Purwosari, Purwodadi, Purworejo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Purwosari
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenPurworejo
KecamatanPurwodadi
Kodepos54173
Luas-±152 Ha
Jumlah penduduk-
Kepadatan-

Purwosari adalah sebuah desa di kecamatan Purwodadi, Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Desa Purwosari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah merupakan satu dari 40 desa di Kecamatan Purwodadi yang mempunyai jarak 12 km dari kota kabupaten. Secara geografis Desa Purwosari dengan luas wilayah 152Ha/15,2Km2 terletak berbatasan dengan:

Sebelah Utara: Desa Jenarwetan dan Jenarkidul

Sebelah Timur: Desa Bagelen kecamatan Bagelen

Sebelah Selatan: Desa Purwodadi dan Sumbersari

Sebelah Barat: Desa Walikoro Kecamatan Ngombol

Berkaitan dengan proses fasilitasi pembuatan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Purwosari merupakan kebutuhan yang mendesak terutama proses pengambilan keputusan yang dilakukan secara partisipatif dan demokratis. Sehingga dokumen RPJM-Desa tersebut mendapat dukungan dan legalitas dari semua unsur masyarakat.

2.1. Kondisi Desa

Letak topografis tanahnya datar, dengan lahan sebagian besar dimanfaatkan oleh masyarakat untuk lahan pertanian, perkebunan dan perikanan sehingga sebagian besar masyarakat desa adalah petani dan petani penggarap.

2.1.1. Sejarah Desa

Sejarah Kelurahan/Desa Purwosari disusun bersumber dari “tutur Tinular” atau “tutur pinajarake”; artinya berdasarkan cerita dari orang-orang tua atau embah-embah, dengan bukti berupa makam para leluhur, pembagian wilayah baik yang berupa tanah pemukiman maupun tanah pertanian. Demikian pula dengan terdapatnya “petilasan-petilasan” yaitu berupa bekas-bekas kediaman para lurah/kepala desa Purwosari tempo dulu. Sejarah Berdirinya

Diperkirakan Desa Purwosari berdiri pada pertengahan abad 18 M. desa Purwosari didirikan atas karisma besar dari Kyai Clumprit dan peranan cucunya yang bernama Raden Mas Cokrosoro. (Makam Raden Mas Cokrosoro berada di pemakamam Clumprit Desa Purwosari Kecamatan Purwodadi). Desa Purwosari berdiri karena Kiai Clumprit dan Raden Mas Cokrosoro berhasil mempersatukan padukuhan-padukuhan kecil yang tercerai berai. Pandangan jauh ke masa yang akan datang dari kedua tokoh tersebut demi kesejahteraan generasi penerusnya berhasil meyakinkan tokoh-tokoh dari padukuhan-padukuhan kecil tersebut. 1. Padukuhan Segeluh Purwosari

Padukuhan ini terletak disebelah barat kali Bogowonto, disebut Segeluh kulon kali. Menjadi satu desa/kelurahan dengan padukuhan Segeluh Bagelen yang terletak disebelah timur kali Bogowonto, disebut Segeluh wetan Kali. Kedua padukuhan tsb pada waktu itu adalah satu desa/kelurahan dengan nama desa Degeluh.

Bekas-bekas rumah kediaman kepala-kepala desa Segeluh masih ada. Bengkok kepala desanya yang berupa tanah sawah seluas + 3 hektar hingga kini masih ada di wilayah Dusun Segeluh Purwosari dan menjadi bengkok kepala Desa Bagelen yang sekarang. Bahkan, pesukuhan Segeluh wetan kali hingga saat ini masih mempunyai bagian tanah pekuburan dipemakaman Clumprit Purwosari. Tokoh padukuhan Segeluh Purwosari pada jaman itu adalah: Eyang Wonoganggu dan Eyang Sosentono

2. Padukuhan Purwogondo

Terletak di sebelah barat kali Bogowonto dan diselatan pedukuhan Segeluh Purwosari. Saat itu Purwogondo termasuk wilayah desa Segeluh. Tokohnya: Eyang Setroyudo.

3. Padukuhan Blembeng (Salam Kulon) dan Salam Wetan

Kedua padukuhan ini terletak di sebelah Barat padukuhan sPurwogondo. Saat itu termasuk wilayah kelurahan Desa Ngabean (sekarang: Desa Sumbersari). Tokohnya pada jaman itu antara lain: Eyang Wonoleksono.

