Wonowoso, Karangtengah, Demak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Wonowoso
Peta lokasi Desa Wonowoso
Peta lokasi Desa Wonowoso
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenDemak
KecamatanKarangtengah
Kode Kemendagri33.21.05.2012 Edit the value on Wikidata
Luas232 Ha
Jumlah penduduk5.985 jiwa
Kepadatan... jiwa/km²

Wonowoso adalah desa di kecamatan Karangtengah, Demak, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini terletak 19 kilometer dari pusat kota Demak.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Terpetik sebuah kisah tentang Raden Patah raja dari kerajaan Demak yang menjalankan tapa atau menyepi (uzlah) disuatu hutan. Sebagaimana kebiasan raja dijawa pada umumnya yang sering menjalankan ritual menyepi (uzlah) disuatu tempat yang jauh dari keramaian seperti di goa, dihutan maupun dipuncak gunung untuk bertapa memohon petunjuk kepada yang maha kuasa atas segala permasalahan yang tengah dihadapi baik bersifat pribadi yaitu permasalahan menyangkut seputar rumah tangga dan keluarga kerajaan maupun permasalahan yang berkaitan dengan ketatanegaraan dan pemerintahan. Dikarenakan tempat bertapa atau menyepi Kanjeng Sultan Patah ini berupa hutan maka tempat tersebut akhirnya dinamakan WONOWOSO darikata wono yang berarti alas/hutan dan woso yang berarti tempat menyepi (uzlah) tempat ini sering digunakan untuk menyepi kanjeng Raden Patah. Waktu itu Beliau juga menugaskan prajurit pilihan untuk menjaga tempat keramat tersebut. Senopati itu bernama Sowijoyo Malangyudo, dan makamnya ada ditempat petilasan tersebut. Lokasinya berada di daerah Wonowoso termasuk kecamatan Karangtengah, kira-kira 12 km dari pusat kota Demak saat ini, tepatnya berada didusun Daon kurang lebih 200 meter dari jalan utama Wonokerto- Tambakbulusan. (dikutip dari buku Menelusuri Lokasi Bekas Keraton Demak, karya Hamid Akasah terbitan CV. Cipta Grafika)

Makam dan petilasan Eyang Sowijoyo Malangyudo oleh penduduk setempat Eyang Sowijoyo Malangyudo dianggap sebagai cikal bakal atau penghuni pertama yang membuka hutan dijadikan pedukuhan. Dalam perkembangannya daerah tersebut menjadi perkampungan yang banyak penduduknya hingga terbentuk menjadi sebuah desa yaitu desa Wonowoso seperti saat ini.

Kondisi Geografis[sunting | sunting sumber]

Desa Wonowoso memiliki karakteristik wilayah yang beranekaragam antara lain terletak pada ketinggian dari permukaan laut antara 15 m dpl, jenis iklim yang ada di Desa Wonowoso adalah iklim tropis dengan suhu rata-rata 33º C, sedangkan suhu maksimum bisa mencapai 37º C dengan curah hujan sebanyak 14 mm/tahun. Desa Wonowoso berada dititik Kordinat 110.5648. LS/LU – 6.913179 BT/BB.

Luas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Desa Wonowoso memiliki luas wilayah sebesar 232 Ha. Luas wilayah tersebut terbagi menjadi 167,76 ha tanah sawah dan 65,16 ha tanah kering. Desa Wonowoso terletak pada ketinggian antara 0 – 10 m dari permukaan air laut.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara  : Desa Rejosari Kec. Karangtengah

Selatan : Desa Wonokerto, Kec. Karangtengah

Timur  : Desa Karangtowo, Kec. Karangtengah

Barat  : Desa Sidorejo, Kec. Sayung

Orbitrase[sunting | sunting sumber]

Jarak ke ibu kota kecamatan terdekat  : ± 4 Km

Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan : ± 6 Menit

Jarak ke ibu kota kabupaten  : ± 9 Km

Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten  : ± 20 Menit

Pembagian wilayah administratif[sunting | sunting sumber]

