Rumpun Ot Danum

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Persebaran suku-suku Dayak di Pulau Kalimantan.

Rumpun Ot Danum atau Rumpun Barito adalah salah satu rumpun Dayak yang meliputi seluruh suku Dayak di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian selatan dan Kalimantan Barat bagian tenggara. Kelompok Dayak Rumpun Ot Danum merupakan induk bagi Rumpun Dayak Ngaju, terkadang kedua rumpun dipisahkan. Penggolongan suku-suku ke dalam rumpun-rumpun berbeda-beda menurut pendapat ilmuwan masing-masing. Pembagian lama dan mutakhir juag berbeda-beda.

Menurut Tetek Tatum, Rumpun Ot Danum berasal dari langit ketujuh yang diturunkan ke bumi dengan menggunakan Palangka Bulau oleh Ranying Hatalla langit di empat tempat, yaitu:

  1. di Tantan Puruk Pamatuan, yang terletak di hulu Sungai Kahayan dan Barito, Kalimantan Tengah
  2. di Tantan Liang Mangan Puruk Kaminting, yang terletak di sekitar Bukit Raya, Kalimantan Tengah
  3. di Datah Tangkasing hulu Sungai Malahui, yang terletak di daerah Kalimantan Barat
  4. di Puruk Kambang Tanah Siang, yang terletak di hulu Sungai Barito, Kalimantan Tengah

Rumpun Ot Danum menurut tradisi lisan[sunting | sunting sumber]

Pengelompokan lama Rumpun Ot Danum terdiri 62 suku:

  1. Suku Lebang
  2. Suku Undan
  3. Suku Desa (sekarang, bagian rumpun Iban)
  4. Suku Seberuang (sekarang, bagian rumpun suku Iban)
  5. Suku Payah
  6. Suku Linuh
  7. Suku Linuh Pudau
  8. Suku Palan
  9. Suku Pandau
  10. Suku Rarai
  11. Suku Muntak
  12. Suku Silang
  13. Suku Jungkau
  14. Suku Lacur
  15. Suku At Danun
  16. Suku Penangkuwi
  17. Suku Nyangai
  18. Suku Asa
  19. Suku Banyau
  20. Suku Sahiei
  21. Suku Serawai Danun
  22. Suku Limbei
  23. Suku Ransa
  24. Suku Kenyilu
  25. Suku Iban
  26. Suku Tahin
  27. Suku Kuhin
  28. Suku Pangin
  29. Suku Pananyui
  30. Suku Ellah
  31. Suku Kebosan
  32. Suku Keninjal
  33. Suku Tebidah
  34. Suku Ginih
  35. Suku Jampal
  36. Suku Kayan Danum
  37. Suku Nanga
  38. Suku Ulun Daan
  39. Suku Mentebah
  40. Suku Taman Danun (sekarang, bagian rumpun Banuaka)
  41. Suku Taman Sibau (sekarang, bagian rumpun Banuaka)
  42. Suku Mandai Suruk
  43. Suku Palin
  44. Suku Embaloh (sekarang, bagian rumpun Banuaka)
  45. Suku Lauk
  46. Suku Kalis (sekarang, bagian rumpun Banuaka)
  47. Suku Lebanyan
  48. Suku Sebaung
  49. Suku Tawahui
  50. Suku Rahan
  51. Suku Pananyari
  52. Suku Duhai
  53. Suku At Bunusu
  54. Suku Tahup
  55. Suku At Siang
  56. Suku Kalang Lupu
  57. Suku Jambung Jaman
  58. Suku Gunung Kambang
  59. Suku Nyahing Uhing
  60. Suku Babuat
  61. Suku Keramai
  62. Suku Kutai adat lawas ( dayak beradat melayu akibat pengaruh akulturasi yang kuat )

Rumpun Ngaju menurut Tjilik Riwut[1][2][sunting | sunting sumber]

Pengelompokan lama Rumpun Ngaju menurut Tjilik Riwut terdiri 53 suku:

  1. Suku Baradia
  2. Suku Barahayan
  3. Suku Baranarai / Barune
  4. Suku Bara Nio
  5. Suku Bara Nyet
  6. Suku Bara Urik
  7. Suku Ole Menteya
  8. Suku Ole Katingan
  9. Suku Tamuan
  10. Suku Seruyan
  11. Suku Mentabi
  12. Suku Baraki / Bakumpai
  13. Suku Bara Raden / Ole Mangkatip
  14. Suku Kahayan
  15. Suku Ngaju
  16. Suku Barangas
  17. Suku Bara Je
  18. Suku Kayu Tangi
  19. Suku Dayak
  20. Suku Tapin
  21. Suku Amandit
  22. Suku Labuhan Amas
  23. Suku Alai
  24. Suku Bukit
  25. Suku Ritap (koreksi: Dayak Pitap)
  26. Suku Balanga (koreksi: Dayak Balangan)
  27. Suku Bajau
  28. Suku Pasir
  29. Suku Kapuas
  30. Suku Mentebah
  31. Suku Sembuluh
  32. Suku Arut
  33. Suku Bulit (koreksi: Dayak Bulik)
  34. Suku Batang Kana (koreksi: Dayak Batang Kawa)
  35. Suku Balangtikan (koreksi: Dayak Belantikan)
  36. Suku Ulang
  37. Suku Lemandau
  38. Suku Bentian
  39. Suku Mendawai
  40. Suku Murung
  41. Suku Tebilun
  42. Suku Lampeang / Balai
  43. Suku Tungka Ngaju
  44. Suku Taboyan Teweh
  45. Suku Purrui
  46. Suku Kuwing
  47. Suku Pananyui
  48. Suku Purung
  49. Suku Lantu Ung
  50. Suku Bawa Adeng
  51. Suku Lalang
  52. Suku Kali
  53. Suku Bawa

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Sejarah Hukum Adat dan Adat Istiadat Kalimantan Barat 1975
  2. ^ www.melawikab.go.id