Septisemia epizotik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Septisemia epizotik
Nama lainPenyakit ngorok, shipping fever, borbone
SpesialisasiPenyakit menular, kedokteran hewan
GejalaDemam, gangguan pernapasan, suara dengkuran, leleran hidung, pneumonia, kematian mendadak
TipeBusung, pektoral, intestinal[1]
PenyebabPasteurella multocida serotipe 6:B dan 6:E
Faktor risikoStres dalam perjalanan
DiagnosisKultur bakteri, pemeriksaan sediaan apus darah dengan pewarnaan Giemsa atau metilena biru, PCR
Kondisi serupaAntraks, gangren gas,[2] radang paha, serta salmonelosis, mikoplasmosis bentuk akut dan pasteurelosis bentuk pneumonia[3]
PencegahanVaksinasi
PerawatanAntibiotika

Septisemia epizotik (bahasa Inggris: hemorrhagic septicemia; bahasa Latin: septicaemia epizooticae, disingkat SE) adalah penyakit menular pada hewan yang disebabkan oleh bakteri Pasteurella multocida serotipe tertentu. Di Indonesia, penyakit ini dikenal dengan sebutan penyakit ngorok karena hewan penderitanya menunjukkan tanda klinis berupa mendengkur.[4] Penyakit ini banyak menyerang sapi dan kerbau (lebih peka), serta telah dilaporkan pada kambing, domba, dan babi.[5] Pada fase perakut dan akut, SE dapat menyebabkan kematian mendadak tanpa adanya tanda klinis. Walaupun demikian, penyakit ini dapat dicegah dengan pemberian vaksin dan diobati dengan antibiotika.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Dirkeswan 2014, hlm. 271-272.
  2. ^ Dirkeswan 2014, hlm. 275.
  3. ^ OIE Disease Cards 2013, hlm. 3.
  4. ^ Dirkeswan 2014, hlm. 270.
  5. ^ OIE Disease Cards 2013, hlm. 1.

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

Klasifikasi