Abdul Hadi bin Awang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Yang Berhormat Dato' Seri Tuan Guru Haji
Abdul Hadi Awang
SSMT MP
عبدالهادي بن اوڠ
Hadi Awang (cropped).jpg
Utusan Khusus Malaysia untuk Timur Tengah
Mulai menjabat
2 April 2020
Penguasa monarkiAbdullah
Perdana MenteriMuhyiddin Yassin
Pendahulujabatan baru
Presiden Partai Islam Se-Malaysia
Mulai menjabat
23 Juli 2002
WakilNasharudin Mat Isa (2005-2011)
Mohamad Sabu (2011-2015)
Tuan Ibrahim (sejak 2015)
Spiritual LeaderNik Abdul Aziz Nik Mat
Hashim Jasin
PendahuluFadzil Noor
Daerah pemilihanMarang
Pimpinan Oposisi di Malaysia ke-8
Masa jabatan
23 Juli 2002 – 21 Maret 2004
Penguasa monarkiSirajuddin
Perdana MenteriMahathir Mohamad
Abdullah Ahmad Badawi
PendahuluFadzil Noor
PenggantiLim Kit Siang
Daerah pemilihanMarang
Menteri Besar Terengganu ke-11
Masa jabatan
2 Desember 1999 – 25 Maret 2004
Penguasa monarkiMizan Zainal Abidin
PendahuluWan Mokhtar Ahmad
PenggantiIdris Jusoh
Daerah pemilihanRu Rendang
Wakil Presiden Partai Islam Se-Malaysia
Masa jabatan
1989 – 23 Juli 2002
PresidenFadzil Noor
Spiritual LeaderNik Abdul Aziz Nik Mat
PendahuluFadzil Noor
PenggantiTuan Ibrahim
Daerah pemilihanMarang
Anggota Parlemen Malaysia
dapil Marang
Mulai menjabat
8 Maret 2008
PendahuluAbdul Rahman Bakar
Mayoritas2,747 (2008)
5,124 (2013)
20,954 (2018)
Masa jabatan
1990 – 21 Maret 2004
PendahuluAbdul Rahman Bakar
PenggantiAbdul Rahman Bakar
Mayoritas161 (1990)
882 (1995)
12,700 (1999)
Anggota Majelis Undangan Negeri Terengganu
dapil Ru Rendang
Masa jabatan
3 Agustus 1986 – 9 Mei 2018
PendahuluPosisi baru
PenggantiAhmad Samsuri Mokhtar
Mayoritas531 (1986)
853 (1990)
1,394 (1995)
3,843 (1999)
1,435 (2004)
2,686 (2008)
2,819 (2013)
Anggota Majelis Undangan Negeri Terengganu
dapil Marang
Masa jabatan
1982–1986
PendahuluTengku Zahid Musa
PenggantiWilayah dihapuskan
Mayoritas320 (1982)
Informasi pribadi
LahirAbdul Hadi bin Awang
20 Oktober 1947 (umur 72)
Marang, Terengganu, Uni Malaya (kini Malaysia)
KewarganegaraanMalaysia
Partai politikPartai Islam Se-Malaysia (PAS)
Afiliasi
politik lain
Angkatan Perpaduan Ummah (APU)
Barisan Alternatif (BA)
Pakatan Rakyat (PR)
Perikatan Nasional (PN)
Muafakat Nasional (MN)
PasanganTo' Puan Seri Hajah Zainab Awang Ngah
Dr. Norzita Taat
HubunganZaharudin Muhammad (menantu)
Mohd Akmal Kamaruddin (menantu)
Anak14 (termasuk Muhammad Khalil Abdul Hadi)
Orang tuaAwang Mohamad Abd Rahman
Aminah Yusuf
Alma materUniversitas Islam Madinah
Universitas Al-Azhar
PekerjaanPolitikus
Situs webpresiden.pas.org.my/v2/

Yang Berhormat Dato' Seri Tuan Guru Haji Abdul Hadi Awang (Jawi: حاج عبد ﺍﻟﻬﺎدي اوڠ, lahir 20 Oktober 1947; umur 72 tahun) merupakan Presiden Partai Islam Se-Malaysia dan mantan Menteri Besar Terengganu (1999-2004).[1]

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Lahir pada 6 Dzulhijjah 1366H, di Kampung Rusila, Marang, Terengganu. Anak ke-5 dari 9 orang saudara. Ayahnya adalah seorang guru agama dan imam di Masjid Rusila, Marang.

