Penyebab Perang Dunia II

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kapal perang Jerman Schleswig-Holstein menyerang benteng-benteng Polandia pada permulaan perang, 1 September 1939.
Destroyer USS Shaw meledak pada waktu terjadi Serangan Pearl Harbor, 7 Desember 1941.

Penyebab Perang Dunia II yang utama dalam jangka panjang adalah tumbuhnya fasisme Italia pada tahun 1920-an, militerisme Jepang serta serangannya terhadap Tiongkok pada tahun 1930-an, dan secara khusus, perebutan kekuaasaan politik di Jerman pada tahun 1933 oleh Adolf Hitler dengan partainya, Nazi, serta kebijakan politik luar negerinya yang agresif.[1][2] Penyebab langsung adalah Britania dan Perancis menyatakan perang terhadap Jerman setelah Jerman menyerang Polandia pada bulan September 1939.[3]

Secara luas, penyebab Perang Dunia II dibedakan menjadi 2, yaitu Penyebab Umum dan Penyebab Khusus

Penyebab Umum[sunting | sunting sumber]

Penyebab umum terjadinya Perang Dunia II antara lain:

Ini berarti merupakan tantangan terhadap imperialisme Inggris, Perancis, dan Amerika Serikat.

Penyebab Khusus[sunting | sunting sumber]

Eropa[sunting | sunting sumber]

Serangan terhadap Polandia[sunting | sunting sumber]

Uni Soviet bergabung dengan Jerman dalam Invasi Polandia.

Antara tahun 1919 dan 1939 Polandia mengupayakan kebijakan keseimbangan antara Uni Soviet dan Nazi Jerman dengan mengadakan perjanjian non-agresi bersama keduanya.[4] Pada awal tahun 1939 Jerman menuntut Polandia untuk masuk ke dalam Pakta Anti-Komintern sebagai negara satelit Jerman.[5] Karena kuatir kehilangan kemerdekaannya, Polandia menolak, dan Hitler mengatakan kepada para jenderalnya pada tanggal 23 Mei 1939 bahwa alasan untuk menyerangan Polandia adalah "Danzig bukanlah obyek yang dituju. Untuk kita, ia merupakan pelebaran dari ruang hidup (Lebensraum) di Timur."[6] Untuk menakut-nakuti Hitler, Britania dan Perancis mengumumkan bahwa invasi terhadap Polandia berarti perang, serta berusaha meyakinkan Uni Soviet untuk bersama-sama dalam tindakan ini. Moskow nampaknya sepakat tetapi menyadari bahwa ia dapat menguasai negara-negara Baltik serta bagian-bagian Polandia jika bersekutu dengan Jerman, sehingga Uni Soviet melakukan perjanjian pada bulan Agustus 1939. Upaya London gagal, karena Hitler tidak memperkirakan perang yang melebar. Jerman menyerang Polandia pada tanggal 1 September 1939 serta menolak tuntutan Britania dan Perancis untuk mundur, sehingga kedua negara itu menyatakan perang terhadap Jerman pada tanggal 3 September 1939 sesuai perjanjian pertahanan yang mereka tanda tangani bersama Polandia dan telah diumumkan secara publik.[7][8]

Serangan terhadap Uni Soviet[sunting | sunting sumber]

Jerman menyerang Uni Soviet pada bulan Juni 1941. Hitler percaya Uni Soviet dapat dikalahkan dalam suatu serangan kilat dan terus menerus mengingat keadaan Uni Soviet yang tidak siap perang, serta berharap kemenangan itu akan memaksa Britania mengadakan negosiasi dan mengakhiri peperangan. Hitler juga ingin mendahului menyerang Uni Soviet sementara Uni Soviet lengah.[9]

Asia Pasifik[sunting | sunting sumber]

Perang Dunia di Pasifik disebabkan oleh serbuan Jepang tanpa peringatan terhadap Pangkalan Armada Angkatan Laut Amerika di Pearl Harbour, Hawaii, pada tanggal 7 Desember 1941.[10] Pada saat yang sama, pasukan Jepang menyerang Persemakmuran Filipina yang dikuasai oleh Amerika Serikat, serta Malaya, Singapura, dan Hong Kong yang dikuasai oleh Kekaisaran Britania. Serangan-serangan ini menyebabkan Amerika Serikat dan Britania Raya menyatakan perang terhadap Jepang pada hari berikutnya.