Wonowoso terdiri dari 4 dusun yaitu:

a. Dusun Daon

b. Dusun Krajan

c. Dusun Tugu

d. Dusun Perumnas

Di Desa Wonowoso terdapat 23 RT dan 7 RW

Demografi[sunting | sunting sumber]

Data Kependudukan[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan data kependudukan karang tengah dalam angka, jumlah penduduk Desa Wonowoso adalah 5.985 jiwa yang terdiri dari 2.919 jiwa berjenis kelamin laki-laki dan 3.066 jiwa berjenis kelamin perempuan dengan Jumlah total kepala keluarga sebanyak 1.230 kepala keluarga.

Komposisi Usia[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan jumlah keseluruhan penduduk Wonowoso yaitu sebanyak 5.985 terdiri dari 4.461 dewasa dan 1.524 anak-anak.

Komposisi Tingkat Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Penduduk Desa Wonowoso terbagi ke dalam beberapa tingkat pendidikan, yaitu:

1. Tidak/Belum sekolah  : 316 orang

2. Tidak tamat SD  : 676 orang

3. Tamat SD  : 2.663 orang

4. Tamat SLTP :1.048 orang

5. Tamat SLTA  : 788 orang

6. Tamat Perguruan Tinggi  : 14 orang

Mata Pencaharian Penduduk[sunting | sunting sumber]

Penduduk Desa Wonowoso memiliki total keseluruhan penduduk yang telah memiliki mata pencaharian sejumlah 2.381 orang penduduk dengan berbagai macam jenis mata pencaharian, diantaranya sebagai berikut:

1. Petani (lahan sendiri) : 536 orang

2. Buruh tani  : 635 orang

3. Buruh industri  : 310 orang

4. Buruh bangunan  : 437 orang

5. Pedagang  : 212 orang

6. Angkutan  : 80 orang

7. Pegawai negeri  : 22 orang

8. Pensiunan  : 4 orang

9. Lainnya  : 141 orang

SARANA & PRASARANA[sunting | sunting sumber]

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Dalam menunjang kesehatan di Wonowoso, tersedia sarana untuk meningkatkan hal tersebut, yaitu PKD (Poliklinik Kesehatan Desa). PKD adalah sub dari puskesmas yang berada di kecamatan yang bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat dalam menerima pelayanan kesehatan. PKD yang berada di Desa Wonowoso diurus oleh seorang bidan dan beberapa warga desa yang menjadi kader kesehatan.

Selain itu terdapat PAMSIMAS[1] di setiap dusun di Desa Wonowoso yang digunakan sebagai penyedia air bersih untuk masyarakat. PAMSIMAS dikelola sendiri oleh masyarakat di setiap dusun.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Sarana pendidikan di Desa Wonowoso terdiri dari tingkat awal (KB/PAUD/RA) dan tingkat atas saja (SMA/SMK/sederajat). Desa Wonowoso juga menyediakan lembaga pendidikan nonformal sehingga memudahkan warga Wonowoso untuk belajar. Berikut ini adalah beberapa sarana pendidikan yang tersedia di wonowoso dan terdaftar di web kemdikbud.

• KB PERMATA CERIA

• KB IL IQRO

• KB TUNAS BERLIAN NUSANTARA

• PAUD AL KARIMAH

• RA/BA/TA AL-KARIMAH

• RA/BA/TA PERMATA CERIA WONOWOSO

• TK SIDO LUHUR 1

• TK SIDO LUHUR 2

• SD NEGERI WONOWOSO 1

• SD NEGERI WONOWOSO 2

• MTS Swasta MIFTAHUL ULUM

• SMK Swasta ISLAM AL HIDAYAH

• PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) AL HUDA

• PKBM AR RAFAT

• LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan) PERMATA BANGSA

Keagamaan[sunting | sunting sumber]

Desa Wonowoso memiliki 16 mushola dan 3 masjid yang tersebar di beberapa Dusun untuk kemudahan akses beribadah. Berdasarkan data tahun 2019, sebagian besar warga Wonowoso beragama Islam dan hanya sedikit sekali yang beragama lain, sehingga hanya tersedia masjid dan mushola di desa.

