Suku Dayak Kadazan
|
|
Artikel ini tidak memiliki referensi sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa diverifikasi. Bantulah memperbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Artikel yang tidak dapat diverifikasikan dapat dihapus sewaktu-waktu oleh Pengurus. |
|
|
Artikel ini mungkin mengandung riset asli atau pernyataan yang belum dipastikan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan menambahkan referensi. Untuk detilnya, lihat halaman pembicaraan. |
| Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya. |
|
|
Halaman ini memerlukan pemutakhiran informasi. Anda dapat membantu memutakhirkan informasi yang ada dan menghapus templat ini setelah selesai |
| Kadazan |
|---|
| Jumlah populasi |
|
555.647 (2010) |
| Kawasan dengan populasi yang signifikan |
Sabah |
| Bahasa |
| Kadazan, Melayu, Inggris |
| Agama |
| Kristen, Islam, Animisme |
| Kelompok etnik terdekat |
| Rumpun Murut |
Suku Kadazandusun adalah penduduk pribumi asli yang terbesar di Sabah, Malaysia.Penjenamaan semula yang dilakukan oleh Hoguan siou Orang dusun iatu Tun Fuad pada era 50han telah telah menukar panggilan lama "Orang Dusun" oleh Orang-orang Brunai kepada nama baru "Kadazan" kemudian menjadi "Kadazandusun". Awalnya, orang Kadazandusun ini berasal dari Mongolia dan sedikit campuran Tiongkok. Orang Kadazandusun ini berpusat di pedalaman Sabah, yaitu Kudat(Rungus), Sandakan(Orang Sungai) Beluran,Ranau,Tembunan,Pinampang,keningau(Orang-Orang Kadazandusun di kawasan ini berasal dari Tembunan dan Ranau), kuala Penyu(Dusun Tatana) dan beberapa daerah lagi di sabah. suku Kadazandusun dipanggil dengan sebutan Orang Sungai atau Sumandakia Sungut di sepanjang sungai Kinabatangan di sandakan. Percakapan orang Kadazandusun ini berasal dari bahasa Mongolia, yaitu bahasa Achimet Tori.[rujukan?] Orang Kadazandusun memiliki perayaan yang berbeda daripada suku lainnya, yaitu perayaan Tadau Kamaatan (Haverst Day).[rujukan?] Orang Kadazan tidak mempunyai pengaturan dalam hal mempunyai anak, sehingga mereka cenderung memiliki banyak anak.[rujukan?] Dalam berbagai hal, suku Kadazandusun memiliki tradisi kuat dalam ilmu mistik.Setelah kedatangan agama Islam dan Kristen, kebanyakan mereka ini telah memeluk ugama ini namun masih mengekalkan sebahagian adat resam dahulu.Perkahwinan campur antara Orang Cina dan Kadazandusun pula telah melahirkan "SinoKadazandusun" di Pinampang, Tembunan,Ranau dan Kuala Penyu. Suku Kadazan dusun adalah yang terbesar populasinya di Sabah
|
||||||||||||||||