Demikianlah, tokoh-tokoh dari padukuhan-padukuhan tersebut di atas percaya dan yakin akan pandangan Kiai Clumprit dan Raden Mas Cokrosoro yang memang bangsawan/abdi Dalem dari Keraton Surakarta, yakni berpangkat sebagai Mantri Glodog.

Dengan kesepakatan bulat berdasarkan keyakinan demi ketentraman, keamanan serta kesejahteraan warga dan generasi selanjutnya, maka bergabunglah padukuhan-padukuhan kecil tersebut menjadi sebuah Desa/Kelurahan, yakni Desa/Kelurahan Purwosari. Purwo: wiwitan; sari: ramai, regeng. Purwosari berarti mulai ramai, mulai regeng. Yang mula-nula ramai, regeng. Nama Purwosari diambil, mungkin mengingat bahwa Kiai Clumprit dan Raden Mas Cokrosoro sangat erta hubungannya dengan Segeluh Purwosari. Nama Purwosari ditetapkan sebagai nama desa baru yang mereka dirikan, dapat juga karena mengingat sudah ada nama Purwogando dan Purwodadi. Purwoganda mungkin aslinya Purwogantha.

Purwoganda: purwo: permulaan, mula-mula, mulai

Ganda: bau

Purwoganda: mulai berbau(harum), yang mula-mula berbau, mulai berbau

Purwogantha: purwa: permulaan, mula-mula, mulai

Gantha: bentuk/wujud

Purwogantha: yang mula-mula berbentuk, mulai tampak bentuknya.

Kata nama Purwogantha lama kelamaan bergeser jadi kata Purwogondo hingga sekarang.

Kemudian ada 3 kata yang saling berkaitan, yaitu:

Purwogondo (Purwogantha) = mulai tampak bentuknya

Purwodadi = mulai (yang mula-mula) jadi

Purwosari = mulai (yang mula-mula) ramai

Sebagai kepala Desa yang pertama ditetapkan Eyang Setroyudo yang juga dikenal sebagai Glondhong Purwogondo. Susunan pemerintahan pada waktu itu adalah:

1. Kepala desa/Lurah Desa

2. Carik Desa

3. Bekel atau kamituwo

4. Kepetengan

5. Jagabaya atau kebayan; disetiap padukuhan

6. Kaum(modin/kayem); disetiap padukuhan

Kiai Clumprit dan Raden Mas Cokrosoro adalah Kenthol Bagelen. Menurut buku RAA Cokronagoro I Pendiri Kabupaten Purworejo karya Atas Sampurno Danubroto, tanah Bagelen adalah daerah yang terbentang dari lembah kali Bogowonto ke Barat hingga kali Cing cing Guling di sebelah Barat gombong Kab Kebumen. Begitulah keadaan saat berdirinya Desa Purwosari.

Siapa sebenarnya Eyang Kiai Clumprit?

Dalam buku tersebut si atas, terdapat sebuah nama abdi dalem Keraton Surakarta yang berpangkat Mantri Glodog di masa Pemerintahan raja Kanjeng Sunan Paku Buwono ke-V, yaitu Raden Ngabei Singawijaya. Setelah purna tugas, dia pulang kampung ke tanah Bagelen, tepatnya di desa Bragolan. Bliau termasuk sebagai salah satu Kenthol Bagelen. Kenthol Bagelen adalah bangsawan yang berdomisili dan atau berasal dari tanah Bagelen. Ketika Pangeran Mangkubumi atau Pangeran Sambernyawa yang sangat terkenal mengangkat senjata berontak ingin mengusir kompeni Belanda dari bumi Mataram, banyak kenthol Bagelen yang mendukungnya.

Raden Ngabei Singawijaya banyak mempunyai putera dan puteri, diantaranya, putra sulungnya yang bernama Raden Mas Reso Diwiryo. Dia diangkat menjadi Tumenggung Brengkelan dengan nama KRT Cokrojoyo I dan akhirnya diangkat menjadi Bupati Brengkelan dengan nama RAA Cokronagoro I. Nama Brengkelan yang berarti “ngeyelan” kemudian diganti menjadi Purworejo yang artinya mulai sejahtera. Purwo: mula-mula, mulai; rejo:sejahtera. Dialah pendiri kabupaten Purworejo atau Bupati pertama di kabupaten Purworejo.

