Ibun abadi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Permafrost)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Peta ibun abadi di lintang utara

Dalam geologi, ibun abadi[1] (bahasa Inggris: permafrost) adalah lapisan tanah beku yang berada di bawah suhu 0°C selama beberapa tahun. Ibun abadi terbentuk dari es-es yang menggenggam berbagai macam tanah, pasir, dan bebatuan.[2]

Ibun abadi umumnya terletak di lintang tinggi, yaitu dekat kutub utara dan selatan.[3] Ibun abadi biasa terbentuk dalam iklim dengan suhu udara rata-rata tahunan kurang dari titik beku air.

Jenis[sunting | sunting sumber]

Ibun abadi tidak selalu terbentuk dalam satu lapisan utuh. Ada dua jenis distribusi ibun abadi, yaitu kontinu (sinambung) dan diskontinu (tidak sinambung).[4]

Ibun abadi kontinu merupakan lapisan material beku yang membentang terus-menerus. Ibun abadi kontinu melebar di bawah permukaan, kecuali badan air besar di wilayahnya. Daerah Siberia di Rusia memiliki ibun abadi kontinu.

Ibun abadi diskontinu terbagi ke dalam beberapa wilayah terpisah. Beberapa ibun abadi yang ada di wilayah bayangan gunung atau vegetasi lebat tetap beku sepanjang tahun. Beberapa bagian lainnya yang terkena matahari akan meleleh pada musim panas selama beberapa pekan. Daratan dekat Teluk Hudson, Kanada, memiliki ibun abadi diskontinu.

Flora dan fauna[sunting | sunting sumber]

Hanya tumbuh-tumbuhan yang berukuran pendek, mempunyai akar yang pendek, dan mempunyai daya tahan yang tinggi yang mampu hidup di kawasan tanah ini. Contoh tumbuh-tumbuhan tersebut adalah lumut, lumut kerak, dan sebagainya. Satwa liar yang hidup di kawasan ini terbatas karena iklim ekstrem. Contoh satwa-satwa tersebut adalah beruang kutub, karibu, kuda Artik, dan sebagainya.

Dampak pencairan ibun abadi[sunting | sunting sumber]

Pencairan ibun abadi di Pulau Herschel, Kanada, pada tahun 2013

Ketika Bumi menghangat, ibun abadi mulai mencair. Peristiwa ini menyebabkan es yang tersimpan di dalamnya meleleh serta menyisakan tanah dan makhluk hidup yang ada di dalamnya.

Bangunan modern di wilayah ibun abadi dibangun di atas pilar-pilar untuk menghindari pencairan ibun abadi karena suhu dalam ruangan.

Desa-desa di daerah kutub dibangun di atas ibun abadi. Ketika ibun abadi mencair, permukaannya menjadi tidak sekeras sebelumnya sehingga dapat merusak rumah-rumah yang dibangun di atasnya.[2] Karena massa jenis es dan air berbeda, beberapa bagian menyusut ketika mencair sehingga jalanan dan prasarana lainnya bergelombang.

Jika pencairan ini terjadi di hutan atau vegetasi lebat, keadaan tanah yang bergelombang akan mengakibatkan pepohonan miring secara acak. Hal ini biasa disebut hutan mabuk. Peristiwa ini juga dapat memperkirakan waktu mulai pencairan ibun abadi dengan melihat umur pepohonan. Hutan bisa rusak karena hal ini.[5]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. "KBBI Daring". KBBI V. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Diakses tanggal 23 Mei 2020. 
  2. ^ a b Doyle, Heather (23 April 2020). "What Is Permafrost?". NASA Climate Kids. Diakses tanggal 23 Mei 2020. 
  3. ^ Denchak, Melissa (26 Juni 2018). "Permafrost: Everything You Need to Know". NRDC. Diakses tanggal 23 Mei 2020. 
  4. ^ "Permafrost - Encyclopedic Entry". National Geographic Society. Diakses tanggal 23 Mei 2020. 
  5. ^ Osterkamp, T.E.; Viereck, L.; Shur, Y.; Jorgenson, M.T.; Racine, C.; Doyle, A.; Boone, R.D. (2000). "Observations of Thermokarst and Its Impact on Boreal Forests in Alaska, USA". Arctic, Antarctic, and Alpine Research. INSTAAR, Universitas of Colorado. 32 (3): 303–315. doi:10.2307/1552529. JSTOR 1552529. Di situs-situs yang umumnya diliputi oleh ibun abadi yang kaya akan es, ekosistem hutan dapat benar-benar hancur ... Ujung pohon di tepi termokarst dapat digunakan untuk mengetahui umur waktu pencairan ibun abadi yang mendasari .... 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]