Lompat ke isi

Lim Kit Siang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lim Kit Siang
Lim Kit Siang (dua dari kiri) bersama dengan Anwar Ibrahim, dan para pemimpin Pakatan Rakyat.
Anggota Malaysia Parliament
dapil Gelang Patah, Johor
Mulai menjabat
6 Mei 2013
PendahuluTan Ah Eng
Mayoritas14,762
Anggota Malaysia Parliament
dapil Ipoh Timur, Perak
Masa jabatan
21 Maret 2004  5 Mei 2013
PendahuluThong Fah Chong
PenggantiThomas Su
Ketua Partai Aksi Demokratis Nasional ke-2
Masa jabatan
1999–2004
PendahuluChen Man Hin
PenggantiKarpal Singh
Pemimpin Oposisi Malaysia
Masa jabatan
1973  24 Agustus 1974
Penguasa monarkiAbdul Halim
PendahuluMohamed Asri Muda
PenggantiJames Wong
Daerah pemilihanKota Melaka
Masa jabatan
1975  29 November 1999
Penguasa monarkiAbdul Halim
Yahya Petra
Ahmad Shah
Iskandar
Azlan Shah
Jaafar
Salahuddin
PendahuluEdmund Langgu Saga
PenggantiFadzil Noor
Daerah pemilihanKota Melaka (1975-1978,1982-1986)
Petaling Jaya (1978-1982)
Tanjong (1986-1999)
Masa jabatan
21 March 2004  8 March 2008
Penguasa monarkiSirajuddin
Mizan Zainal Abidin
PendahuluAbdul Hadi Awang
PenggantiWan Azizah Wan Ismail
Daerah pemilihanIpoh Timur
Informasi pribadi
Lahir20 Februari 1941 (umur 85)
Partai politikPartai Aksi DemokratisPR
Suami/istriNeo Yoke Tee
AnakLim Guan Eng
3 lainnya
Situs webLim Kit Siang's blog

Tan Sri Lim Kit Siang (kelahiran 20 Februari 1941) adalah bekas pemimpin berpengaruh dari Partai Aksi Demokratis. Ia adalah ayah dari bekas Ketua Menteri Negara Bagian Penang , Lim Guan Eng. Dia menghadapi tuduhan rasisme sepanjang kariernya, terutama dari lawan politik.uduhan ini sering muncul dari persepsi bahwa DAP, di bawah kepemimpinannya, lebih condong mendukung komunitas Tionghoa dibandingkan komunitas lain. Kritik sering melabeli partai ini sebagai "rasis" atau "anti-Melayu," dengan anggapan bahwa partai tersebut hanya menangani isu-isu yang relevan bagi komunitas Tionghoa Malaysia.

Selama pemilu 1969, Lim Kit Siang dituduh memberikan pidato yang memicu sentimen rasial, yang diduga memperburuk ketegangan yang akhirnya berujung pada kerusuhan 13 Mei.[1] Pada tahun 2019, Lim membela Hew Kuan Yau, penulis buku komik kontroversial yang mempromosikan Belt and Road Initiative dari China.

Catatan dan referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. https://www.malaymail.com/news/malaysia/2023/07/10/kit-siang-compares-annuar-musas-recent-may-13-comments-to-tanda-putera-fiction/78851?utm_source=chatgpt.com

Referensi lainnya

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]