Raden Mas Reso Diwiryo mempunyai putera sulung yang bernama RM Cokrosoro. Artinya, RM cokrosoro adalah cucu dari Raden Ngabei Singawijaya. Adapun makam RM Cokrosoro berada di pemakaman clumprit Desa Purwosari bersama eyang putrinya atau ibu dari Bupati Purworejo yang pertama; RAA Cokronagoro I.

Menurut tutur tinular, Eyang Clumprit mempunyai cucu bernama RM Cokrosoro. Artinya; Eyang Kiai Clumprit adalah Eyang Raden Ngabei Singawijaya.

Kepala Desa yang pernah memimpin Desa Purwosari adalah:

1. Eyang Setroyudo

2. Eyang Sosentono, adik Eyang Setroyudo, dilantik oleh Raja Keraton Surakarta

3. Eyang Setrowikromo

4. Eyang Mangunpawiro

5. Eyang Wongsowiranu

6. Eyang Sastroamidjoyo, = 1927-1945

7. Bp. Poniran, = 1945-1949

8. Bp. Sontorejo, = 1949-1968

9. Bp. Sastrowiranu, = 1969-1981

10. Bp. Suyadi, = 1981-1998

11. Bp. Bambang urip Purwoko = 1998-2006

12. Bp. Ignatius Kistono = 2006-2013

13. Bp. Sunarto = 2013-2018

2.1.2. Demografi

Jumlah penduduk Desa Purwosari terdiri dari 1740 jiwa dan 579 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 880 laki-laki dan 860 perempuan dengan jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) sebanyak 53 RTM

Adapun jumlah penduduk menurut dukuh/dusun:

No

Dukuh/Dusun

Laki-laki

Perempuan

1

Segeluh

272 285

2

Salam Wetan

206 202

3

Purwogondo

113 109

4

Salam Kulon

269 284

Adapun jumlah Penduduk menurut usia:

USIA
Usia Laki-laki Perempuan Usia Laki-laki Perempuan
0-12 bulan 8 orang 13 orang 39 tahun 11 orang 13 orang
1 tahun 10 orang 6 orang 40 11 orang 9 orang
2 1 orang 4 orang 41 14 orang 15 orang
3 9 orang 11 orang 42 6 orang 16 orang
4 14 orang 5 orang 43 11 orang 31 orang
5 16 orang 7 orang 44 15 orang 16 orang
6 8 orang 9 orang 45 7 orang 12 orang
7 16 orang 20 orang 46 20 orang 16 orang
8 16 orang 10 orang 47 22 orang 10 orang
9 8 orang 15 orang 48 14 orang 12 orang
10 9 orang 12 orang 49 8 orang 12 orang
11 9 orang 21 orang 50 5 orang 9 orang
12 14 orang 9 orang 51 13 orang 12 orang
13 10 orang 12 orang 52 15 orang 9 orang
14 7 orang 14 orang 53 16 orang 14 orang
15 17 orang 10 orang 54 8 orang 9 orang
16 10 orang 10 orang 55 17 orang 6 orang
17 23 orang 12 orang 56 7 orang 8 orang
18 9 orang 14 orang 57 9 orang 10 orang
19 19 orang 10 orang 58 10 orang 18 orang
20 20 orang 20 orang 59 12 orang 13 orang
21 12 orang 10 orang 60 12 orang 9 orang
22 13 orang 14 orang 61 14 orang 17 orang
23 17 orang 11 orang 62 6 orang 6 orang
24 12 orang 13 orang 63 7 orang 8 orang
25 12 orang 7 orang 64 10 orang 8 orang
26 17 orang 8 orang 65 5 orang 8 orang
27 9 orang 18 orang 66 3 orang 8 orang
28 6 orang 11 orang 67 5 orang 5 orang
29 13 orang 9 orang 68 3 orang 4 orang
30 10 orang 12 orang 69 4 orang 2 orang
31 8 orang 13 orang 70 4 orang 2 orang
32 9 orang 18 orang 71 6 orang 7 orang
33 19 orang 10 orang 72 6 orang 6 orang
34 17 orang 14 orang 73 4 orang 2 orang
35 14 orang 15 orang 74 5 orang 3 orang
36 10 orang 13 orang 75 4 orang 4 orang
37 13 orang 13 orang Lebih dari 75 34 orang 43 orang
38 13 orang 15 orang Total 860 orang 880 orang

