Pembicaraan:Islam

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
ProyekWiki Islam (Dinilai Top)
Ikon ProyekWikiArtikel berada dalam lingkup ProyekWiki Islam, sebuah upaya untuk mendorong penyusunan yang lebih baik, distribusi isi, rujukan silang antar halaman yang berhubungan dengan Islam. Silahkan ikut serta dengan menyunting artikel Islam, atau mengunjungi halaman proyek untuk keterangan lebih lanjut.
 ???  Artikel ini belum dinilai pada skala kualitas proyek.
 Sangat tinggi 
Sangat penting
 
Mantan artikel pilihan Artikel ini adalah mantan artikel pilihan. Silakan lihat halaman nominasi awalnya (untuk artikel lama, lihat arsip nominasi) dan alasan pembatalannya.


Islamberasal dari bahasa Arab yaitu aslama-yuslimuyang artinya menyelematkan. jadi dari arti etimologi ini sudah bisa menduga dan menebak bahwa misi dan visi Islam adalah tentang penyelematan.jadi sebagai seorang muslim atau muslimat hendaknya ia bisa menyelamatkan dirinya dan oranglain. atau dengan bahasa awamnya seorang muslim hendaknya bermanfaat bagi dirinya dan orang lain juga bisa mengambil manfaat darinya.untuk itu diperlukan penataan diri sendiri atau memahami diri sendiri.karena dalam diri sendiri saja terdapat musuh yang besar yaituego/hawa nafsu.maka jika seorang muslim bisa mengendalikan hawa nafsunya maka dia akan mengerti siapakah dirinya.kemudian jika dia sudah mengerti akan siapa dirinya dia akan mudah untuk memahami dan mengerti orang lain. dia akan mudah mencintai orang lain seperti mencintai dirinya orang lain. seorang sufi mengatakan :Engkau tak akan mengenal Allah, selama Egomu menyertaimu. karena Ego tidak menyukai manusia universal.


What’s in a name: din, agama atau religion. Itu semua hanya pemberian makna kepada istilah tersebut. Jadi tidak benar kalau dikatakan bahwa agama dan din itu tidak sama. Seorang filsuf eropa, mungkin Ferdinand de Saussure pernah mengulas perbedaan antara signifiant dan signifie atau yang merujuk dan yang dirujuk. Seekor anjing bisa saja disebut kucing dan sebaliknya tergantung pada pemakainya.

Hmmm, ini mungkin kasus non-NPOV, akan saya lihat. Meursault2004 11:02, 12 Apr 2005 (UTC)

Islam adalah sebuah din. Memang banyak orang muslim yang tidak mengetahui antara perbedaan din dengan agama. Secara garis besar din adalah suatu sistem. Sedangkan agama adalah peraturan yang bersifat vertikal saja. Bahkan jika diteliti secara bahasa, din mempunyai banyak makna sehingga akan nampak luasnya islam dalam mengatur segi-segi kehidupan manusia. Tetapi jika islam diartikan agama maka islam akan mempunyai makna yang sangat sempit sehingga tidak akan nampak keluasan islam dalam mengatur kehidupan manusia.

     Sekali lagi, setiap muslim wajib mendalami bahasa arab secara luas dan kaffah. Karena kelemahan kaum muslim saat ini adalah ketidakcerdasan dan ketidakseriusan dalam mengilmui islam itu sendiri.

Abu jafar 06:40, 22 Agustus 2006 (UTC)

Restruktur[sunting sumber]

Permisi, tadi nyobain ngrestruktur Islam biar informasinya lebih sistematis n jelas (mencoba meniru islam di wiki en).Baru halfwork, btw untuk ngubah template yang ada di kanan (artikel ini bagian dari seri islam) itu gimana? Mohon pencerahannya, maklum newbie :D . Btw sepakat ma mersault link wikinya kayaknya kebanyakan, tapi berhubung saya baru lihat pesannya skrg jadi belum sempat ngedit, nanti saya coba insya Allah. Wd 11:29, 19 Maret 2006 (UTC)

Templat yg di kanan itu bisa diubah dengan mengubah isi Templat:Islam. Hayabusa future (bicara) 11:31, 19 Maret 2006 (UTC)

Islam memang din yang diturunkan oleh Alloh Rabbul'alamin. Seyogyanya kaum muslimin harus memahami Alloh dengan benar. Banyak kaum muslimin yang menyebut Alloh itu Tuhan dan menggunakan kata itu dalam berdoa. Sebenarnya didalam islam tidak ada kata atau istilah Tuhan. Hal ini berdasarkan firman Alloh dalam surat Al A'rof (7) ayat 180 "Hanya milik Alloh al-Asma'ul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut al-Asma'ul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan". Dari ayat ini kita mendapatkan beberapa kesimpulan, diantaranya:

  • ) Didalam al-Asma'ul Husna tidak ada kata Tuhan
  • ) Wajib berdoa dan berdzikir dengan menyebut nama al-Asma'ul Husna
  • ) Wajib meninggalkan orang-orang yang salah dalam menyebut al-Asma'ul Husna
  • ) Jika salah menyebut maka akan dibalasi perbuatannya langsung oleh Alloh

Jadi jika mengaku seorang muslim yang kaffah maka tidak boleh menyebut nama Alloh dengan kata Tuhan. Karena jika dilanggar maka sama saja melanggar ayat Alloh yang akibatnya adalah dosa. Mari bertaubat dan tidak mengulangi lagi perbuatan yang salah dalam beribadah dan beribadahlah yang sesuai dianjurkan oleh Alloh dan Rosul-Nya.

Dalam perspektif komunikasi antar manusia, bahasa menjadi media perantaranya. Dan Al Quran diturunkan dalam bahasa arab. Manusia terbukti tidak semuanya taat kepada Allah, sehingga mereka ada yang mengambil sesembahan lain. Sesembahan inilah yang sebenarnya bagian dari pemahaman akan makna "ilah". Bagi orang musyrik mereka memilih patung sebagai sesembahan. Artinya mereka ber-ilah kepada patung. Dan bagi orang Islam harus menyembah kepada Allah. Dengan demikian Allah sebagai sesembahan manusia, dia berperan sebagai ilah bagi umat Islam. Bahkan hawa nafsu pun dijadikan ilah oleh manusia. Dengan demikian secara ilah dan Allah disebut dalam satu kalimat syahadat. Bukan La Allah illa Allah. Jadi pada dasarnya penyebutan Tuhan bagi orang Islam dalam berdoa memberikan kesan tidak tegasnya mereka menyeru kepada Allah. Dan anjuran agar menyeru kepada Allah lebih tegas dibanding menyeru kepada Tuhan.
Dalam artikel ini mohon "Allah" jangan diterjemahkan sama dengan terjemahan "ilah". Tapi "ilah" agar diterjemahkan sebagai tuhan, dan "Allah" tetap Allah. Dasarnya ialah, dalam Al Quran, Allah memperkenal "diri"Nya sebagai ilah bagi manusia (QS 20 : 14 dan ditegaskan pd ayat 98).
Djoko s pesan02:31, 3 April 2008 (UTC)

Agama dengan pertumbuhan tercepat?[sunting sumber]

Sumber Anda hanya menyatakan angka pertumbuhan agama Islam tinggi. Ini bukan berarti Islam adalah agama dengan pertumbuhan tercepat.

Islam is growing about 2.9% per year. This is faster than the total world population which increases about 2.3% annually. It is thus attracting a progressively larger percentage of the world's population [1]. Memang betul, saya setuju dengan pernyataan Anda. Suntingan yang Anda lakukan saya pikir cukup tepat. Thx. -- IvanLanin 09:00, 11 Mei 2006 (UTC)

Yepp, dan kayaknya refrensi tambahan anda lebih bermutu :). Btw kalimat di demografi sy perhalus dikit Wiendietry Japri 10:04, 11 Mei 2006 (UTC)

Minta pembuktian[sunting sumber]

"Utsman bin Affan kemudian mengirimkan duplikat dari versi kompilasi ini ke seluruh penjuru kekuasaan Islam pada masa itu dan memerintahkan agar semua versi selain itu dimusnahkan untuk keseragaman"

apakah hal ini benar?? dari mana sumbernya? ada link nya? sepengetahuan saya utsman gak pernah (lagian gak akan berani) memusnahkan kitabnya sendiri.. lagian versi lainnya itu versi siapa!! kan Qur'an pertama itu ya Qur'annya utsman... ustman tidak memusnahkan, tetapi memisahkan antara hadist dan Qur'an (kalimat Allah dan kalimat manusia (Nabi Muhammad) sangat mudah di bedakan.

sepertinya anda salah menginterpretasikan maksud meng-kompilasi. Silahkan anda baca artikel Abu Bakar dan Qur'an mungkin anda bisa lebih mengerti maksudnya :). Singkat kata umar menstandarkan tata cara penulisan mushaf al qur'an, dan mushaf utsmani inilah yang kita kenal hingga sekarang, btw pengumpulan hadits sendiri adalah hal yg berbeda jangan anda campur adukkan ntar bingung sendiri Wiendietry Japri 08:31, 3 Juli 2006 (UTC)

owww... ok, maaf saya gak baca yang bagian itu^^

Din, Agama, Religion[sunting sumber]