Keluarga[sunting | sunting sumber]

Ia memiliki dua orang isteri yaitu Puan Hajah Zainab bt. Awang dan Dr. Norzita Taat. Dikaruniai 13 orang anak. Dengan istri pertamanya memiliki 11 orang anak sedangkan dengan istri kedua, ia memiliki 3 orang anak. Anak sulung berusia 22 tahun dan kini belajar di Universitas Iman, Yaman.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Ia diberi pendidikan awal dari ayahnya sendiri pada usia kecil. Mulai belajar di Sekolah Nasional Rusila, Marang kemudian Sekolah Agama Marang dan selanjutnya mengambil aliran Sanawi di Sekolah Menengah Agama Atas Sultan Zainal Abidin (Sma(a)sza), Kuala Terengganu. Selain itu dia belajar agama, Bahasa Arab dan politik dari ayah sendiri yaitu Tuan Guru Haji Awang Muhamad. Melanjutkan ke Universitas Islam Madinah dengan beasiswa dari Pemerintah Arab Saudi dari tahun 1969 - 1973, berakhir dengan BA (Syariah). Melanjutkan ke Universitas al-Azhar ke tingkat MA (Siasah Syariyyah) dan berhasil mengakhiri hanya dalam waktu 2 tahun (1974 - 1975).[2]

Politik dan NGO[sunting | sunting sumber]

Dia menjadi Kepala Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) Negeri Terengganu (1977-1978). Pada 1982, ketika Presiden ABIM, Datuk Seri Anwar Ibrahim meninggalkan ABIM dan bergabung UMNO, Abdul Hadi bergabung PAS bersama Ustaz Fadhil Noor.

Sebenarnya Abdul Hadi mulai aktif sejak tahun 1964 yaitu saat belajar lagi sebagai Sekretaris Ranting (sekarang cabang) PAS Kampung Rusila, Marang. Pada 1976, setelah tamat belajar dan pulang ke tanah air ditunjuk menjadi Ketua Pemuda PAS Terengganu serta EXCO Dewan Pemuda PAS Pusat. Pada tahun 1977 dipilih menjadi Komite Kerja PAS Pusat dan kemudian dikonfirmasi ke jabatan tersebut pada tahun 1980. Pada tahun 1989 di pilih menjadi Wakil Presiden PAS setelah Dato 'Fadzil Mohd Noor dipilih menjadi Presiden PAS.

Pemilu[sunting | sunting sumber]

Mulai bergabung pemilu sepulang ke tanah air pada tahun 1978 di DUN Marang dan kalah di tangan Tengku Zahid Musa dengan mayoritas 68 suara. Pada tahun 1982 dipercayakan sekali lagi menjadi calon PAS di DUN Marang dan Parlemen Dungun. Menang di DUN Marang tetapi kalah di parlemen Dungun di tangan Haji Awang Jabar. Pada tahun 1986, tanding DUN Rhu Rendang dan menang tetapi kalah di parlemen Marang di tangan Abdul Rahman Bakar. Pada tahun 1990 menang di DUN Rhu Rendang dan Parlemen Marang. Begitu juga tahun 1995, menang di DUN Rhu Rendang dan Parlemen Marang.

Internasional[sunting | sunting sumber]

Mulai terlibat di tingkat internasional di Madinah saat menjadi Ketua Pelajar Indonesia Universitas Islam Madinah di samping menjadi Sekjen Gabungan Mahasiswa Asia Tenggara di Madinah. Selama di Asia Barat, ia aktif bersama Gerakan Ikhwanul Muslimin bersama Dr. Said Hawa, Profesor Muhammad Al Wakeel dan Dr. Abdul Satar Al Khudsi. Di Mesir pula, ia menjadi Sekretaris Bagian Syariah dan Hukum Asosiasi Melayu Republik Aram Mesir.

