Andrea Hirata

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Andrea Hirata
Andrea Hirata.jpg
Andrea Hirata (2012)
Nama lahir Aqil Barraq Badruddin Seman Said Harun
Lahir 24 Oktober 1967 (umur 48)
Bendera Indonesia Gantung, Belitung Timur, Bangka Belitung, Indonesia
Pekerjaan Penulis
Tahun aktif 2006 - sekarang
Situs web www.andrea-hirata.com

Andrea Hirata terlahir dengan nama Aqil Barraq Badruddin Seman Said Harun (lahir di Gantung, Belitung Timur, Bangka Belitung, 24 Oktober 1982; umur 33 tahun) adalah novelis yang telah merevolusi sastra Indonesia. Ia berasal dari Pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah Laskar Pelangi yang menghasilkan tiga sekuel.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Hirata lahir di Gantung, Belitung.[1] Saat dia masih kecil, orang tuanya mengubah namanya tujuh kali. [2] Mereka akhirnya memberi nama Andrea, yang nama Hirata diberikan oleh ibunya.[2] Dia tumbuh dalam keluarga miskin yang tidak jauh dari tambang timah milik pemerintah, yakni PN Timah (sekarang PT Timah Tbk.)[3]

Hirata memulai pendidikan tinggi dengan gelar di bidang ekonomi dari Universitas Indonesia.[3] Meskipun studi mayor yang diambil Andrea adalah ekonomi, ia amat menggemari sains--fisika, kimia, biologi, astronomi dan sastra. Andrea lebih mengidentikkan dirinya sebagai seorang akademisi dan backpacker. Sedang mengejar mimpinya yang lain untuk tinggal di Kye Gompa, desa di Himalaya.[butuh rujukan]

Setelah menerima beasiswa dari Uni Eropa, dia mengambil program master di Eropa, pertama di Universitas Paris, lalu di Universitas Sheffield Hallam di Inggris;[3] tesis Andrea di bidang ekonomi telekomunikasi mendapat penghargaan dari universitas tersebut dan ia lulus cum laude.[4] Tesis itu telah diadaptasikan ke dalam Bahasa Indonesia dan merupakan buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. Buku itu telah beredar sebagai referensi ilmiah.[butuh rujukan]

Hirata merilis novel Laskar Pelangi pada tahun 2005.[5] Novel ini ditulis dalam waktu enam bulan berdasarkan pengalaman masa kecilnya di Belitung. [3] Ia kemudian menggambarkannya sebagai "sebuah ironi tentang kurangnya akses pendidikan bagi anak-anak di salah satu pulau terkaya di dunia.".[6] Novel ini terjual lima juta eksemplar, dengan edisi bajakan terjual 15 juta lebih.[2] Novel ini menghasilkan trilogi novel, yakni Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov.[3]

Novel karyanya[sunting | sunting sumber]

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Pemenang BuchAwards Jerman 2013
  • Pemenang Festival Buku New York 2013 (general fiction category)[7]
  • Honorary Doctor of Letters (Hon DLitt) dari Universitas Warwick 2015

Referensi[sunting | sunting sumber]

Bibliografi

Pranala luar[sunting | sunting sumber]