Trinitrotoluena

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Trinitrotoluena
Gambar
Gambar
Gambar
Identifikasi
Singkatan TNT
Nomor CAS 118-96-7
PubChem 11763
Nomor EINECS 204-289-6
DrugBank DB01676
KEGG C16391
ChemSpider 8073
Nomor RTECS XU0175000
SMILES Cc1c(cc(cc1[N+](=O)[O-])[N+](=O)[O-])[N+](=O)[O-]
InChI 1/C7H5N3O6/c1-4-6(9(13)14)2-5(8(11)12)3-7(4)10(15)16/h2-3H,1H3
Sifat
Rumus kimia C7H5N3O6
Massa molar 227.13 g mol−1
Penampilan Padatan berwarna kuning pucat. Loose "needles", flakes or prills before melt-casting. A solid block after being poured into a casing.
Densitas 1,654 g/cm3
Titik lebur 80,35ºC
Titik didih 240,0ºC
Kelarutan dalam air 0,13 g/L (20 °C)
Kelarutan dalam eter, aseton, benzena, piridin soluble
Tekanan uap 0,0002 mmHg (20°C)[1]
Explosive data
Sensitivitas goncangan Tak sensitif
Sensitivitas gesekan Tak sensitif hingga 353 N
Kecepatan ledakan 6.900 m/s
Faktor RE 1,00
Bahaya
Klasifikasi EU Mudah meledak E Explosive

Beracun T Toxic

Beracun bagi lingkungan N Dangerous for the environment

NFPA 704
NFPA 704.svg
4
2
4
 
Frasa-R Templat:R2, R23/24/25, R33, R51/53
Frasa-S (S1/2), S35, S45, S61
Batas imbas kesehatan Amerika Serikat (NIOSH):
LD50 795 mg/kg (rat, oral)
660 (mouse, oral)[2]
LDLo 500 mg/kg (rabbit, oral)
1850 mg/kg (cat, oral)[2]
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25 °C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Trinitrotoluena (TNT, atau Trotyl) adalah hidrokarbon beraroma menyengat berwarna kuning pucat yang melebur pada suhu 354 K (178 °F, 81 °C). Trinitrotoluena adalah bahan peledak yang digunakan sendiri atau dicampur, misalnya dalam Torpex, Tritonal, Composition B atau Amatol. TNT dipersiapkan dengan nitrasi toluene C6H5CH3; rumus kimianya C6H2(NO2)3CH3, and IUPAC name 2,4,6-trinitrotoluene.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama PGCH
  2. ^ a b "2,4,6-Trinitrotoluene". Immediately Dangerous to Life and Health. National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).