SMA Negeri 1 Purwokerto
| SMA Negeri 1 Purwokerto Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Purwokerto | |
|---|---|
| Informasi | |
| Didirikan | 1 Agustus 1958 |
| Akreditasi | A |
| Jumlah kelas | 11 kelas reguler setiap tingkat |
| Jurusan atau peminatan | MIPA, IPS, Bahasa dan Budaya |
| Rentang kelas | MIPA: X MIPA, XI MIPA, dan XII MIPA
IIS: X IIS, XI IIS, dan XII IIS BB: X BB, XI BB, dan XII BB |
| Kurikulum | Kurikulum 2013 |
| Jumlah siswa | 36 siswa per kelas reguler |
| Alamat | |
| Lokasi | Jalan Jenderal Gatot Soebroto No. 73 Purwokerto 53116, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah |
| Moto | |
Profil
[sunting | sunting sumber]SMA Negeri 1 Purwokerto diresmikan pada 1 Agustus 1958, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 4791/B.III tertanggal 21 September 1958. Sekolah ini menempati bangunan yang memiliki nilai sejarah karena merupakan cagar budaya peninggalan Belanda yang dilindungi oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas. Bangunan sekolah memiliki luas 5.006 m2 dan berdiri di atas lahan seluas 11.355 m2.[1]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]SMA Negeri 1 Purwokerto adalah sebuah Sekolah Menengah Atas Negeri yang terletak di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Sekolah ini didirikan pada 1 Agustus 1958, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No: 4791/B.III tanggal 21 September 1958. Sebagaimana SMA lainnya di Indonesia, durasi pendidikan normal di sini adalah tiga tahun (Kelas X hingga XII), atau dua tahun untuk program akselerasi. Dalam hal kurikulum, sekolah ini awalnya menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi sebelum beralih ke Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada tahun 2007, dan kemudian mulai menggunakan Kurikulum 2013 untuk tingkat pertama sejak saat itu.[2]
Tak lama setelah Indonesia merdeka, sebuah Sekolah Menengah Atas didirikan dan diakui di Purwokerto. Sayangnya, Agresi Militer Belanda Pertama pada 21 Juli 1947 memaksa SMA Negeri 1 Purwokerto harus mengungsi ke Wonosobo. Situasi ini diperparah oleh pecahnya Agresi Militer Belanda Kedua pada 14 Desember 1948, yang menyebabkan kegiatan belajar-mengajar di Wonosobo terhenti. Akhirnya, setelah pengakuan kedaulatan RI oleh Pemerintah Belanda, pelajar dan pengungsi kembali ke daerah asal, yang kemudian memicu munculnya kembali permintaan masyarakat akan penyelenggaraan pendidikan.[2]
Atas inisiatif tokoh masyarakat, Sekolah Menengah Atas (SMA) pertama di Karesidenan Banyumas didirikan di Purwokerto pada tanggal 1 Maret 1950. Status pendirian sekolah ini kemudian dikukuhkan secara resmi melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan (PPK) No. 4791/b pada 29 Juni 1950. Secara khusus, diktum pertama SK tersebut menyatakan bahwa sekolah ini diutamakan bagi para pelajar SMA yang telah menyelesaikan tugas pengabdian mereka sebagai anggota BRIGADE XVII dan mobilisasi pelajar. Pendirian SMA Negeri Purwokerto ini adalah buah perjuangan kolektif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, pengajar, wakil pelajar pejuang, dan staf komandan mobilisasi pelajar yang bertekad memajukan pendidikan dan menyediakan wadah bagi para pelajar pejuang yang baru kembali dari medan perang.[2]
