Salbutamol

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Salbutamol (atas),
(R)-(−)-salbutamol (tengah) dan
(S)-(+)-salbutamol (bawah)
Nama sistematis (IUPAC)
(RS)-4-[2-(tert-Butylamino)-1-hydroxyethyl]-2-(hydroxymethyl)phenol
Data klinis
Nama dagang Ventolin, Proventil
AHFS/Drugs.com monograph
Data lisensi US FDA:link
Kat. kehamilan A(AU) C(US)
Status hukum Pharmacist Only (S3) (AU) POM (UK) -only (US)
Rute oral, inhalasi, IV
Data farmakokinetik
Metabolisme Hati
Waktu paruh 3.8–6 jam
Ekskresi Ginjal
Pengenal
Nomor CAS 18559-94-9 YaY
Kode ATC R03AC02 R03CC02
PubChem CID 2083
Ligan IUPHAR 558
DrugBank DB01001
ChemSpider 1999 YaY
UNII QF8SVZ843E YaY
KEGG D02147 YaY
ChEBI CHEBI:2549 N
ChEMBL CHEMBL714 YaY
Data kimia
Formula C13H21NO3 
Massa mol. 239.311 g/mol
SMILES eMolecules & PubChem

Salbutamol, juga dikenal sebagai albuterol dan dipasarkan sebagai Ventolin, adalah obat yang digunakan membuka saluran napas di paru-paru.[1] Obat ini digunakan untuk mengobati asma,penyempitan bronkus yang dipicu olahraga, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati kadar kalium tinggi di dalam darah.[2] Obat ini biasanya digunakan menggunakan inhaler atau nebulizer tetapi tersedia pula dalam bentuk pil dan larutan intravena.[3]

Efek samping yang umum diantaranya goyah, sakit kepala, denyut jantung yang cepat, pusing, dan perasaan cemas. Efek samping yang serius mungkin termasuk memburuknya penyempitan bronkus, detak jantung tidak teratur, dan kadar kalium darah rendah. Obat ini dapat digunakan selama kehamilan dan menyusui, tetapi keamanan tidak sepenuhnya jelas.[4] Salbutamol adalah short-acting beta2 agonis reseptor adrenergik yang bekerja dengan menyebabkan otot polos pada saluran napas relaksasi.

Salbutamol pertama kali dibuat pada tahun 1967 di Inggris.[5] Obat ini telah disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada tahun 1982. Obat ini tercantum dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia, termasuk paling efektif dan aman yang dibutuhkan dalam sistem kesehatan.[6] Obat ini tersedia dalam bentuk obat generik.[7]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Albuterol". The American Society of Health-System Pharmacists. Diakses tanggal Dec 2, 2015. 
  2. ^ Mahoney, BA; Smith, WA; Lo, DS; Tsoi, K; Tonelli, M; Clase, CM (18 April 2005). "Emergency interventions for hyperkalaemia". The Cochrane database of systematic reviews (2): CD003235. doi:10.1002/14651858.CD003235.pub2. PMID 15846652. 
  3. ^ Starkey, ES; Mulla, H; Sammons, HM; Pandya, HC (September 2014). "Intravenous salbutamol for childhood asthma: evidence-based medicine?". Archives of Disease in Childhood. 99 (9): 873–7. doi:10.1136/archdischild-2013-304467. PMID 24938536. 
  4. ^ Yaffe, Sumner J. (2011). Drugs in pregnancy and lactation : a reference guide to fetal and neonatal risk (edisi ke-9th). Philadelphia: Wolters Kluwer Health/Lippincott Williams & Wilkins. hlm. 32. ISBN 9781608317080. 
  5. ^ Landau, Ralph (1999). Pharmaceutical innovation : revolutionizing human health. Philadelphia: Chemical Heritage Press. hlm. 226. ISBN 9780941901215. 
  6. ^ "WHO Model List of Essential Medicines (19th List)" (PDF). World Health Organization. April 2015. Diakses tanggal 8 December 2016. 
  7. ^ Hamilton, Richart (2015). Tarascon Pocket Pharmacopoeia 2015 Deluxe Lab-Coat Edition. Jones & Bartlett Learning. hlm. 448. ISBN 9781284057560. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]