Lompat ke isi

Kabupaten Belitung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Belitung)
Kabupaten Belitung
  • Belitong
  • Billiton
Transkripsi bahasa daerah
  Abjad Jawiبليتوڠ
Pantai Kelayang Belitung
Pulau Lengkuas
Pantai Tanjung Tinggi
Lambang resmi Kabupaten Belitung
Julukan: 
Maldiven van Andalas
Motto: 
Maju terus, mawas diri
Peta
Peta
Kabupaten Belitung di Sumatra
Kabupaten Belitung
Kabupaten Belitung
Peta
Kabupaten Belitung di Indonesia
Kabupaten Belitung
Kabupaten Belitung
Kabupaten Belitung (Indonesia)
Koordinat: 2°52′S 107°42′E / 2.87°S 107.7°E / -2.87; 107.7
Negara Indonesia
ProvinsiKepulauan Bangka Belitung
Tanggal berdiri4 Juli 1959[1]
Dasar hukumUU No. 31 Tahun 2024[1]
Ibu kotaTanjung Pandan
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 5
  • Kelurahan: 49
Pemerintahan
  BupatiDjoni Alamsyah Hidayat
  Wakil BupatiSyamsir
  Sekretaris DaerahMarzuki
Luas
  Total2.293,69 km2 (885,60 sq mi)
Populasi
 (30 Juni 2025)[2]
  Total193.345
  Kepadatan84/km2 (220/sq mi)
Demografi
  Agama
  • 92,23% Islam
  • 4,76% Buddha
  • 0,42% Hindu
  • 0,10% Konghucu[2]
  IPMKenaikan 74,49 (2023)
tinggi[3]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode BPS
1902 Suntingan nilai di Wikidata
Kode area telepon+62 719
Pelat kendaraanBN
Kode Kemendagri19.02 Suntingan nilai di Wikidata
DAURp 376.540.510.000.- (2013)[4]
Situs webbelitung.go.id

Kabupaten Belitung (bahasa Melayu: Belitong, bahasa Belanda: Billiton) adalah sebuah kabupaten di provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas 2.293,69 Km² dan berpenduduk sebanyak 193.345 jiwa pada pertengahan tahun 2025.[2] Ibu kota kabupaten ini berada di Kecamatan Tanjung Pandan. Sekitar 57,17% (110.544 jiwa) penduduk kabupaten ini bermukim di Tanjung Pandan.[5]

Geografis

[sunting | sunting sumber]

Secara geografis Kabupaten Belitung terletak antara 107°08' BT sampai 107°58' BT dan 02°30' LS sampai 03°15' LS dengan luas seluruhnya 229.369 ha atau kurang lebih 2.293,69 km². Kabupaten Belitung merupakan bagian dari wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang juga merupakan wilayah kepulauan yang terdiri dari 98 buah pulau besar dan kecil.[6]

Batas Wilayah

[sunting | sunting sumber]

Batas wilayah Kabupaten Belitung antara lain;

UtaraLaut Natuna
TimurSelat Karimata dan Kabupaten Belitung Timur
SelatanLaut Jawa
BaratSelat Gaspar dan Kabupaten Bangka Selatan

Topografi

[sunting | sunting sumber]

Mempunyai ketinggian kurang lebih 500 m dari atas permukaan laut dengan puncak tertinggi ada di daerah Gunung Tajam. Keadaan tanah di Kabupaten Belitung pada umumnya didominasi oleh kwarsa dan pasir, batuan aluvial dan batuan granit. Sedangkan daerah hilir (pantai) terdiri atas beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) utama, yakni:[6]

  • Sebelah utara oleh DAS Buding
  • Sebelah selatan oleh DAS Pala & Kembiri, dan
  • Sebelah barat oleh DAS Brang dan Cerucuk.

Aliran Sungai

[sunting | sunting sumber]

Kondisi topografi Pulau Belitung pada umumnya bergelombang dan berbukit-bukit telah membentuk pola aliran sungai di daerah ini menjadi pola sentrifugal, di mana sungai-sungai yang ada berhulu di daerah pegunungan dan mengalir ke daerah pantai. Sedangkan daerah aliran sungai mempunyai pola aliran sungainya berbentuk seperti pohon.