Empat hari kemudian Amerika Serikat terbawa dalam perang Eropa ketika pada tanggal 11 Desember 1941, Nazi Jerman dan Fasis Italia menyatakan perang terhadap Amerika Serikat. Hitler memilih untuk mengumumkan bahwa en:Tripartite Pact:Pakta Tripartit mengharuskan Jerman mengikuti pernyataan perang Jepang; meskipun sesungguhnya kapal-kapal perusak Amerika Serikat yang mengawal konvoi sudah berperang melawan kapal selam ("U-boat) Jerman dalam Perang Atlantik. Pernyataan ini secara efektif mengakhiri sentimen isolasionis di Amerika Serikat, di mana Amerika Serikat segera membalas dengan secara resmi memasuki perang di Eropa.[11]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Bruno Coppieters; N. Fotion (2008). Moral Constraints on War: Principles and Cases. Lexington Books. p. 6. 
  2. ^ Bauer, Yehuda. "Why Did World War II Break Out?". Yadvashem.org. Diakses tanggal 16 January 2014. 
  3. ^ Bernard Wasserstein, Barbarism and Civilization: A History of Europe in our Time (2007) pp 158-64, 173-89
  4. ^ Białe plamy-czarne plamy: sprawy trudne w polsko-rosyjskich - Page 191 Polsko-Rosyjska Grupa do Spraw Trudnych, Adam Daniel Rotfeld, Anatoliĭ Vasilʹevich Torkunov - 2010
  5. ^ John Lukacs, The Last European War: September 1939 - December 1941 p 31
  6. ^ "Bericht über eine Besprechung (Schmundt-Mitschrift)". 
  7. ^ Halik Kochanski, The Eagle Unbowed: Poland and the Poles in the Second World War (2012) pp 34–93
  8. ^ Zara Steiner, The Triumph of the Dark: European International History, 1933–1939 (2011) pp 690–92, 738-41
  9. ^ Bradley, John; Buell, Thomas (2002). Why Was Barbarossa Delayed? The Second World War: Europe and the Mediterranean. Square One Publishing. ISBN 0-7570-0160-2.
  10. ^ Howard W. French (December 9, 1999). "Pearl Harbor Truly a Sneak Attack, Papers Show". The New York Times. 
  11. ^ Lihat Pernyataan perang Amerika Serikat terhadap Italia dan Pernyataan perang Amerika Serikat terhadap Jerman (1941)

Pustaka tambahan[sunting | sunting sumber]

  • Bell, P. M. H. The Origins of the Second World War in Europe. (1986). 326 pp.
  • Boyce, Robert, and Joseph A. Maiolo. The Origins of World War Two: The Debate Continues (2003) excerpt and text search
  • Eubank, Keith. The Origins of World War II (2004), short survey
  • Carley, Michael Jabara 1939 : the Alliance that never was and the coming of World War II, Chicago: I.R. Dee, 1999 ISBN 1-56663-252-8.
  • Dallek, Robert. Franklin D. Roosevelt and American Foreign Policy, 1932–1945 (1995).
  • Deist, Wilhelm et al., ed. Germany and the Second World War. Vol. 1: The Build-up of German Aggression. (1991). 799 pp., official German history
  • Dutton, David Neville Chamberlain, ( Oxford University Press, 2001) ISBN 0-340-70627-9.
  • Evans, Richard J. The Third Reich in Power (2006)
  • Feis, Herbert. The Road to Pearl Harbor: The coming of the war between the United States and Japan. classic history by senior American official.
  • Finney, Patrick. The Origins of the Second World War (1998), 480pp
  • Goldstein, Erik & Lukes, Igor (editors) The Munich crisis, 1938: Prelude to World War II, (London: Frank Cass, 1999) ISBN 0-7146-8056-7.
  • Hildebrand, Klaus The Foreign Policy of the Third Reich, translated by Anthony Fothergill, London, Batsford 1973.
  • Hillgruber, Andreas Germany and the Two World Wars, translated by William C. Kirby, Cambridge, Mass. : Harvard University Press, 1981 ISBN 0-674-35321-8.
  • Lamb, Margaret and Tarling, Nicholas. From Versailles to Pearl Harbor: The Origins of the Second World War in Europe and Asia. (2001). 238 pp.
  • Langer, William L. and S Everett Gleason. The Challenge to Isolation: The World Crisis of 1937–1940 and American Foreign Policy (1952); The Undelcared War: 1940–1941: The World Crisis and American Foreign Policy (1953)
  • Mallett, Robert. Mussolini and the Origins of the Second World War, 1933–1940 (2003) excerpt and text search
  • Overy, Richard and Wheatcroft, Andrew. The Road to War. (1990). 364 pp.
  • Overy, Richard & Mason, Timothy "Debate: Germany, "Domestic Crisis" and War in 1939" pages 200–240 from Past and Present, Number 122, February 1989.
  • Steiner, Zara. The Triumph of the Dark: European International History, 1933–1939 (Oxford History of Modern Europe) (2011) 1236pp
  • Strang, G. Bruce On The Fiery March: Mussolini Prepares For War, (Praeger Publishers, 2003) ISBN 0-275-97937-7.
  • Thorne, Christopher G. The Issue of War: States, Societies, and the Coming of the Far Eastern Conflict of 1941–1945 (1985) sophisticated analysis of each major power.
  • Tohmatsu, Haruo and H. P. Willmott. A Gathering Darkness: The Coming of War to the Far East and the Pacific (2004), short overview.
  • Watt, Donald Cameron How war came: the immediate origins of the Second World War, 1938–1939, New York : Pantheon, 1989 ISBN 0-394-57916-X.
  • Weinberg, Gerhard.The Foreign Policy of Hitler's Germany: Diplomatic Revolution in Europe, 1933-36 (v. 1) (1971); The Foreign Policy of Hitler's Germany: Starting World War II, 1937–1939 (vol 2) (University of Chicago Press, 1980) ISBN 0-226-88511-9.
  • Young, Robert France and the Origins of the Second World War, New York : St. Martin's Press, 1996 ISBN 0-312-16185-9.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]