Pemuda & Olahraga[sunting | sunting sumber]

Desa Wonowoso menyediakan sarana peningkatan kapasitas pemuda, yaitu Balai Desa dan Lapangan Desa. Kedua tempat ini sering digunakan untuk agenda besar yang diadakan di Wonowoso. Lapangan juga sering digunakan sebagai tempat latihan dan bertanding tim ANGKASA FC (Tim sepak bola Desa Wonowoso).

Potensi Wisata[sunting | sunting sumber]

Pemancingan Telaga Desa Wonowoso[sunting | sunting sumber]

Memancing merupakan salah satu kegiatan refreshing melepaskan rasa penat berkegiatan. Telaga Desa merupakan tempat yang biasa dikunjungi oleh masyarakat bahkan dari luar kota untuk memancing ikan. Telaga Desa sebenarnya merupakan sebuah tadah hujan yang terletak di tengah area persawahan warga. Di dalam terdapat beberapa jenis ikan di dalam telaga, diantaranya yaitu ikan nila, ikan gabus, betok, dan baung. Melihat adanya potensi tersebut, Karang taruna Desa Wonowoso membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) mengajukan master plan wisata pemancingan dan kuliner Desa Wonowoso. Apabila master plan ini dapat terwujud tentu akan menaikan ekonomi warga setempat dan desa, serta menambah sektor pariwisata di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak. Terwujudnya rencana ini tentu memerlukan dukungan dari berbagai pihak.

Wisata Swafoto[sunting | sunting sumber]

Di salah satu sudut desa, tepatnya di Dusun Tugu Wetan, terdapat beberapa spot foto yang dibuat oleh warga dan Karangtaruna Tunas Harapan secara gotong royong. Penataan desa untuk mempersiapkan lomba kampung juara dilakukan dengan mempercantik desa melalui lukisan 3D dan spot berfoto dengan memanfaatkan limbah. Ada berbagai macam spot yang menarik untuk berswafoto lalu diunggah di media sosial.

Potensi Alam[sunting | sunting sumber]

Potensi Pertanian[sunting | sunting sumber]

Desa Wonowoso memiliki luas area persawahan seluas 167,76 Ha. Komoditas utama yang ditanam di Desa Wonowoso yakni Padi, Jagung, cabai, dan bawang merah. Dipilihnya komoditas terebut karena dapat tumbuh dengan baik didaerah dataran rendah. Sehingga hasil yang didapatkan lebih optimal.

Potensi Perikanan[sunting | sunting sumber]

Desa Wonowoso memiliki potensi yang baik di bidang perikanan. Ada beberapa area tambak ikan di desa yang dikelola oleh warga berisi komoditas ikan nila, ikan bandeng, udang vaname atau Litopenaeus vannamei, dan udang bago atau udang windu. Selain area tambak, potensi perikanan Desa Wonowoso juga terdapat di telaga desa. Telaga Desa Wonowoso merupakan area tadah hujan yang terletak di tengah persawahan warga. Di telaga desa ternyata juga terdapat beberapa komoditas perikanan seperti ikan nila, ikan gabus, baung, dan betok.

Media Sosial Desa[sunting | sunting sumber]

Website desa = https://wonowoso.sideka.id

Facebook desa = https://web.facebook.com/dessa.wonowoso

Instagram desa= https://www.instagram.com/desawonowoso.demak

Youtube desa = https://www.youtube.com/channel/UCVMhE_L7qRu2G0spa9tD_bA


Referensi[sunting | sunting sumber]