Luas Wilayah

[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah Luas Kabupaten Belitung dirinci menurut Kecamatan:

Nomor Kecamatan Luas (km²) Persentase (%)
1Membalong909,55039,65
2Tanjung Pandan378,44816,50
3Badau458,20019,95
4Sijuk413,99218,05
5Selat Nasik133,5005,82

Kabupaten Belitung mempunyai iklim tropis dan basah dengan variasi curah hujan bulanan pada tahun 2006 antara 3,3 mm sampai 691,6 mm dengan jumlah hari hujan antara 1 hari sampai 30 hari setiap bulannya. Curah Hujan tertinggi pada tahun 2006 terjadi pada bulan Desember yang mencapai 691,6 mm. Rata-rata temperatur udara pada tahun 2006 bervariasi antara 24,0 °C sampai 27,9 °C, di mana kelembaban udaranya bervariasi antara 81% sampai 92%, dan tekanan udara antara 1009,1 mb sampai dengan 1011,8 mb.[6]

Data iklim Belitung, Bangka Belitung, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 30.1
(86.2)
30.4
(86.7)
30.9
(87.6)
31.1
(88)
31.4
(88.5)
31.1
(88)
31.1
(88)
31.9
(89.4)
32.3
(90.1)
31.8
(89.2)
30.8
(87.4)
30.1
(86.2)
31.08
(87.94)
Rata-rata terendah °C (°F) 24.8
(76.6)
24.9
(76.8)
24.9
(76.8)
25.0
(77)
25.2
(77.4)
25.0
(77)
24.7
(76.5)
24.7
(76.5)
24.7
(76.5)
24.6
(76.3)
24.7
(76.5)
24.7
(76.5)
24.83
(76.7)
Curah hujan mm (inci) 289
(11.38)
182
(7.17)
238
(9.37)
305
(12.01)
272
(10.71)
194
(7.64)
137
(5.39)
101
(3.98)
118
(4.65)
259
(10.2)
353
(13.9)
403
(15.87)
2.851
(112,27)
Rata-rata hari hujan 16 11 14 16 14 11 9 6 7 14 18 19 155
% kelembapan 85 84 86 81 79 76 74 73 77 80 83 86 80.3
Rata-rata sinar matahari harian 7.7 7.6 7.2 7.3 7.8 8.2 8.8 9.1 8.9 7.9 7.2 7.1 7.9
Sumber #1: Climate-Data.org[7]
Sumber #2: BMKG[8]

Pemerintahan

[sunting | sunting sumber]

Kepala daerah

[sunting | sunting sumber]

Bupati Kabupaten Belitung saat ini dijabat oleh Djoni Alamsyah Hidayat dan wakil bupati dijabat oleh Syamsir. Mereka menang pada Pemilihan umum Bupati Belitung 2024, dan dilantik pada 20 Februari 2025 di Jakarta.[9]

No Potret Bupati Mulai jabatan Akhir jabatan Prd. Potret Wakil Bupati
17 Djoni Alamsyah Hidayat 20 Februari 2025 Petahana 2024 Syamsir

Dewan Perwakilan

[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Belitung dalam tiga periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014–2019[10] 2019–2024[11] 2024–2029
PKB 2 Steady 2 Kenaikan 3
Gerindra 2 Penurunan 1 Kenaikan 3
PDI-P 5 Kenaikan 6 Penurunan 4
Golkar 4 Penurunan 3 Penurunan 2
NasDem 3 Steady 3 Steady 3
PKS 1 Kenaikan 2 Penurunan 1
Hanura 3 Steady 3 Steady 3
PAN 2 Penurunan 1 Steady 1
PBB 0 Steady 0 Kenaikan 1
Demokrat 1 Steady 1 Steady 1
PSI (baru) 0 Kenaikan 2
PPP 2 Kenaikan 3 Penurunan 1
Jumlah Anggota 25 Steady 25 Steady 25
Jumlah Partai 10 Steady 10 Kenaikan 12

Kecamatan

[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk Kabupaten Belitung per Kecamatan, tahun 2010 dan tahun 2020:

No Kecamatan Jumlah Penduduk
(2010)
Jumlah Penduduk
(2021)[5]
1.Membalong24.17227.117
2.Tanjung Pandan86.031104.152
3.Badau12.75215.328
4.Sijuk26.67731.673
5.Selat Nasik6.3335.734
Jumlah155.965184.004

Demografi

[sunting | sunting sumber]

Suku bangsa

[sunting | sunting sumber]
Warga Tanjung Tinggi Belitung, lomba balap karung dalam acara HUT RI

Penduduk Kabupaten Belitung berasal dari beragam suku bangsa. Penduduk asli yang mendiami kabupaten ini termasuk suku Melayu, Sawang, kemudian suku Lingge, suku Ulim, suku Juru dan suku Parak.[12] Selain itu, pendatang dari Tiongkok yang mulai bermigrasi pada masa kolonial Belanda menjadikan warga Tionghoa memiliki jumlah signifikan. Suku lainnya yang berada di Belitung yakni orang Jawa, Bugis, Madura, Bawean, Batak, Bali, Buton, Ambon, dan beberapa suku lain dari berbagai provinsi di Indonesia.[13] Sementara bahasa yang umum digunakan di Belitung ialah bahasa Melayu Belitong dengan dialek atau aksen yang berbeda antara Urang Darat dan Melayu Pesisir.[13]