Menurut pemahaman saya antara din, agama dan religion itu hanya beda bahasanya. Tiada lain soal translasi dari bahasa arab, indonesia atau bahasa inggris. Sedangkan keunggulan Islam dibandingkan agama lainnya tidak mengurangi makna agama atau religi dari makna din sebagaimana yang dimaksud dalam Al-Quran (misal : Al-Kaafiruun QS 109 : 6 yang menunjuk agama orang kafir dengan sebutan "diinukum"). Jadi tidak ada salahnya agama umat non muslim disebut sebagai din (non islam). Din, agama atau religion itu adalah penghambaan manusia kepada tuhannya. Penghambaan ini juga sering digantikan dengan pengabdian. Bagi penganut agama diluar Islam, merupakan penghambaan kepada tuhannya (tergantung ajaran agama masing-masing). Bagi penganut agama Islam merupakan penghambaan kepada Allah subhaanahu wa ta'la. Allah yang tidak bisa dimisalkan dengan apapun. Yang dimaksud penghambaan itu dalam bahasa Alquran ialah u'budu atau IBADAH sebagaimana dalam surat Adz Dzariyaat QS 51 : 56 ("Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku"). Oleh sebab itu tidak salah juga kalau Diinul-Islam diterjemahkan ke bahasa Indonesia sebagai Agama Islam.

penerjemahan din menjadi agama dalam bahasa indonesia tampaknya sudah bagus. hanya saja perlu diperhatikan bahwa hal ini kurang sempurna benar. dalam terjemahan versi depag "milah ibrahim" juga diterjemahkan sebagai "agama ibrahim". jadi jika din dan milah sama-sama diterjemahkan menjadi agama (walaupun sudah mencukupi dalam pemahaman sehari hari) namun tidak mencukupi dalam pemahaman lebih lanjut. sebagai contoh Rabb, Ilah dan khaliq. dalam terjemahan depag semua diterjemahkan sebagai Tuhan. padahal pemakaiannya berbeda konteks, Rabb lebih menekankan Tuhan sebagai pemilik, Ilah lebih menekankan Tuhan sebagai sembahan dan khalik lebih menekankan tuhan sebagai pencipta. OK semua itu atribut dari Tuhan, namun untuk lebih mendalamnya, jika kita hanya membaca terjemahan, kita tak tahu dalam konteks apa suatu ayat berbicara. jadi untuk kata bahasa asing (arab) yang padanannya kurang lengkap, (apalagi istilah keagamaan) lebih baik kita gunakan sedekat bahasa aslinya. agar suatu saat kata din dan milah bisa populer dan orang islam di indonesia paham perbedaannya.Sudono007 16:54, 12 Februari 2007 (UTC)

Di sub judul Beberapa Pendapat pada item 5 nampaknya sudah diungkapkan perbedaan din dan milah. Djoko s pesan18:09, 12 Februari 2007 (UTC)

Al-Islamu Ad-Dien Warahmatan Lil Alam. islam itu adalah din bukan agama. kalau islam di pandang secara din/dinullah , maka islam dipandang sbagai suatu ajaran yang memiliki sistem terstruktur, bukan hny tentang keagamaan melainkan juga tentang ekonomi, humas, sosialiasi, hukum dsb, apa bila islam dipandang sebagai agama, maka islam itu sangatlah sempit. jadi, agama,din,dan religion tidk dapat disamakan. Fikri miuk (bicara) 4 November 2012 03.42 (UTC)

"Lakum diinukum, waliya diin" ("Untukmu diin kamu, untukku diin aku") (Al Kafirun ayat 6). Berarti apa yang dianut oleh non-muslim pun "diin", cuma sistemnya beda. CMIIW Reindra (bicara) 4 November 2012 18.55 (UTC)

Sudut pandang netral[sunting sumber]

Mohon bantuan memperbaiki suntingan terakhir yang kurang bersudut pandang netral. Terima kasih. •• ivanlanin wiktbqsz 06:29, 25 Juli 2007 (UTC)

Ada dua alternatif: diberi tag taknetral atau direvert aja. Apalagi ini kan pengguna anonim. Meursault2004ngobrol 06:46, 25 Juli 2007 (UTC)