2.1.3. Keadaan Ekonomi

Sebagian besar mata pencaharian penduduk desa adalah sebagai petani, buruh tani, dan pedagang. Selain pekerjaan itu, penduduk desa ada yang bekerja sebagai Tukang kayu, tukang batu, Tukang becak, buruh serabutan, wiraswasta, wira usaha home industri (kerupuk, tempe, jenang), Guru, PNS, TNI/Polri, Karyawan BUMN, Pensiunan

2.2. Kondisi Pemerintahan Desa

2.2.1. Pembagian Wilayah Desa

Wilayah Desa Purwosari terbagi menjadi 4 dusun dengan jumlah 4 RW dan 11 RT seperti tabel dibawah ini:

No

Dusun

RW

RT

KETERANGAN

1

Segeluh

1

3

2

Salam Wetan

1

2

3

Purwogondo

1

3

4

Salam Kulon

1

3

Adapun jabatan dan nama pejabatnya adalah sebagai berikut:

1. Kepala Desa: Sunarto

2. Sekretaris Desa (Plt): Jaka Lukita

3. Kepala Urusan Pemerintahan: Suparmo

4. Kepala Urusan Pembangunan: Yohanes Agung Wijaya

5. Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat: Waljito

6. Kepala Urusan Keuangan: Sumitro

7. Kepala Urusan Umum: Jaka Lukita

8. Kepala Dusun I: Daliman

9. Kepala Dusun II: Mugiono

10. Kepala Dusun III: Karsiman

11. Kepala Dusun IV: Sudarto

2.3. POTENSI KELEMBAGAAN

A. LEMBAGA PEMERINTAHAN
PEMERINTAH DESA/KELURAHAN
Dasar hukum pembentukan Pemerintah Desa / Kelurahan Keputusan Bupati
Dasar hukum pembentukan BPD Keputusan Bupati
Jumlah aparat pemerintahan Desa/Kelurahan 19 orang
Jumlah perangkat desa/kelurahan 10 unit kerja
Kepala Desa/Lurah Ada
Sekretaris Desa/Kelurahan Tidak Ada
Kepala Urusan Pemerintahan Ada - Aktif
Kepala Urusan Pembangunan Ada - Aktif
Kepala Urusan Pemberdayaan Masyarakat Tidak Ada
Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat Ada - Aktif
Kepala Urusan Umum Ada - Aktif
Kepala Urusan Keuangan Ada - Aktif
Kepala Urusan............................... Tidak Ada
Kepala Urusan............................... Tidak Ada
Jumlah Staf 5 orang
Jumlah Dusun di Desa/Lingkungan di Kelurahan atau sebutan lain 4 dusun/lingkungan
Kepala Dusun/Lingkungan ...... Aktif
Kepala Dusun/Lingkungan ...... Aktif
Kepala Dusun/Lingkungan ...... Aktif
Kepala Dusun/Lingkungan ...... Aktif
Kepala Dusun/Lingkungan ......
Tingkat Pendidikan Aparat Desa/Kelurahan SD, SMP, SMA, Diploma, S1, Pascasarjana
Kepala Desa/Lurah SLTP
Sekretaris Desa/Kelurahan SD
Kepala Urusan Pemerintahan SLTA
Kepala Urusan Pembangunan DIPLOMA
Kepala Urusan Pemberdayaan Masyarakat SD
Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat SLTA
Kepala Urusan Umum SLTA
Kepala Urusan Keuangan SLTA
Kepala Urusan
Kepala Urusan
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA
Keberadaan BPD Ada - Aktif
Jumlah Anggota BPD 9 orang
Pendidikan Anggota BPD SD, SMP, SMA, Diploma, S1, Pascasarjana
Ketua S1
Wakil Ketua DIPLOMA
Sekretaris SLTA
Anggota, Nama: Antonius Wiyoto DIPLOMA
Anggota, Nama: Budi Riyantoko S1
