Ensefalitis Jepang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ensefalitis Jepang
Japanese Encephalitis Distribution.jpg
Persebaran geografis Ensefalitis Jepang
Klasifikasi dan rujukan luar
SinonimsEnsefalitis Jepang B
SpesialisasiPenyakit menular

Ensefalitis Jepang adalah infeksi otak yang disebabkan oleh virus ensefalitis Jepang.[1] Virus ini memiliki periode inkubasi selama 2 hingga 26 hari.[2] Hanya 1 dari 250 infeksi virus ini yang berkembang menjadi ensefalitis.[3] Walaupun infeksi biasanya tidak menyebabkan gejala atau hanya sedikit gejala, kadang-kadang terjadi radang pada otak.[1] Jika hal ini terjadi, maka gejalanya dapat meliputi sakit kepala, muntah, demam, dan kejang.[4] Gejala-gejala ini dapat muncul 5 hingga 15 hari setelah infeksi.[4]

Virus ensefalitis Jepang disebarkan oleh nyamuk, khususnya yang berjenis Culex.[5] Babi dan burung liar menjadi sarang virus ini.[5] Penyakit ini biasanya terjadi di luar kota.[5] Diagnosis dilakukan melalui uji darah atau cairan serebrospinal.[5]

Penyakit ini dapat dicegah melalui vaksin ensefalitis Jepang atau dengan menghindari gigitan nyamuk.[5] Jika sudah terinfeksi, tidak ada penanganan khusus dan hanya dilakukan perawatan suportif di rumah sakit.[4] Masalah permanen dapat muncul pada setengah pasien yang berhasil pulih.[5]

Penyakit ini menjangkiti kawasan Asia Tenggara dan Pasifik Barat.[5] Sekitar 3 miliar orang tinggal di daerah penyebaran penyakit ini.[5] Terdapat sekitar 68.000 setiap tahunnya, dengan jumlah korban yang berkisar pada angka 17.000.[5] Penyakit ini sendiri pertama kali dideskripsikan pada tahun 1871.[5]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Japanese Encephalitis". CDC (dalam bahasa Inggris). August 2015. Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 May 2017. Diakses tanggal 29 October 2017. 
  2. ^ Moloney, Rachael M.; Kmush, Brittany; Rudolph, Kara E.; Cummings, Derek A. T.; Lessler, Justin (7 May 2014). "Incubation Periods of Mosquito-Borne Viral Infections: A Systematic Review". The American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. 90 (5): 882–891. doi:10.4269/ajtmh.13-0403. PMC 4015582alt=Dapat diakses gratis. PMID 24639305. 
  3. ^ Simon, LV; Kruse, B (January 2018). Encephalitis, Japanese. PMID 29262148. 
  4. ^ a b c "Symptoms and Treatment". CDC (dalam bahasa Inggris). August 2015. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 June 2017. Diakses tanggal 29 October 2017. 
  5. ^ a b c d e f g h i j "Japanese encephalitis". World Health Organization. December 2015. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 July 2017. Diakses tanggal 29 October 2017.