Rejotangan, Tulungagung
Rejotangan | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Tulungagung | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Didi Jarot Widodo Nursamsu, A.P. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 84.221 jiwa | ||||
| Kode pos | 66293 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.04.13 | ||||
| Kode BPS | 3504080 | ||||
| Luas | 66,49 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 16 | ||||
| |||||
Rejotangan adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tulungagung. Rejotangan merupakan kecamatan paling timur dari Tulungagung yang berbatasan dengan Kabupaten Blitar di sisi timur, utara, dan selatan. Kecamatan Rejotangan cukup strategis karena berbatasan dengan Ngunut yang merupakan pusat ekonomi Tulungagung bagian timur, serta lokasinya lebih dekat dengan Kota Blitar daripada ke pusat kota Tulungagung.[1] Kecamatan ini dilintasi jalan nasional Tulungagung-Blitar yang terdapat Pasar Rejotangan dan Stasiun Rejotangan di pusat kecamatan. Stasiun Rejotangan tergolong stasiun kecil, tetapi stasiun ini aktif melayani kereta Commuter Line menuju Surabaya dan Malang.[2]
Rejotangan memiliki berbagai objek wisata populer baik wisata alam maupun sejarah. Di antaranya Air terjun Alam Kandung, Goa Tan Tiek Shioe Sian, Bukit Cemenung, dan Situs Aryo Jeding. Bukit Cemenung adalah bekas pabrik batu kapur zaman Belanda dengan panorama sekitar yang indah. Situs Aryo Jeding adalah situs sejarah yang dianggap oleh masyarakat sekitar sebagai lokasi ibu kota pertama dari Kadipaten Blitar pimpinan Nilo Suwarno (Aryo Blitar I) dan terletak di Desa Ariyojeding.[3][4][5]
Geografi
[sunting | sunting sumber]
Rejotangan adalah kecamatan di ujung timur Tulungagung yang berbatasan dengan Blitar di sisi utara, timur, dan selatan. Geografi Rejotangan berupa dataran rendah di sebelah utara dan perbukitan kapur di sebelah selatan. Bagian utara dibatasi oleh Sungai Brantas serta dilalui oleh beberapa jaringan irigasi seperti Sungai Lodagung sehingga kawasan ini dijadikan lahan pertanian yang subur. Tidak ada jembatan penyeberangan ke utara sungai menuju Srengat, tetapi warga Rejotangan dapat menyeberang dengan adanya jasa perahu tambangan yang disediakan masyarakat sekitar.[6]
Sebagian besar wilayah Rejotangan berada di timur Ngunut yang merupakan pusat ekonomi Tulungagung bagian timur. Akan tetapi, ada sebagian kecil wilayah yang berada di selatan Ngunut yaitu kawasan Pasar Panjerejo yang dilewati jalur penghubung Ngunut dengan Kalidawir.
Batas wilayah Kecamatan Rejotangan adalah sebagai berikut:[1]
| Utara | |
| Timur | |
| Selatan | Kecamatan Pucanglaban dan |
| Barat | Kecamatan Ngunut |
Daftar desa dan dusun
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Rejotangan terdiri dari 16 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[1]
| No. | Nama Desa | Nama Dusun / Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Ariyojeding | Aryoblitar, Dungmanten, Gludug, Jeding Lor, Jeding Kidul, Keben Raya | [7] |
| 2 | Banjarejo | Krajan, Banjarsari Kidul, Banjarsari Lor, Pelang, Tutul | [8] |
| 3 | Blimbing | Blimbing, Ngremang | [1] |
| 4 | Buntaran | Jatisari, Kebonagung | [1] |
| 5 | Jatidowo | Jatidowo, Jabon, Jabung, Wadang | [1] |
| 6 | Karangsari | Padangan, Soko | [1] |
| 7 | Pakisrejo | Pakisrejo, Nakeran | [1] |
| 8 | Panjerejo | Panjerejo Kidul, Panjerejo Tengah, Baran 1 (Wonokromo), Baran 2 | [1] |
| 9 | Rejotangan | Rejotangan, Jajar, Kates, Mbaran, Pundensari | [1] |
| 10 | Sukorejo Wetan | Bangunsari, Cemenung, Sawahan, Ringinrejo, Sukorejo | [1] |
| 11 | Sumberagung | Sumberagung, Jomblang, Kebon, Mbaran, Mbengkok, Mentaraman, Panggung Ploso, Sumberbanger, Suromenggalan | [9] |
| 12 | Tanen | Tanen, Purwodadi, Rowoubeng | [1] |
| 13 | Tegalrejo | Tegalrejo, Dungingas, Klaten | [1] |
| 14 | Tenggong | Krajan, Sucen, Troboyo | [1] |
| 15 | Tenggur | Tenggur, Giring, Jatirejo, Ngipik | [1] |
| 16 | Tugu | Tugu, Kepuhrejo, Pakisaji, Tawang | [1] |
Tempat terkenal
[sunting | sunting sumber]
- Stasiun Rejotangan
- Pasar Rejotangan
- Pasar Panjerejo
- Waterpark Singapore
- Bukit atau Gunung Cemenung - lokasi bekas pabrik batu kapur zaman Belanda serta wisata pendakian setinggi 335 mdpl[5]
- Goa Tan Tiek Sioe Sian - pertapaan bersejarah dengan arsitektur Tionghoa di Desa Sumberagung[10]
- Air terjun Alam Kandung
- Situs Aryo Jeding dan Makam Ki Ageng Sengguruh[3]
- Dermaga penyeberangan tambangan menuju Desa Purwokerto, Srengat dan wisata kuliner ikan[6]
- Puskesmas Rejotangan
- Puskesmas Banjarejo
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Kecamatan Rejotangan Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Tulungagung. 2024-09-26.
- ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
- 1 2 Aunur Rofiq (2021-04-30). "Situs Aryo Jeding di Tulungagung, Benarkah Bekas Ibu Kota Blitar di Masa Lalu?". JATIM TIMES.
- ↑ Etsha Ari Kusuma Dianti; Novi Siti Kussuji Indrastuti (2024). "Aryojeding Rejotangan Tulungagung: Investigation of an Oral Literature using Van Perseun's Theory of Culture". LAKON: Jurnal Kajian Sastra dan Budaya. 13 (2). Surabaya: Universitas Airlangga.
- 1 2 Fajar Rahmad Ali Wardana (2025-03-13). "Perahu Tambangan Masih Jadi Andalan Masyarakat Blitar-Tulungagung untuk Sebrangi Sungai Brantas". BLITAR KAWENTAR - RADAR BLITAR.
- ↑ "Profil Desa - Desa Ariyojeding". ariyojeding.tulungagungdaring.id. Pemerintah Desa Ariyojeding. Diakses tanggal 2025-06-05.
- ↑ "Profil Desa - Desa Banjarejo". banjarejo.tulungagungdaring.id. Pemerintah Desa Banjarejo. Diakses tanggal 2025-06-05.
- ↑ Qurrotul A'yunina (2018). "ANALISIS POLA PERILAKU KONSUMSI KELUARGA TKI SUMBERAGUNG REJOTANGAN TULUNGAGUNG DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM". Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung (Skripsi).
- ↑ Wahyono M (2020-10-16). "Cagar Budaya Goa Tan Tik Siu di Tulungagung Kini Diperbaiki". read.id.
