Lompat ke isi

Teluknaga, Tangerang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Teluknaga
Kantor Kecamatan Teluknaga, 2024
Kantor Kecamatan Teluknaga, 2024
Peta lokasi Kecamatan Teluknaga
Negara Indonesia
ProvinsiBanten
KabupatenTangerang
Populasi
  Total138,330 jiwa (Sensus 2.010)[1] jiwa
Kode pos
15511–15519[2]
Kode Kemendagri36.03.13 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3603200 Suntingan nilai di Wikidata
Luas53,30 km²
Desa/kelurahan13 desa
Peta
PetaKoordinat: 6°5′56″S 106°38′17″E / 6.09889°S 106.63806°E / -6.09889; 106.63806

Teluknaga adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Indonesia. Kecamatan ini berada di pesisir utara Tangerang dan berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Sebagian kawasan pengembangan PIK 2 berada di wilayah kecamatan ini (khususnya koridor Teluknaga–Tanjung Pasir).[3]

Etimologi

[sunting | sunting sumber]

Nama Teluknaga kerap dikaitkan dengan tradisi lisan setempat tentang “naga penjaga teluk”, serta rupa garis pantai dan muara sungai yang dianggap menyerupai naga. Dalam sumber-sumber etnohistoris, Teluknaga juga disebut sebagai salah satu pesisir tua di muara Sungai Cisadane yang sejak lama dihuni masyarakat pesisir dan komunitas peranakan Tionghoa (Cina Benteng).[4]

Kawasan Teluknaga merupakan jalur niaga pesisir antara Batavia—Banten sejak masa pra-kolonial. Sejumlah kajian populer dan akademik menyebut gelombang kedatangan orang Tionghoa ke muara Cisadane terjadi sejak abad ke-15; tradisi lokal menuturkan pendaratan rombongan pelaut Tiongkok di “Teluk Naga”.[4][5] Pada masa VOC dan Hindia Belanda, komunitas Cina Benteng berkembang di pesisir Tangerang—termasuk Teluknaga—dengan mata pencaharian utama perikanan, tambak, dan perdagangan hasil laut.[6]

Teluknaga adalah wilayah dataran rendah pesisir dengan luas 53,30 km² dan 13 desa/kelurahan.[7] Batas-batas wilayah:

Pembagian administratif

[sunting | sunting sumber]
  1. Desa Babakanasem
  2. Desa Bojong Renged
  3. Desa Kampung Besar
  4. Desa Kampung Melayu Barat
  5. Desa Kampung Melayu Timur
  6. Desa Kebon Cau
  7. Desa Lemo
  8. Desa Muara
  9. Desa Pangkalan
  10. Desa Tanjung Burung
  11. Desa Tanjung Pasir
  12. Desa Tegal Angus
  13. Desa Teluknaga

Kependudukan

[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan Sensus 2010, jumlah penduduk Teluknaga 138.330 jiwa.[1] Komposisi penduduknya multietnis (Betawi pesisir, Sunda-Banten, Jawa, dan Tionghoa Benteng), dengan konsentrasi permukiman padat di koridor Teluknaga–Kampung Melayu–Tanjung Pasir.

Teluknaga termasuk salah satu kantong budaya Cina Benteng di pesisir Tangerang. Tradisi Peh Cun (festival perahu naga & bacang) yang masyhur di Sungai Cisadane juga diikuti warga Teluknaga; seni gambang kromong, tarian cokek, barongsai, serta busana kebaya encim masih dijumpai pada hajatan dan perayaan komunitas.[9] Sejumlah rumah tua peranakan, bengkel perahu, dan kelenteng/vihara lokal menjadi jejak akulturasi Tionghoa–Betawi pesisir.

Tempat ibadat/warisan budaya lokal

[sunting | sunting sumber]
  • Vihara Tri Dharma Guna – koridor Jl. Raya Tanjung Pasir, Teluknaga (wilayah Kp. Besar/Tegal Angus).[10]
  • Kelenteng/Vihara Hok Tek Bio – Jl. Raya Tanjung Pasir No. 89, Teluknaga.[11]
  • Klenteng Kong Tek Bio – Desa Kampung Melayu Barat (berdiri 1973; klenteng komunitas Cina Benteng setempat).[12]

Perekonomian Teluknaga bertumpu pada perikanan tangkap, tambak (udang–bandeng), perdagangan hasil laut, jasa, serta UMKM. Perkembangan kawasan PIK 2 di Teluknaga–Kosambi memunculkan simpul baru pariwisata, hunian, dan perdagangan yang terhubung ke Jakarta melalui akses jalan baru dan layanan bus antarkota.[13]

Objek wisata

[sunting | sunting sumber]
  • Pantai Tanjung Pasir – akses kapal ke pulau-pulau Kepulauan Seribu (terdekat Pulau Untung Jawa).
  • Kawasan wisata & kuliner PIK 2 (pantai buatan, galeri, dan ruang publik pesisir).[3]
  • Aneka pemancingan dan lanskap tambak tradisional.

