PSIR Rembang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
PSIR Rembang
PSIR Rembang
Nama lengkap Persatuan Sepakbola Indonesia Rembang
Julukan Laskar Dampo Awang
Kijang Lasem
Didirikan 1970
Stadion Stadion Krida
Rembang, Indonesia
(Kapasitas: 15,000)
Pemilik PT. Rembang Sportindo Mandiri
Manajer HM Salim
Pelatih Bambang Handoyo
Liga Divisi Utama Liga Indonesia
Posisi 2014 ke-4, Grup 4
Kostum kandang
Kostum tandang
Soccerball current event.svg Musim ini

PSIR adalah sebuah klub sepak bola yang berada di kota Rembang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Markas dari PSIR adalah Stadion Krida yang berkapasitas 15.000.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pendirian[sunting | sunting sumber]

Persatuan Sepakbola Indonesia Rembang atau lebih populer disebut PSIR Rembang adalah sebuah tim sepakbola yang berkedudukan di Kota Rembang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. PSIR berdiri ada yang bilang 1970 tapi ada juga PSIR berdiri sejak tahun 1950 atas prakarsa para pemain dan pengurus klub-klub yang ada pada waktu itu antara lain PS MAESA Tawang Sari Rembang, PS Cahaya Muda Pandean dan PS Garuda Sumberjo Rembang. Pada tahun 1970 lahirlah PSIR Rembang, tapi sampai dengan tahun 1975 prestasi PSIR Rembang hanya sampai ditingkat karisidenan. Pendiri PSIR Rembang adalah...

Julukan[sunting | sunting sumber]

Dampo Awang[sunting | sunting sumber]

PSIR Rembang memiliki julukan Laskar Dampo Awang karena di Rembang ada jangkar milik Dampo Awang. Dampo Awang adalah nahkoda kapal dari Laksamana Cheng Ho.

Kijang[sunting | sunting sumber]

Pemkab Rembang memiliki fauna identitas yaitu Kijang alias Muntiacus muntjak, Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Rembang berharap PSIR Rembang selain diberi julukan Laskar Dampo Awang juga akan di beri julukan Kijang Lasem. Dinamakan Kijang Lasem karena Gunung Lasem hutanya yang lebat yang banyak Kijang disana. Selain itu KIjang adalah hewan yang termasuk cerdik, Jadi diharapkan tim PSIR Rembang menjadi tim yang cerdik melakukan serangan kegawang lawan.

Rencana[sunting | sunting sumber]

Rencananya pemerintah Rembang akan membangun stadion baru dengan nama Stadion Gelora Prestasi Kartini (GPK).

[sunting | sunting sumber]

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Logo PSIR Kedua
Logo PSIR Kedua

PSIR Rembang mencatat sejarah dengan menjuarai Divisi Tiga pada tahun 2005 kemudian dilanjutkan menjuarai Divisi Dua pada tahun 2006. Pada tahun 2007 ini PSIR Rembang menargetkan untuk promosi sekaligus menjuarai Kompetisi Divisi Satu PSSI. Pada tahun 2008, dalam lanjutan kompetisi liga nasional, PSIR menyerang wasit Muzair Usman saat pertandingan tandang ke Bolaang Mongondow. 4 pemainnya akhirnya dilarang bermain di kompetisi PSSI, yaitu Tadis Suryanto, Yongki Rantung, Stanley Mamuaya, dan Stevie Kussoy

Prestasi di Liga Indonesia[sunting | sunting sumber]

Supporter[sunting | sunting sumber]

Suporter dari PSIR ada The DampS (The Dampo Awang Supporters), Ganster (Gabungan Suporter Rembang) serta REDAM (Rembang Dampo Awang Mania).