Serigala dire

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
kerangka serigala dire
tengkorak serigala dire

Canis dirus, atau lebih dikenal dengan julukan serigala mengerikan (dire wolf) adalah sejenis serigala besar yang telah punah yang hidup di Amerika selama Zaman es (Kala Pleistosen). Serigala mengerikan memiliki panjang tubuh normal sekitar 1.5 m dengan berat 50-80 kg, hampir sama dengan ukuran Serigala abu-abu modern (Canis lupus) namun dengan perawakan yang lebih kekar. Walaupun begitu, panjang maksimal dari serigala mengerikan diperkirakan mampu mencapai hingga 1.7-1.8 m dan berat 85-100 kg, membuatnya menjadi spesies terbesar dari genus Canis.

Deskripsi[sunting | sunting sumber]

Fosil-fosil dari serigala mengerikan telah ditemukan di hampir semua bagian dari benua Amerika, dari Kanada yang terletak di ujung Amerika Utara hingga ke Bolivia yang terletak di Amerika Selatan. Lokasi dimana fosil serigala mengerikan paling banyak ditemukan berada di Kubangan Aspal La Brea di California. Ribuan spesimen fosil dari lebih dari 4000 individu serigala mengerikan telah diangkat dari kubangan aspal tersebut, lebih banyak dari fosil mamalia lainnya. Hal ini menyimpulkan bahwa serigala ini berburu dalam kawanan, layaknya anjing dan serigala modern. Walaupun ia berkerabat dekat dengan serigala kelabu modern, namun serigala mengerikan bukanlah leluhur dari spesies tersebut. Namun keduanya hidup berdampingan di Amerika Utara selama sekitar 100 ribu tahun lamanya. Selain serigala kelabu, ada beberapa jenis mamalia karnivora besar lain yang juga hidup berdampingan dengan serigala mengerikan. Di antaranya adalah kucing bergigi pedang (Smilodon fatalis), singa Amerika (Panthera leo atrox), cheetah Amerika (Miracinonyx trumani), beruang wajah-pendek (Arctodus simus), serta puma atau singa gunung (Puma concolor) yang masih hidup.

Serigala mengerikan mengalami kepunahan sekitar 10 ribu tahun yang lalu, bersama dengan sebagian besar jenis mamalia megafauna lain yang hidup pada Zaman Es. Tak ada yang tahu penyebabnya dengan pasti, namun kemungkinan besar akibat perubahan iklim ditambah kedatangan manusia yang memburu banyak mamalia besar seperti mamut, kukang tanah, bison, unta raksasa, dan rusa tanduk-besar. Hewan-hewan tersebut merupakan sumber makanan utama bagi serigala mengerikan dan beberapa pemangsa lainnya, sehingga kepunahan herbivora besar memaksa para predator besar untuk berburu mangsa yang lebih kecil dan cepat, yang tak dapat diburu oleh mereka sehingga mereka pun juga ikut punah.

Referensi[sunting | sunting sumber]