Ngunut, Tulungagung
Ngunut | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Tulungagung | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Sutrisno, S.Sos., M.Si | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 85.302 jiwa | ||||
| Kode pos | 66292 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.04.11 | ||||
| Kode BPS | 3504090 | ||||
| Luas | 37,70 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 18 | ||||
| |||||
Ngunut adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tulungagung. Ngunut merupakan pusat ekonomi Tulungagung bagian timur sekaligus kawasan perkotaan terbesar kedua di Tulungagung setelah Kecamatan Tulungagung. Ngunut juga merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Tulungagung setelah Kecamatan Kedungwaru dan Boyolangu, yaitu 85 ribu jiwa pada tahun 2024.[1][2] Ngunut memiliki lokasi yang strategis karena berada di jalan nasional Tulungagung-Blitar dan terdapat infrastruktur penting seperti Pasar Rakyat Ngunut, rumah sakit, dan Stasiun Ngunut. Stasiun tersebut masih aktif beroperasi dan melayani berbagai kereta api baik lokal maupun antar kota.[3]
Selain pasar dan kawasan pertokoan yang ramai, wilayah Ngunut juga banyak berdiri pabrik-pabrik. Salah satunya sentra industri "kacang shanghai / kacang atom" dengan merknya yang paling terkenal adalah Gangsar.[4] Pada zaman kolonial Belanda, Ngunut juga pernah berdiri pabrik gula besar bernama PG Kunir tetapi sekarang sudah ditutup.[5] Di zaman itu, Ngunut adalah wilayah yang penting karena merupakan pusat dari Kawedanan Ngunut yaitu daerah pembantu Bupati Tulungagung yang mencakup kecamatan di timur Tulungagung yang terdiri dari Kecamatan Ngunut, Rejotangan, Kalidawir, Pucanglaban, dan Sumbergempol.[6]
Geografi
[sunting | sunting sumber]
Ngunut adalah kecamatan yang terletak di timur Tulungagung. Ngunut memiliki geografi dataran rendah dengan lahan pertanian yang subur karena dilintasi berbagai saluran irigasi seperti Lodagung (Lodoyo - Tulungagung).[2] Pusat kecamatan Ngunut merupakan kawasan urban dengan jalan strategis dan jaringan kereta yang menghubungkan Tulungagung dengan Blitar. Bagian utara Ngunut dibatasi oleh Sungai Brantas yang menjadi pembatas dengan Kabupaten Blitar. Kedua wilayah tersebut tidak terhubung oleh jembatan, tetapi terdapat jasa penyeberangan menggunakan perahu tambangan yang disediakan masyarakat sekitar.[7]
Batas wilayah Kecamatan Ngunut adalah sebagai berikut:[2]
| Utara | |
| Timur | Kecamatan Rejotangan |
| Selatan | Kecamatan Kalidawir |
| Barat | Kecamatan Sumbergempol |
Daftar desa dan dusun
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Ngunut terdiri dari 18 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[2]
Catatan : khusus Desa Ngunut "Dusun" juga disebut "Lingkungan (Lk)"
| No. | Nama Desa | Nama Dusun / Dukuh / Lingkungan | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Balesono | Krajan Sanan, Balekambang | [2] |
| 2 | Gilang | Gilang | [2] |
| 3 | Kacangan | Kacangan, Bendorubuh | [2] |
| 4 | Kalangan | Kalangan, Jatikuwung | [2] |
| 5 | Kaliwungu | Krajan, Magersari, Umbut Sewu | [2] |