Batalin aja. Pake tag-tag an itu resolusi terakhir, ini kan salah satu artikel penting soalna. Serenity 07:24, 25 Juli 2007 (UTC)

sudut pandang islam di artikel kelihatan tidak/kurang netral bagi non-muslim dikarenakan teologi islam blum dipelajari oleh pembaca non-muslim

Islam (Ajaran Islam)[sunting sumber]

Bung Ahcsan, mengapa pada artikel Islam anda hapus/ubah keterangan pada bagian Ajaran Islam? Menurut saya keterangan tentang Sunni-Syi'ah tersebut perlu untuk pembaca non muslim atau pembaca umum lainnya. Demikian pula, keterangan mengenai Ilmu, Amal dan Sabar sebaiknya diperjelas dahulu asal referensinya, sebab pemahaman tentang wajib tersebut penekanannya berbeda-beda antar ulama. Demikian pendapat saya. Salam, Naval Scene 14:13, 25 Juli 2007 (UTC)

Terimakasih. Sangat membantu Khudwatunhasanah 5 Oktober 2017 14.24 (UTC)

Big revert[sunting sumber]

Sepertinya keseluruhan artikel sudah sangat ber POV, suntingan antara juni sampai juli kebanyakan bukan untuk konsumsi wikipedia. Saya mengusulkan revert artikel ke kondisi per tanggal 20 Juni oleh bot [2], mohon pendapatnya. Wiendietry Japri 09:53, 21 Agustus 2007 (UTC)

Setuju! Kembangraps 09:55, 21 Agustus 2007 (UTC)

Setuju Mas Wiend --Andri.h 11:33, 26 Agustus 2007 (UTC)

rukun ihsan[sunting sumber]

apa ada sumbernya? kalau ada, apa cukup notable untuk dimasukkan ke artikel? Arkwatem 14:15, 24 September 2007 (UTC)

bagian Enksiklopedia[sunting sumber]

kenapa bulletnya tidak muncul? Arkwatem 08:05, 1 Oktober 2007 (UTC)

ga tau.. aneh  Mimihitam   Bicara  08:13, 1 Oktober 2007 (UTC)

Fixed. White space di {{cite encyclopedia}}. •• ivanlanin wiktbqsz 09:02, 1 Oktober 2007 (UTC)

oh begitu, sorry (karena salah membuat templat tsb) dan thank you bung Ivan. Arkwatem 09:10, 1 Oktober 2007 (UTC)

Sumber[sunting sumber]

Dasarnya dari mana?  Azmi   Bicara  09:47, 15 Juli 2008 (UTC)

bukti nya bisa dirasakan oelh org islam di indonesia itu sendiri. misal : apabila ia masih percaya pada Allah sbgai satu2 ny tuhan, nabi Muhammad rasul trakhir dan brpgang tguh pd Al-qur,an dan Al-Hadits nniscaya ia adalah Sunni. sedangkan Syiah itu ajaran sesat yg mrusak islam dari dalam,,, Fikri miuk (bicara) 4 November 2012 03.15 (UTC)


Rujukan ini: "kata Allah didapat dari penyingkatan dari kata al- (si) dan ilāh (dewa, maskulin)"; selain dari rujukan pakar barat sebaiknya ada juga pendapat ulama Arab tentang etimologi kata tersebut, agar berimbang. Salam, Naval Scene (bicara) 10:09, 15 Juli 2008 (UTC)

Lah, gak nyambung tuh. Kan dasar bahwa Indonesia itu negara mayoritasnya Islam Sunni itu dari mana?  Azmi   Bicara  14:14, 18 Juli 2008 (UTC)

bung,bukti nya bisa dirasakan oelh org islam di indonesia itu sendiri. misal : apabila ia masih percaya pada Allah sbgai satu2 ny tuhan, nabi Muhammad rasul trakhir dan brpgang tguh pd Al-qur,an dan Al-Hadits nniscaya ia adalah Sunni. sedangkan Syiah itu ajaran sesat yg mrusak islam dari dalam,,, Fikri miuk (bicara) 4 November 2012 03.15 (UTC)

Bung Azmi, sepertinya ada salah pengertian. Saya bukan menjawab komentar anda melainkan ingin meminta agar rujukan di atas dibuat NPOV dengan menambahkan sumber yang berimbang. Salam, Naval Scene (bicara) 11:19, 22 Juli 2008 (UTC)

