Distrik Riam Kanan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Makam Sultan Sulaiman di Desa Lihung, Karang Intan, Banjar.
Distrik Riam Kanan (sebelumnya disebut Kayu Tangi) adalah bekas distrik (kawedanan) yang merupakan bagian dari wilayah administratif Onderafdeeling Riam Kiwa dan Riam Kanan pada zaman kolonial Hindia Belanda dahulu.[1] Ibukotanya adalah Karang Intan, yaitu bekas ibukota kesultanan Banjar pada masa Sultan Sulaiman. Dewasa ini wilayah distrik ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Banjar. Suku Banjar yang mendiami wilayah bekas distrik ini disebut Orang Kayutangi.
Tumenggung Cakrawati, panglima perang wanita pengikut Pangeran Antasari yang selalu berbusana laki-laki, berasal dari Distrik Riam Kanan.
[sunting] Referensi
- ^ Saleh, Idwar; SEJARAH DAERAH TEMATIS Zaman Kebangkitan Nasional (1900-1942) di Kalimantan Selatan, Depdikbud, Jakarta, 1986.