Ketika masih bernama SMA Perjuangan, posisi kepala sekolah dijabat oleh Bapak Soetojo. Setelah menjabat sebagai kepala sekolah dia dialihtugaskan dan diangkat sebagai kepala kantor pengajaran Karesidenan Banyumas di Purwokerto. Kepala TU pertama adalah Bapak Soewondo. Pada Juli 1950, Bapak Soemarmo diangkat sebagai Direktur SMA Negeri Purwokerto menggantikan posisi Bapak Soetojo. Dari tahun 1950 hingga 1955, SMA Negeri Purwokerto menempati sebuah gedung yang berada di Jalan Gereja No. 20 dengan ruang sebanyak 6 ruangan (3 ruangan merupakan ruang darurat). Karena jumlah murid saat itu mencapai sepuluh kelas, maka pelajaran berlangsung dari pukul 07.15 s.d. 15.30. Berkembanglah SMA Negeri 1 Purwokerto dari waktu ke waktu. Pada November 1950, SMA Negeri 1 Purwokerto telah memiliki kelas 1, 2, 3 dari bagian B (Ilmu Pasti). Sedangkan para siswa bagian A (Sastra) menurut ketentuan Menteri PPK harus disalurkan ke SMA-SMA bagian A di wilayah Yogyakarta dan Bandung. Pada tahun 1951, SMA Negeri 1 Purwokerto mengeluarkan lulusan pertamanya.[2]
Bertempat di gedung bersejarah bekas kantor Karesidenan Banyumas (dibangun tahun 1921) di Jalan Gatot Soebroto No. 73, SMA Negeri 1 Purwokerto dikenal sebagai sekolah yang unggul dan berprestasi. Reputasinya tidak hanya cemerlang di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Sebagai buktinya, banyak tokoh nasional terkemuka merupakan alumni sekolah ini. Hal ini juga yang membuat lulusan SMA Negeri 1 Purwokerto sangat dipercaya dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta ternama di Indonesia.[2]
Organisasi, Ekstrakurikuler, & Komunitas
[sunting | sunting sumber]SMA Negeri 1 memiliki banyak kegiatan ekstrakurikuler, diantaranya,
- OSIS
- MPK (Majelis Permusyawaratan Kelas)
- English Club (ESCS)
- Paskibra
- Pramuka (Ambalan Pandawa – Srikandi)
- Kerohanian Islam (ROHIS)
- Kerohanian Kristen (ROHKRIS)
- Kerohanian Katolik (ROHKAT)
- Palang Merah Remaja – PMR (Vampire SMANSA)
- Kelompok Ilmiah Remaja – KIR (COSSTOVA)
- Paduan Suara – Balakosa Janitra Voice (BJV)
- Pecinta Alam (Eiger Corps)
- Futsal
- Basket
- Badminton
- Fotografi (Photobugs)
- Pencak Silat (KOMPAKS)
- Karawitan
- Tari Tradisional
- Robotic
- Jurnalistik (Suryakanta)
- KAPA Narkoba
Fasilitas
[sunting | sunting sumber]Berbagai fasilitas dimiliki SMA Negeri 1 Purwokerto untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain:
- Ruang kelas
- Perpustakaan
- Laboratorium Komputer
- Laboratorium Bahasa
- Laboratorium Fisika
- Laboratorium Biologi
- Laboratorium Kimia
- Masjid
- Ruang Keagamaan
- Ruang Seni Tari
- Ruang Karawitan
- Aula
- Koperasi Siswa
- Kantin
- Lapangan Basket
- Lahan Parkir
- Free Hotspot
- CCTV[3]
Alumni Terkenal
[sunting | sunting sumber]- Achmad Husein (Bupati Banyumas 2013-2018 dan 2018-2023, Wakil Bupati Banyumas 2008-2013)
- Dwi Lagan Safrudin
- Felix & Albert C. Sutanto (Atlet Perenang Indonesia)
- Lestari Moerdijat (Anggota DPR RI 2019-2024 dari Partai Nasdem)
- Meitri Widya P. (Atlet Perenang Indonesia)
- Richard Sambera
Paranala luar
[sunting | sunting sumber]- Website resmi SMA Negeri 1 Purwokerto Diarsipkan 2014-05-16 di Wayback Machine.
- ↑ "Profil Sekolah – SMA NEGERI 1 PURWOKERTO" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-27.
- 1 2 3 4 5 "Sejarah Sekolah – SMA NEGERI 1 PURWOKERTO" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-27.
- ↑ "Sarana Prasarana – SMA NEGERI 1 PURWOKERTO" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-27.