Sarayu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Sarayu (Devanagari: सरयु; saráyu) adalah sungai kuno yang mengalir di daerah yang kini disebut Uttar Pradesh di India. Sungai ini dianggap sama dengan sungai Gangga.

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Namanya berasal dari bahasa Sanskerta, sar (सर्) yang berarti "mengalir".

Pengertian[sunting | sunting sumber]

Tradisional[sunting | sunting sumber]

Sungai ini disebut tiga kali dalam kitab Rgweda. Tepi sungai Sarayu merupakan tempat dibunuh dua orang Arya oleh Indra dalam RW 4.30.18. Tempat ini juga disenaraikan dengan Rasa, Anitabha, Kubha, Krumu dan Sindhu sebagai kendala yang dilalui oleh Maruts dalam RW 5.53.9. Dalam bait ini, Purisini "yang membawa tanah lepas" muncul sebagai gelarnya. Pada stadium ini dalam kitab Rgweda awal, kelihatannya sungai ini merupakan anak sungai barat dari Indus. Akhirnya, sungai ini dipanggil bersama dengan Sindhu dan Saraswati (dua dari sungai Rgweda utama) dalam himne RW 10.64. Pada RW 5.53.9, sungai ini muncul bersama dengan Rasa, Anitabha and Kubha.

Menurut Ramayana 1.5.6, Sarayu mengalir di tepi kota kuna Ayodhya, dimana sekarang merupakan anak sungai Gogra.

Sungai Sarayu memainkan peran penting untuk kota dan kehidupan Ayodhya, dan menurut wiracarita Hindu Ramayana, sungai ini adalah tempat Rama, Awatara ketujuh Wishnu memasukkan dirinya untuk kembali ke bentuk abadinya, bentuk Mahawisnu ketika ia mengundurkan diri dari takhta Kosala. Saudaranya Barata dan Satrugna juga bergabung, seperti pula banyak pengikut setianya. Sarayu juga merupakan sungai, dimana tepinya adalah tempat Raja Rama lahir.

Modern[sunting | sunting sumber]

Sementara sungai Sarayu memainkan perang penting dalam mitologi, ini juga merupakan nama sebuah sungai modern, sebuah anak sungai Gangga yang bertemu dengan dua sungai lainnya pada perpaduan sungai di Uttar Pradsh. Lihat gambar sungai Sarayu modern.

Sarayu juga merupakan nama sungai yang mengalir melalui kota fiktif Malgudi, yang diciptakan oleh penulis India R. K. Narayan.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]