Anggota, Nama: Heru Mardani SLTA
Anggota, Nama: Suharti DIPLOMA
Anggota, Nama: Nuryanto, S.Pd S1
Anggota, Nama: Tupono SLTA
Anggota, Nama: Heri Sukamto SLTA
B. LEMBAGA KEMASYARAKATAN
Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/LKK)
LPMD/LPMK ATAU SEBUTAN LAIN
Jumlah 1
Dasar hukum pembentukan Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus 12 orang
Alamat kantor Jl. Panembahan Senopato no. 18
Ruang lingkup kegiatan 2 Jenis, Yakni Pembinaan dan pemberdayaan Masyarakat
PKK
Jumlah 1
Dasar hukum pembentukan Belum ada LKD/LKK atau Belum ada dasar hukum
Jumlah pengurus 11 orang
Alamat kantor Jalan Panembahan Senopati No 18
Ruang lingkup kegiatan 1 Jenis, Yakni tingkat desa
RUKUN WARGA
Jumlah 4
Dasar hukum pembentukan Belum ada LKD/LKK atau Belum ada dasar hukum
Jumlah pengurus 20 orang
Alamat kantor
Ruang lingkup kegiatan 2 Jenis, Yakni tingkat RW
RUKUN TETANGGA
Jumlah 11
Dasar hukum pembentukan Belum ada LKD/LKK atau Belum ada dasar hukum
Jumlah pengurus 77 orang
Alamat kantor
Ruang lingkup kegiatan 1 Jenis, Yakni tingkat RT
KARANG TARUNA
Jumlah 1
Dasar hukum pembentukan Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus 19 orang
Alamat kantor
Ruang lingkup kegiatan 1 Jenis, Yakni tingkat desa
KELOMPOK TANI/NELAYAN
Jumlah 4
Dasar hukum pembentukan Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus 42 orang
Alamat kantor
Ruang lingkup kegiatan 3 Jenis, Yakni bidang pertanian
BADAN USAHA MILIK DESA
Jumlah 1
Dasar hukum pembentukan Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus 3 orang
Alamat kantor Jl. Panembahan Senopati No.18
Ruang lingkup kegiatan 1 Jenis, Yakni Bank Kredit Desa
ORGANISASI KEAGAMAAN
Jumlah 3
Dasar hukum pembentukan Belum ada LKD/LKK atau Belum ada dasar hukum
Jumlah pengurus 25 orang
Alamat kantor
Ruang lingkup kegiatan 2 Jenis, Yakni tingkat RW dan tingkat desa
ORGANISASI PEREMPUAN LAIN
Jumlah 3
Dasar hukum pembentukan Belum ada LKD/LKK atau Belum ada dasar hukum
Jumlah pengurus 17 orang
Alamat kantor
Ruang lingkup kegiatan 1 Jenis, Yakni tingkat kelompok
KELOMPOK GOTONG ROYONG
Jumlah 3
Dasar hukum pembentukan Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus 28 orang
Alamat kantor
Ruang lingkup kegiatan 3 Jenis, Yakni lingkungan RT, lingkungan RW, Keagamaan RW
LEMBAGA
Jumlah 1
Dasar hukum pembentukan Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus 5 orang
Alamat kantor Jl. Panembahan Senopati no 18
Ruang lingkup kegiatan 1 Jenis, Yakni pemberdayaan masyarakat tingkat desa
C. TINGKAT PARTISIPASI POLITIK
Jenis Pemilihan: Pemilu Kepala Desa/Kelurahan
Jumlah Wanita yang memiliki hak pilih 726 orang
Jumlah Pria yang memiliki hak pilih 713 orang
Jumlah Wanita yang memilih 726 orang
Jumlah Pria yang memilih 713 orang
D. LEMBAGA EKONOMI
1. Lembaga Ekonomi, dan

