC diberikan tanggung jawab dan sumber daya yang besar. Bekas pangkalan udara Inggris, seperti pangkalan udara Tengah, Seletar, Sembawang, dan Changi, diberikan kepada SADC. SADC juga mendapatkan stasiun radar pertahanan udara dan sejumlah rudal Bloodhound II.

Pada tahun 1973, SADC membeli pesawat Short Skyvan dan pesawat serang jet udara-ke-darat A-4 Skyhawk. Dengan kombinasi pesawat tempur, pesawat pembom, helikopter, dan pesawat angkut, SADC siap menjalankan fungsi sebagai angkatan udara penuh. Pada 1 April 1975, SADC berganti nama menjadi Republic of Singapore Air Force (RSAF).[5]

Operasi Tempur:

Pangkalan Udara

[sunting | sunting sumber]
  • Pangkalan Udara Changi (Barat)
    • 121 Sqn 10 Fokker 50 (Transport), 8 Fokker 50 ME2 (Maritime patrol)
  • Pangkalan Udara Changi (Timur)
    • 112 Sqn 5 Airbus A330 MRTT (Aerial refuelling)
    • 145 Sqn 20 F-16D Blk 52+ (Strike)
  • Pangkalan Udara Paya Lebar
    • 122 Sqn 10 C-130H (Transport), 5 KC-130B (Transport/Aerial refuelling)
    • 142 Sqn 20 F-15SG (Strike) [8]
    • 149 Sqn 20 F-15SG (Strike)
  • Pangkalan Udara Sembawang
    • 120 Sqn 20 AH-64D Longbow Apache (Attack)
    • 123 Sqn 8 S-70B Seahawks (ASW)
    • 124 Sqn 5 EC120 Colibri (Training)
    • 125 Sqn 32 AS332M Super Puma, 3 H225M Caracal (Transport/SAR)
    • 126 Sqn 20 AS532UL Cougar (Transport/SAR)
    • 127 Sqn 6 CH-47D, 12 CH-47SD (Heavylift)
  • Pangkalan Angkatan Udara Tengah
    • 111 Sqn 4 G550 (AEW & C)
    • 116 Sqn Hermes 450 (Reconnaissance)
    • 140 Sqn 9 F-16C (Interceptor), 6 F-16D Blk 52 (Strike)
    • 143 Sqn 5 F-16C (Interceptor), 8 F-16D Blk 52 (Strike)
    • RSAF Black Knights – RSAF's aerobatic team.
  • Chong Pang Camp SADA (Singapore Air Defence Artillery)
    • 3rd DA RBS-70 SAM, IGLA SAM, Giraffe Radar
    • 6th DA RBS-70 SAM, IGLA SAM, Giraffe Radar
    • 9th DA RBS-70 SAM, IGLA SAM, Giraffe Radar
    • 18th DA RBS-70 SAM, Mistral SAM
    • 165 Sqn Rapier SAM, RBS-70 SAM, SPYDER SAM
  • Lim Chu Kang Camp II SADA (Singapore Air Defense Artillery)
    • 163 Sqn Raytheon I-HAWK SAM (Medium altitude air defence)(*digantikan oleh Aster 30 SMTP)
    • 160 Sqn Oerlikon 35 mm AA Guns (Airfield defence)
  • Choa Chu Kang Camp
    • 201 Sqn FPS 117 Radar (Fighter control, SAM control, Surveillance, ASP)
  • Aset lain milik SADA (Singapore Air Defense Artillery)
    • 203 Sqn LORADS Radar (RASP, SAR, "listening watch" untuk sinyal berbahaya)
  • Murai Camp
    • 119 Sqn IAI Heron (Reconnaissance)
    • 128 Sqn 400 IAI Searcher (Reconnaissance)

Alutsista

[sunting | sunting sumber]

Berikut merupakan daftar alat utama sistem persenjataan (alutsista) Angkatan Udara Republik Singapura

