Suku Lematang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lematang
Jumlah populasi
311,000[1]
Daerah dengan populasi signifikan
Bahasa
Lematang
Indonesia
Agama
Islam
Kristen (Protestan dan Katolik)[1]
Aliran sungai Lematang di Lahat

Suku Lematang atau Melayu Lematang adalah satu suku Melayu yang sebagian besar populasinya tinggal di sepanjang pinggir Sungai Lematang dan daerah sekitarnya, terbentang dari Kabupaten Lahat sampai ke Kabupaten Muara Enim.[2] Di Kabupaten Lahat, mereka tinggal di wilayah Pulau Pinang, Lahat, dan Merapi. Di Kabupaten Muara Enim, mereka tinggal di wilayah Muara Enim, Gunung Megang, dan Tebat Agung. Tempat orang-orang Lematang tinggal terletak sekitar 25-100 meter di atas permukaan laut. Dialek Lematang mirip dengan dialek Enim.[2] Suku ini juga menempati Kota Prabumulih.[3] Bersama dengan suku bangsa lain yang tinggal di daerah tersebut, mereka sering disebut orang Lahat (Jeme Lahat).[4] Mayoritas sukunya beragama Islam dan Minoritas Suku Lematang beragama Kristen (Protestan dan Katolik).[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Project, Joshua. "Lematang in Indonesia". joshuaproject.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-23. 
  2. ^ a b Setiawan, Samhis (2019-08-15). "Suku Lematang – Sejarah, Kehidupan, Bahasa, Sosial, Agama, Kebutuhan, Kepercayaan". GuruPendidikan.Com. Diakses tanggal 2019-11-26. 
  3. ^ Puspita, Melly (2017-03-14). "Yuk Kenali Suku-Suku di Sumatera Selatan Part-2". Okezone.com. Diakses tanggal 2019-11-26. 
  4. ^ Melalatoa, M. Junus (1995). Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia Jilid L-Z. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. hlm. 462.