| 6 | Karangsono | Krajan, Klaten | [2] |
| 7 | Kromasan | Kromasan, Bakulan, Jenon, Tanjung | [8] |
| 8 | Ngunut | Mbodok (Lk. 1), Beji (Lk. 2), Pacitan (Lk. 3), Gentengan (Lk. 4), Gang Roda (Lk. 5), Kauman (Lk. 6), Recobarong (Lk. 7), Pandean (Lk. 8), Olak Alung (Lk. 9), Wironaden (Lk. 10) | [9] |
| 9 | Pandansari | Krajan, Jati, Pojok | [2] |
| 10 | Pulosari | Pulosari, Karangtengah, Salamrejo | [2] |
| 11 | Pulotondo | Jangglengan, Juranggandul, Ngrukem | [2] |
| 12 | Purworejo | Dukuh, Pati, Sumurwarak | [2] |
| 13 | Samir | Samir | [2] |
| 14 | Selorejo | Selorejo | [2] |
| 15 | Sumberejo Kulon | Krajan, Kebon | [2] |
| 16 | Sumberejo Wetan | Krajan | [2] |
| 17 | Sumberingin Kidul | Sumberingin Kidul | [2] |
| 18 | Sumberingin Kulon | Sumberingin Kulon | [2] |
Tempat terkenal
[sunting | sunting sumber]

- Stasiun Ngunut
- Pasar Rakyat Ngunut[10]
- Pasar Wage / Pasar Hewan di Desa Kaliwungu
- Lapangan PEMA
- Komplek Pergudangan Bulog Pulosari
- Dermaga penyeberangan Sungai Brantas menuju Blitar
- Sentra industri kacang shanghai / kacang atom dengan merk seperti Gangsar (CV Gangsar Snack & Foods) dan Cap Macan (PT Suling Mas Tri Tunggal)[4]
Fasilitas kesehatan
[sunting | sunting sumber]- RS Umum Islam Madinah
- RS Umum Era Medika
- RS Umum Satiti Prima Husada
- Puskesmas Ngunut
- Puskesmas Balesono
Institusi pendidikan
[sunting | sunting sumber]- Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi'ien (PPHM) atau sering disebut Pondok Ngunut
- Sekolah Tinggi Agama Islam KH. Muhammad Ali Shodiq (STAI MAS) - perguruan tinggi swasta yang dikelola PPHM Ngunut
- Balai Latihan Kerja Tulungagung
Wisata kuliner dan cafe
[sunting | sunting sumber]Galeri
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 21 Maret 2025.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 "Kecamatan Ngunut Dalam Angka 2023". BPS Kabupaten Tulungagung. 2023-09-26.
- ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
- 1 2 "Gangsar, Puluhan Tahun Berbisnis Kacang". tulungagungdaring.id - Desa Daring Tulungagung. 2017-08-21.
- ↑ M HAMMAM DEFA S (2024-06-15). "Sejarah Pabrik Gula Kunir di Tulungagung: Inilah Biaya Operasional Pembangunan Pabrik Modern Asal Belanda Itu!". NEOHISTORIA.
- ↑ [Administratieve indeling van Java en Madoera] - sheet 3 (Oost Java). Leiden University Libraries Digital Collections. 1936.
- ↑ Vidya Sajar Fitri, ed. (2021-01-15). "Terdampak Musim Penghujan, Segini Pendapatan Perahu Tambangan di Tulungagung". RADAR TULUNGAGUNG.
- ↑ "Sejarah Desa Kromasan". kromasan.tulungagungdaring.id. Pemerintah Desa Kromasan. Diakses tanggal 2025-06-05.
- ↑ "Profil Desa - Desa Ngunut". ngunut.tulungagungdaring.id. Pemerintah Desa Ngunut. Diakses tanggal 2025-06-05.
- ↑ "Pasar Ngunut dan Pasar Hewan Terpadu Di Resmikan Bupati". setda.tulungagung.go.id. Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung. 2021-02-01.
- ↑ Rinto Wahyu Hidayat (2025-03-30). "Dibuat di Desa Samir Ngunut Tulungagung, Opak Gambir Samir Kian Mendunia". RADAR TULUNGAGUNG.
- ↑ "Ex Suiker Fabrieken Koenir, Destinasi Mencari Angin Bernuansa Zaman Belanda". HARIAN FORUM. 2020-11-13.