Pesawat terbang

[sunting | sunting sumber]
Nama Asal Gambar Jenis Varian Jumlah Catatan
Pesawat tempur (99)
F-35 Lightning II  Amerika Serikat - multiperan siluman F-35A/B - 20 unit dalam pesanan[9][10]
F-15E Strike Eagle multiperan F-15SG 40 [11]
F-16 Fighting Falcon multiperan F-16C/D 59 [11]
Pesawat intai (9)
Gulfstream G550  Amerika Serikat peringatan dini dan kendali udara EL/W-2085 4 [11]
P-8 Poseidon  Amerika Serikat - patroli maritim P-8A - 4 unit dalam pesanan[12]
Fokker 50  Belanda patroli maritim Fokker 50MPA Enforcer Mk.2 5 [11]
Pesawat tanker (11)
KC-130 Hercules  Amerika Serikat - pengisian bahan bakar di udara/angkut KC-130B/H 5 [11]
Airbus A330 MRTT  Uni Eropa pengisian bahan bakar di udara/angkut KC-30A 6 [11][13]
Pesawat angkut (9)
Fokker 50  Belanda angkut taktis - 4 [11]
C-130 Hercules  Amerika Serikat angkut taktis C-130H 5 [11]
Helikopter (66)
AH-64 Apache  Amerika Serikat serang AH-64D 19 [11]
SH-60 Seahawk  Amerika Serikat - AKS/SAR S-70B 8 Digunakan bersama dengan Angkatan Laut Singapura[11]
CH-47 Chinook  Amerika Serikat angkut/serbaguna CH-47SD/F 26 [11]
Airbus H225M Super Cougar  Uni Eropa - angkut/serbaguna - 13 3 unit tambahan dalam pesanan[14]
Latih (36)
Alenia M-346  Italia - latih lanjut - 12 [11]
Pilatus PC-21  Swiss latih dasar - 19 [11]
Eurocopter EC120 Colibri  Prancis - helikopter latih - 5 [11]
Nirawak (± 12)
Elbit Hermes 900  Israel - nirawak tempur/MALE

(medium altitude long endurance)

- ± 12 [15]
Elbit Hermes 450  Israel - pengintaian udara - (tidak diketahui) [16]
IAI Heron - pengintaian udara Heron 1 (tidak diketahui) [17]
Aeronautics Defense Orbiter - pengintaian udara Orbiter 2B (tidak diketahui) [18]

Persenjataan pesawat

[sunting | sunting sumber]
Nama Asal Jenis Varian Catatan
Rudal udara ke udara
AIM-7 Sparrow  Amerika Serikat berpemandu inframerah jarak dekat - [19]
AIM-9 Sidewinder berpemandu inframerah jarak dekat AIM-9J
AIM-9P
AIM-9S
AIM-9X
[19]
RAFAEL Python  Israel berpemandu pelacak radar aktif Python 4 [19]
AIM-120 AMRAAM  Amerika Serikat jarak jauh BVR

(beyond visual range)