Transportasi

[sunting | sunting sumber]
  • Transjakarta T31 (PIK 2 – Blok M), melayani koridor PIK 2 (Shelter Shibuya) yang berbatasan langsung dengan Teluknaga, beroperasi harian 05.00–22.00 WIB.[14]
  • Angkutan umum lokal Teluknaga–Kalideres dan layanan ojek/taksi daring di koridor PIK 2–Teluknaga–Tanjung Pasir.

Tokoh terkenal

[sunting | sunting sumber]

Berikut tokoh-tokoh yang terkait erat dengan komunitas Cina Benteng Tangerang (beberapa di antaranya bertalian genealogis dan historis dengan pesisir Teluknaga), serta satu tokoh pribumi setempat:

  • Tan Eng Goan – Mayor Cina pertama Batavia (1802–1872).[15]
  • Oey Khe TayKapitein der Chinezen Tangerang (1872–1897).[16]
  • Oey Giok Koen – Kapitein der Chinezen Tangerang & Meester Cornelis (†1912).[17]
  • Oey Djie San – Kapitein der Chinezen Tangerang; Landheer Karawaci (†1925).[18]
  • Tan Tiang Po – Luitenant der Chinezen; dermawan & pemilik domain Batoe-Tjepper (Batuceper).[19]
  • Tan Liok Tiauw – saudagar–industrialis; pengelola pabrik genteng di Tangerang awal abad-20.[20]
  • Mona Lohanda – sejarawan arsip VOC/Batavia; putri Tangerang (1947–2021).[21]
  • Udaya Halim – wirausahawan; pendiri & pelestari Benteng Heritage Museum.[22]
  • Zamzam Manohara, S.STP – (pribumi) Camat Teluknaga 2023–2025; kemudian Sekretaris Bapenda Kabupaten Tangerang.[23]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 Badan Pusat Statistik, Sensus Penduduk 2010 – Kabupaten Tangerang
  2. Kode Pos Indonesia
  3. 1 2 Pantai Indah Kapuk Dua, Wikipedia bahasa Indonesia (akses 2025).
  4. 1 2 Himpunan Mahasiswa Sejarah FIB Undip, “Cina Benteng: Jejak Sejarah dan Harmoni Budaya di Kota Tangerang” (akses 2025).
  5. Historia.id, “Kaum Papa Tionghoa dari Benteng Tangerang” (2024).
  6. Tionghoa Benteng, Wikipedia bahasa Indonesia (akses 2025).
  7. BPS Kabupaten Tangerang, Kecamatan Teluknaga Dalam Angka 2023, tabel 1.1.1.
  8. Teluknaga, Tangerang, Wikipedia bahasa Indonesia (akses 2025).
  9. Benteng people, Wikipedia (akses 2025).
  10. Sangha Theravāda Indonesia, “Vihara Tri Dharma Guna – Teluknaga”.
  11. Listing “Vihara Hok Tek Bio”, Instagram/FB lokasi (akses 2025).
  12. tangerangonline.id, “Klenteng Kong Tek Bio Berawal dari Para Pedagang Tionghoa” (2016).
  13. Tempo, “Akses baru dari Teluknaga ke PIK 2 disiapkan” (Jan 2024).
  14. Transjakarta – Peta & daftar rute resmi: T31 PIK 2–Blok M (akses 2025).
  15. Tan Eng Goan, Wikipedia (akses 2025).
  16. Oey Khe Tay, Wikipedia (akses 2025).
  17. Oey Giok Koen, Wikipedia (akses 2025).
  18. Oey Djie San, Wikipedia (akses 2025).
  19. Tan Tiang Po, Wikipedia (akses 2025).
  20. Tan Liok Tiauw, Wikipedia (akses 2025).
  21. Mona Lohanda, Wikipedia; Archipel (2021).
  22. Benteng Heritage Museum, Wikipedia (akses 2025).
  23. Portal resmi Teluknaga/Tangerang Kab.; unggahan resmi pemda & berita lokal (2024–2025).