Unit Usaha Desa/ Kelurahan

Jumlah/unit Jumlah Kegiatan Jumlah pengurus dan Anggota
Koperasi Unit Desa 0 0 0
Koperasi Simpan Pinjam 1 2 3
Kelompok Simpan Pinjam 13 13 39
Bumdes 1 2 0
Jumlah 15
2. Jasa Lembaga Keuangan Jumlah/unit Jumlah Kegiatan Jumlah pengurus
Jasa Asuransi 0 0 0
Lembaga Keuangan Non Bank 0 0 0
Bank Perkreditan Rakyat 0 0 0
Pegadaian 0 0 0
Bank Pemerintah 0 0 0
Jumlah 0
3. Industri Kecil dan Menengah
Industri makanan 0 0 0
Industri Alat rumah tangga 0 0 0
Industri Material Bahan Bangunan 0 0 0
Industri Alat Pertanian 0 0 0
Industri Kerajinan 0 0 0
Rumah makan dan restoran 0 0 0
Jumlah 0
4. Usaha Jasa Pengangkutan Jumlah Pemilik Kapasitas Tenaga Kerja
Jumlah pemilik Angkutan Desa/Perkotaan 1 orang 11 orang 1 orang
Angkutan Sungai
Angkutan Laut
Angkutan Udara
Ekspedisi Dan Pengiriman
5. Usaha Jasa dan Perdagangan Jumlah Jenis produk yg diperdagangkan (umum,sayuran, barang & jasa, tambang, dll Jumlah Tenaga Kerja yang terserap
Industri Caroseri/cat mobil 1 unit 0 jenis 0 orang
6. Usaha Jasa Hiburan
Group Musik/Band 2 unit 0 jenis 13 orang
7. Usaha Jasa Gas, Listrik, BBM Dan Air
Usaha Penyewaan Tenaga Listrik 1 unit 0 jenis 0 orang
Pengecer Gas dan Bahan Bakar Minyak 12 unit 0 jenis 2 orang
8. Usaha Jasa Keterampilan Jumlah Jumlah Jenis produk yang diperdagangkan Jumlah Tenaga Kerja

yang terserap

Tukang Kayu 6 unit 0 jenis 5 orang
Tukang Batu 17 unit 0 jenis 34 orang
Tukang Jahit/Bordir 3 unit 0 jenis 0 orang
Tukang Cukur 1 unit 0 jenis 0 orang
Tukang Service Elektronik 1 unit 0 jenis 0 orang
Tukang Besi 2 unit 0 jenis 5 orang
Tukang Gali Sumur 2 unit 0 jenis 5 orang
Tukang Pijat/Urut/Pengobatan 4 unit 0 jenis 0 orang
9. Usaha Jasa Hukum dan Konsultansi
10. Usaha Jasa Penginapan
Kontrakan Rumah 18 unit 0 jenis 0 orang

E. LEMBAGA PENDIDIKAN

1. Pendidikan Formal
Nama Jumlah Status (Terdaftar, terakreditasi) Kepemilikan Jumlah Tenaga Pengajar Jumlah siswa/ Mahasiswa
Pemerintah Swasta Desa /

Kelurahan

TK 1 Terdaftar 0 0 1 2 23
SD 1 Terakreditasi 1 0 0 9 215
SMA 1 Terakreditasi 0 1 0 9 57
2. Pendidikan Formal Keagamaan
Nama Jumlah Status (Terdaftar, terakreditasi) Kepemilikan Jumlah Tenaga Pengajar Jumlah siswa/ Mahasiswa
Pemerintah Swasta Dll
Raudhatul Athfal 1 0 0 1 0 4 35
F. LEMBAGA ADAT
1. Keberadaan Lembaga Adat
Pemangku Adat 0
Kepengurusan Adat 0
2. Simbol Adat
Rumah Adat 0
Barang Pusaka 0
Naskah-naskah 0
Lainnya 0
3. Jenis Kegiatan Adat
Musyawarah adat 0
Sanksi Adat 0
Upacara Adat Perkawinan 1
Upacara Adat Kematian 1
Upacara Adat Kelahiran 1
Upacara Adat dalam bercocok tanam 1
Upacara Adat bidang perikanan/laut 0
Upacara Adat bidang kehutanan 0
Upacara Adat dalam Pengelolaan sumber daya alam 0
Upacara adat dalam Pembangunan rumah 0
Upacara adat dalam penyelesaian masalah/konflik 0
G. LEMBAGA KEAMANAN
1. Hansip dan Linmas
Keberadaan Hansip dan Linmas 1
Jumlah anggota Hansip 7 orang
Jumlah anggota Satgas Linmas 17 orang
Pelaksanaan SISKAMLING 1
Jumlah Pos Kamling 5 buah
2. Satpam Swakarsa
Keberadaan SATPAM SWAKARSA 0
Jumlah anggota 0 orang
Nama organisasi induk
Pemilik organisasi 0
Keberadaan organisasi keamanan lainnya 0
3. Kerjasama Desa/Kelurahan dengan TNI – POLRI dalam Bidang TRANTIBLINMAS
Mitra Koramil / TNI 1
Jumlah anggota 0 Orang
Jumlah kegiatan 0 Jenis kegiatan
Lainnya
Babinkamtibmas / POLRI 1
Jumlah anggota 0 Orang
Jumlah kegiatan 0 Jenis kegiatan
Lainnya

Pranala luar[sunting | sunting sumber]