Sebagai pemimpin senior PAS, Tuan Guru Abdul Hadi Awang banyak terlibat di tingkat internasional baik gerakan Islam atau gerakan rakyat.

Antaranya: -

  1. Anggota Koordinator Sekretariat Partai-partai Islam Sedunia berbasis [[Istanbul, Turki.
  2. Anggota Sekretariat Perjuangan Rakyat mempertahankan Baitul Maqdis yang berbasis di Amman, Yordania.
  3. Anggota Majma 'taqrir di kalangan mazhab-mazhab Islam yang berbasis di Tehran, Iran.
  4. Anggota deligasi anggota parlemen partai-partai Islam yang dipimpin oleh Dr. Necmetin Erbakan, bekas Perdana Menteri Turki menemukan Sekjen PBB, Butros Butros Ghali dan menemukan Anggota Senat Amerika Serikat.
  5. Bergabung delegasi anggota parlemen Partai Islam mengunjungi Eropa yang dipimpin oleh Dr. Erbakan.
  6. Bergabung delegasi pemipin partai Islam seluruh dunia menemukan raja-raja dan presiden negara-negara Asia Barat sebelum Perang Teluk.
  7. Mengiringi Presiden PAS, Dato 'Fadzil Mohd Noor bersama delegasi pemimpin Jerman Islam seluruh dunia untuk mendamaikan kelompok-kelompok Mujahidin Afghanistan.

Karier[sunting | sunting sumber]

Pemerintah[sunting | sunting sumber]

  • Menjadi Pegawai Yayasan Islam Terengganu setelah tamat belajar 1977 - 1978.
  • Menjadi Menteri Besar negara bagian Terengganu saat tahun 1999-2004

Badan nonpemerintah[sunting | sunting sumber]

  • Menjadi Ketua Angkatan Belia Islam Malaysia (Abim) Negeri Terengganu 1977 - 1978.[2]

Hasil penulisan[sunting | sunting sumber]

  1. Bagaimana Islam memerintah negara: PTS; 2009.
  2. Islam adil untuk semua: PTS Islamika, c2009.
  3. Fahaman & ideologi umat Islam: PTS Islamika, 2008.
  4. Takwa: takut tetapi rindu: PTS Publications, 2008.
  5. Beriman kepada qadak & qadar: PTS Publications & Distributors, 2008
  6. Beriman kepada hari akhirat: PTS Islamika, 2008.
  7. Beriman kepada Malaikat & kitab: PTS Islamika, 2007.
  8. Beriman kepada Rasul: PTS Publications, 2007.
  9. Beriman kepada Allah: PTS Islamika ; 2007.
  10. Inilah akidah muslim; PTS publications, 2007.
  11. Islam & demokrasi: PTS Islamika, 2007.
  12. Ramadan: tetamu yang dirindui: PTS Islamika, 2007.
  13. At-Tibyan dalam mentafsirkan Al-Qur'an: surah Al-Hasyr (Pengusiran) & Al-Fil (Gajah): As-Syabab Media, 2002.
  14. Surah al-Hujurat (bilik-bilik): As-Syabab Media, 2002.
  15. Muqaddimah aqidah al-Muslimin: Pustaka Aman Press, 1988.
  16. Jika Islam mentadbir: wawancara wartawan U.P.I., Paul Wedel dengan Abdul Hadi Awang: Penerbitan Gedung Ummah, 1984
  17. Taktik & Strategi Berpolitik Gaya Khulafa ar-Rasyidin

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Latar Belakang". Diakses tanggal 5 September 2011. 
  2. ^ a b Hooker, Virginia Matheson. Malaysia: Islam, society and politics. Diakses tanggal 5 Septemvber 2011. In his early childhood, Hadi Awang was taught by his own father 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]