Mayoritas penduduk kabupaten Belitung menganut agama Islam. Berdasarkan data tahun 2025, penduduk Belitung yang menganut agama Islam sebanyak 92,23%. Kemudian, penduduk yang menganut agama Buddha sebanyak 4,76%, umumnya adalah warga Tionghoa. Penduduk yang beragama Kristen sebanyak 2,49% (Protestan 1,83% dan Katolik 0,66%), Hindu sebanyak 0,42% dan Konghucu 0,10%.[2] Sementara untuk rumah ibadah, terdapat 162 masjid, 125 musala, 8 vihara, 15 gereja Protestan, 1 gereja Katolik, 6 kelenteng dan 5 pura.[5]

Transportasi

[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Belitung berada di Pulau Belitung. Untuk bisa masuk ke kawasan ini, sarana utama yang bisa dilalui yakni melalui udara dan laut. Bandara utama yang ada di Belitung yakni Bandar Udara Internasional H. A. S. Hanandjoeddin. Bandara ini berada di Tanjung Pandan, dan pesawat yang bisa mendarat di sini yakni jenis Boeing 737-800NG dan Airbus A320. Sementara untuk perjalanan laut, terdapat Pelabuhan Tanjung Pandan.

Bahan Tambang

[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Belitung memiliki hasil bumi berupa bahan galian, yaitu: timah, bijih besi, tanah liat, pasir bangunan, gelas serta kaolin yang diekspor baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri.

Pertanian dan Perkebunan

[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Belitung menghasilkan rempah-rempah berupa lada yang berkualitas ekspor serta perkebunan sawit yang hasil produksinya sudah diekspor berupa minyak sawit mentah (CPO) serta banyak lagi hasil pertanian lainnya.

Kabupaten Belitung juga kaya dengan hasil lautnya yang juga diekspor ke luar negeri serta sektor pariwisata yang sangat indah terutama pantai dengan pasir yang sangat putih berkilau bak mutiara.

Pariwisata

[sunting | sunting sumber]
Pulau Lengkuas, destinasi wisata di Belitung
Pantai Penyabong di Membalong, Belitung

Kepulauan Bangka Belitung memiliki beragam wisata, dan wisata pantai menjadi salah satu tujuan utama wisatawan untuk berkunjung. Sementara di Kabupaten Belitung, beberapa lokasi wisata pantai menjadi destinasi unggulan pemerintah Kabupaten Belitung. Tempat wisata yang banyak dikunjungi wisatawan di Kabupaten Belitung yakni:[14]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 "Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2024 tentang Kabupaten Belitung di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung" (PDF). Lembaran Negara Republik Indonesia. 2024-07-02. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2024-07-15. Diakses tanggal 2024-07-15.
  2. 1 2 3 4 "Buku Agregrat Kependudukan Semester 1 Tahun 2025" (PDF). www.dp3acskb.babelprov.go.id. hlm. 24. Diakses tanggal 14 Januari 2026.
  3. "Indeks Pembangunan Manusia (Umur Harapan Hidup Hasil Long Form SP2020) 2021-2023". www.babel.bps.go.id. Diakses tanggal 30 Desember 2023.
  4. "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-02-14. Diakses tanggal 2013-02-15.
  5. 1 2 3 "Kabupaten Belitung Dalam Angka 2022". www.belitungkab.bps.go.id. hlm. 13, 62, 147–148. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2022-05-11. Diakses tanggal 16 Maret 2022.
  6. 1 2 3 "Kondisi Geografis". portal.belitung.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-10-30. Diakses tanggal 16 Maret 2022.
  7. "Tanjung Pandan, Bangka Belitung, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 27 Juli 2025.
  8. "Buku Peta Rata-Rata Curah Hujan Dan Hari Hujan Periode 1991-2020 Indonesia" (PDF). BMKG. hlm. 69 & 134. Diakses tanggal 27 Juli 2025.
  9. "Selamat Atas Dilantiknya H. Djoni Alamsyah Hidayat, S. Sos Sebagai Bupati Belitung dan Syamsir, S. I. Kom Sebagai Wakil Bupati Belitung Periode Tahun 2025-2030". setda.belitung.go.id. Diakses tanggal 14 Januari 2026.
  10. Perolehan Kursi DPRD Belitung 2014-2019
  11. "Perolehan Kursi DPRD Belitung 2019-2024". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-03-24. Diakses tanggal 2020-05-21.
  12. "Sekilas Suku Sawang dan Keseniannya". portal.belitung.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-05-11. Diakses tanggal 16 Maret 2022.
  13. 1 2 "Kebudayaan Masyarakat Belitung". www.belitunginfo.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-05-11. Diakses tanggal 16 Maret 2022.
  14. "Objek Wisata". dispar.belitung.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-06-26. Diakses tanggal 16 Maret 2022.