AIM-120C-5
AIM-120C-7
AIM-120C-8
[19]
Rudal udara ke darat
AGM-65 Maverick  Amerika Serikat berpemandu termografi/peranti tergandeng–muatan AGM-65B
AGM-65D
AGM-65G
[19]
AGM-154 JSOW  Amerika Serikat - AGM-154A-1
AGM-154C
[19]
BGM-71 TOW  Amerika Serikat - - [19]
AGM-114 Hellfire  Amerika Serikat - - [19]
Rudal anti-kapal
AGM-84 Harpoon  Amerika Serikat - - [19]
Bom serbaguna
CBU-105  Amerika Serikat bom tak berpemandu - [butuh rujukan]
GBU-10/GBU-12/GBU-49/GBU-50  Amerika Serikat bom berpemandu laser - [19]
GBU-38/B JDAM  Amerika Serikat bom berpemandu sistem pemosisi global/sistem navigasi inersia - [19]
GBU-39/B  Amerika Serikat bom berpemandu presisi - [20][21][22]
GBU-54/B LJDAM bom berpemandu presisi [butuh rujukan]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 International Institute for Strategic Studies (25 February 2021). The Military Balance 2021. London: Routledge. hlm. 297. ISBN 9781032012278.
  2. "Singapore". The World Factbook (dalam bahasa Inggris). Central Intelligence Agency. 2022-03-17.
  3. Jefford 2001, pp. 48–49.
  4. "Arrival of Cessna 172K – A Boost to our Fledgling Air Force". MINDEF. 7 Mei 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Oktober 2007. Diakses tanggal 25 September 2008.
  5. "History of RSAF: OUR EARLY DAYS". Wings on High: 35 Years of the Republic of Singapore Air Force. Ministry of Defence (Singapore) (MINDEF). 9 Juli 2010 [2003]. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Oktober 2013. Diakses tanggal 3 Juni 2011.
  6. "Joint Statement Issued by Partners at the Counter-ISIL Coalition Ministerial Meeting". Office of Website Management, Bureau of Public Affairs. Office of the Spokesperson, Washington, DC. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Mei 2018. Diakses tanggal 25 Februari 2016.
  7. hermesauto (9 Oktober 2017). "75 SAF soldiers honoured for contributions in fight against ISIS". The Straits Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Juli 2018. Diakses tanggal 6 Juli 2018.
  8. "RSAF new "old" 142sqn flying F-15SG ⋆ MAphotoSG". 18 Maret 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 April 2016. Diakses tanggal 3 April 2016.
  9. "Singapore to buy 8 F-35A fighter jets, adding to 12 F-35Bs it ordered earlier: Ng Eng Hen". Today Online yea= 2024. Diakses tanggal 2024-02-28.
  10. "World Air Forces 2025". Flight Global. Flightglobal Insight. 2024. Diakses tanggal 2025-08-24.
  11. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 "World Air Forces 2025". Flight Global. Flightglobal Insight. 2024. Diakses tanggal 2025-08-24.
  12. "Singapore to acquire 4 new maritime patrol aircraft". The Straits Times (dalam bahasa Inggris). 2025-09-10. ISSN 0585-3923. Diakses tanggal 2025-09-10.
  13. "RSAF's A330 MRTT aircraft achieves full operational capability". 2021-04-21. Diakses tanggal 2021-07-03.
  14. "World Air Forces 2022". Flightglobal. 2022. Diakses tanggal 9 January 2022.
  15. "Singapore to buy 8 F-35A fighter jets, adding to 12 F-35Bs it ordered earlier: Ng Eng Hen". Today Online yea= 2024. Diakses tanggal 2024-02-28.
  16. "RSAF's Hermes 450 Unmanned Aerial Vehicle is Fully Operational". www.mindef.gov.sg (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-08-30.
  17. Auto, Hermes (2017-03-15). "RSAF's new drone Heron 1 now combat-ready | The Straits Times". www.straitstimes.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-08-30.
  18. "Singapore Acquires Orbiter 4 Under Close-Range UAS Program | Aviation Week Network". aviationweek.com. Diakses tanggal 2022-08-30.
  19. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Trade Registers Diarsipkan 2011-05-13 di Wayback Machine.. Armstrade.sipri.org. Retrieved on 2015-02-18.
  20. "Singapore – F-16 Block 52 Upgrade Program | The Official Home of the Defense Security Cooperation Agency". www.dsca.mil. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 June 2020. Diakses tanggal 2020-06-05.
  21. "US approves sale for upgrade of Singapore's F-16C/D/D+ aircraft". Airforce Technology (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2015-05-07. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 June 2020. Diakses tanggal 2020-06-05.
  22. "Boeings GBU-39 Small Diameter Bomb Gets Boost". Defense Industry Daily. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 June 2020. Diakses tanggal 2020-06-05.