Perguruan Wahidin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Perguruan Wahidin
華希寧學校
中華公學
Perguruan Wahidin.jpg
Informasi
Didirikan 09 September 1957[1]
Jenis Swasta
Akreditasi A
Kepala Sekolah SD : Erlinarty Wijaya[2]
SMP : A. Riadi[3]
SMA : Nur Sugiarto [4]
Program/jurusan/
peminatan
SMA : IPA, IPS
Kurikulum SD : Kurikulum K-13
SMP : Kurikulum K-13
SMA : Kurikulum KTSP
Jumlah siswa SD : 820[2]
SMP : 541[3]
SMA: 473[4]
Alamat
Lokasi Jalan Pahlawan No.109 D, Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau,  Indonesia
Tel./Faks. SD : 0767-21413, SMP : 0767-24770, SMA : 0767-20122
Moto

Perguruan Wahidin adalah sebuah lembaga pendidikan formal swasta nasional yang berada di kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau yang dikelola oleh Yayasan Perguruan Wahidin. Perguruan Wahidin terdiri dari tingkat pendidikan TK, SD, SMP, dan SMA.

Sekolah Perguruan Wahidin merupakan lembaga pendidikan yang tertua dan terbesar di Kabupaten Rokan Hilir[5] dengan mayoritas siswanya berasal dari warga keturunan Tionghoa yang bermukim di Bagansiapiapi dan sekitarnya.[6] Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, total peserta didik yang menempuh pendidikan di Perguruan Wahidin dari tingkat SD, SMP, dan SMA adalah 1.834 siswa.[2][3][4]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Cikal bakal Perguruan Wahidin adalah sekolah Tionghoa yang bernama Zhōnghuá Gōng Xué (Hanzi Tradisional: 中華公學; Hanzi Sederhana: 中华公学) atau Chung Hwa Public School (Sekolah Umum Tionghoa). Sekolah ini merupakan penyatuan dari dua sekolah Tionghoa, yakni sekolah Jingcun (競存) dan Minde (民德) pada tahun 1938 atas upaya dan jerih payah dari Inyo Beng San, Kapitan Tionghoa di Bagansiapiapi saat itu.[1][7]

Pertengahan tahun 1957, penguasa militer menetapkan semua pelajar yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dan yang tidak bisa membuktikan dirinya WNI adalah Warga Negara Asing (WNA) yaitu pelajar yang memiliki dwikewarganegaraan dilarang bersekolah di sekolah asing mana pun di Indonesia, termasuk sekolah asing Tionghoa.

Situasi sosial politik nasional tersebut bergulir sampai ke kota Bagansiapiapi. Pada tahun 1957, B.A. Rahim, wedana Bagansiapiapi saat itu, berinisiatif menemui pengelola atau pengurus sekolah Chung Hwa Public School dengan memberi saran positif agar Chung Hwa Public School diubah statusnya dari sekolah asing menjadi sekolah berstatus nasional. Saran tersebut disambut positif oleh pengurus Chung Hwa Public School dan pada tanggal 9 September 1957 secara resmi mengubah status Chung Hwa Public School dari semula berstatus asing menjadi Sekolah Nasional Asal Asing (SNAA). Bersamaan dengan itu nama Chung Hwa Public School (SNAA) berubah nama menjadi Wahidin dan selanjutnya disebut Sekolah Nasional Wahidin.[1]

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Prestasi yang berhasil dicapai peserta didik Yayasan Perguruan Wahidin di antaranya :

2010[8]
  • Nilai tertinggi Ujian Nasional se-Rokan Hilir untuk Jurusan IPA atas nama Santi dengan nilai 92,30
  • NIlai tertinggi Ujian Nasional se-Rokan Hilir untuk Jurusan IPS atas nama Sandy dengan nilai 85,90.
  • Utusan Rokan Hilir untuk mengikuti seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) di tingkat Provinsi Riau atas nama Charles Kho (Juara II bidang studi Fisika), Heri (Juara I bidang studi Matematika), dan Dina Setia Lina (Juara I bidang studi Ekonomi).
2016
  • Juara III Festival Marching Drumband se-Rokan Hilir yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir pada tanggal 22 September 2016 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hilir ke-17 tahun 2016.[9]

Mars Perguruan Wahidin[sunting | sunting sumber]

Lagu Mars Perguruan Wahidin diciptakan oleh Bapak H. Misran Rais pada tahun 1980.[10] Lirik lagunya sebagai berikut :

Mars Perguruan Wahidin

Yayasan Perguruan Wahidin sekolah nasional kita
Membimbing dan pendidikan bangsa
Mengasuh jiwa dan raga
Membangun cita-cita mulia
Harapan putri dan putra
Membina masyarakat sejati untuk Ibu Pertiwi

ref 1 : Perguruan Wahidin sekolah nasional kita
Setiap saat sedia tiada mengenal lelah
Marilah semuanya pelajar
Tunjukkan darmabaktimu

ref 1 & 2 : Sadarlah sadar di masa depan
Untuk Nusa dan Bangsa

Misran Rais, [11]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Sudarno Mahyudin (24 Agustus 2015). "Sejarah Perguruan Wahidin". Ikatan Alumni Perguran Wahidin. Diakses tanggal 07 Desember 2016.  Periksa nilai tanggal di: |accessdate= (bantuan)
  2. ^ a b c "(10405187) SD WAHIDIN". Tim Dapodikbud. Diakses tanggal 08 Desember 2016.  Periksa nilai tanggal di: |accessdate= (bantuan)
  3. ^ a b c "(10405206) SMPS PERGURUAN WAHIDIN". Tim Dapodikbud. Diakses tanggal 08 Desember 2016.  Periksa nilai tanggal di: |accessdate= (bantuan)
  4. ^ a b c "(10403249) SMAS WAHIDIN". Tim Dapodikbud. Diakses tanggal 08 Desember 2016.  Periksa nilai tanggal di: |accessdate= (bantuan)
  5. ^ Andi Gunawan Riothallo (10 September 2009). "HUT Ke-52 Tahun Wahidin Dirayakan Sederhana". Kabar Indonesia. Diakses tanggal 07 Desember 2016.  Periksa nilai tanggal di: |accessdate= (bantuan)
  6. ^ "Masuki Usia 57, YPW Bagansiapiapi Beri Penghargaan Para Guru". Jia Xiang. 13 September 2014. Diakses tanggal 07 Desember 2016.  Periksa nilai tanggal di: |accessdate= (bantuan)
  7. ^ 鄭淑惠 (1956). "母校簡史". Buku Kenangan Asal Muasal Sekolah Yayasan Perguruan Wahidin Bagansiapiapi. 中華公學. hlm. 56. 
  8. ^ Ir. Nur Sugiarto (Agustus 2010). "IAPW Magz". Ikatan Alumni Perguruan Wahidin. hlm. 33-34.  Parameter |chapter= akan diabaikan (bantuan)
  9. ^ "Di Festival Marching Drumband se-Rohil, "Sang Surya" Raih Juara Umum II". Delik Riau. 26 September 2016. Diakses tanggal 09 Desember 2016.  Periksa nilai tanggal di: |accessdate= (bantuan)
  10. ^ Buku Anugerah Seni 2007 Dewan Kesenian Riau. Dewan Kesenian Riau. 17 Mei 2009. hlm. 21-22. 
  11. ^ "Paduan Suara RA 3 IAPW 2016". 15 September 2016. Diakses tanggal 09 Desember 2016.  Periksa nilai tanggal di: |accessdate= (bantuan)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]