Wah, wah, wah ... Ini agak berbau statistik. Coba minta data ke Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persis, Al Washliyah, PUI, Nahdlatul Wathon, Dewan Dakwah, Majelis Ulama. Ormas-ormas ini menjalankan cara-cara Sunni. Jumlahkan anggota terdaftarnya (yang punya kartu anggota, atau yang tercatat di Buku Induk masing-masing ormas), kemudian bandingkan dengan basis data Kementerian Dalam Negeri. Kan KTP sekarang masih mencantumkan agama sebagai bagian dari identitas. Kurangi data penganut Islam dari Kemendagri dengan data dari ormas-ormas. Kalau selisihnya di bawah 50 persen berarti mayoritas memang Sunni, kalau di atas 50 persen berarti sebaliknya. Ayo yang berkepentingan, silakan cari datanya. :D Reindra (bicara) 4 November 2012 18.47 (UTC)

Templat[sunting sumber]

Atas dasar apa artikel ini diberi templat {{kontroversial}}? NoiX180 11:29, 22 Juli 2008 (UTC)

atas dasar ketidak senangan mereka trhdp ISLAM Fikri miuk (bicara) 4 November 2012 03.17 (UTC)

Terbesar[sunting sumber]

Kalo gak salah ada berita kalo Islam sekarang penganutnya lebih besar dari Kristen (lupa dimana), tapi data di En masih lebih besar Kristen. Tapi kalo sumber mengenai penganut lebih besar berasal dari web eramuslim atau hidayatullah, kemungkinan sih tidak akurat • Mimihitam  • 13:20, 21 Agustus 2008 (UTC)

Saya rasa itu belum terjadi. Kristen masih lebih besar. Walau Islam udah sampe ke pelosok-pelosok dunia, tapi itu belum membuktikan Islam agama terbesar. NoiX180 11:40, 23 Agustus 2008 (UTC)

Perlindungan[sunting sumber]

Saya lindungi halaman ini dari suntingan anon karena sering divandal.
Bennylin
06:42, 3 November 2009 (UTC)

3 ayat al'Quran mengenai penciptaan manusia[sunting sumber]

180.241.124.225 02:46, 5 Oktober 2010 (UTC)

Bung Pengguna 180.241.124.225, yang mau anda tanyakan/bicarakan apa ya? Kurang jelas nih. Naval Scene (bicara) 03:41, 5 Oktober 2010 (UTC)

Beriman kepada Kitab Al-Quran[sunting sumber]

Sebagai seorang Muslim tentunya kita semua mengakui bahwa Kitab Al-Quran itu merupakan Petunjuk dan Pedoman Hidup yang diturunkan Allah Swt untuk kita semua. Nah... sudah berapa banyakkah petunjuk atau pedoman hidup yang yang diturunkan Allah swt itu yang kita amalkan didalam kehidupan kita sehari-hari selama ini. Atau kalau dikatakan bahwa, Kitab Al-Quran itu terdiri dari 114 surat dan 666 ayat, sudah berapa suratkah atau sudah berapa ayatkah yang betul-betul sudah kita amalkan didalam kehidupan kita sehari-hari itu ? mohon bantuannya untuk dijawab dengan baik.

118.96.35.94 04:16, 5 September 2011 (UTC)

Setahu saya yang umum disampikan bahwa kitab suci Al qur'an itu berisi 6.666 ayat, bukan 666 ayat, meskipun jika kita hitung jumlah ayat per surat sepertinya juga tidak berjumlah 6.666 ayat. Salam sejahtera. Wagino 20100516 (bicara) 04:31, 5 September 2011 (UTC)

bung wagino,,, coba sj hitung sendiri semua surah-surah dlm Al-Qur'an Fikri miuk (bicara) 4 November 2012 03.19 (UTC)

Yth Bung Pengguna Anonim, terima kasih atas komentar anda, namun Wikipedia bukanlah forum untuk diskusi umum mengenai subyek artikel. Komentar harap ditujukan untuk memperbaiki isi artikel agar lebih baik dan ensiklopedis. Salam, Naval Scene (bicara) 04:55, 5 September 2011 (UTC)

Artikel Ini Tidak Kontroversial[sunting sumber]

artikel Islam ini tidak kontroversial, reall dan mmiliki referensi yg cukup jelas. Fikri miuk (bicara) 4 November 2012 03.38 (UTC)

Referensi masih kurang[sunting sumber]

  1. Nabi Muhammad S.A.W.,Selesai Selesai
  2. Sejarah beserta subbagian-subbagiannya, dan
  3. Tempat ibadah

tidak memiliki referensi sama sekali. Harap maklum bahwa saya kurang menyukai orang yang suka mengembalikan suntingan saya tanpa melihat dulu apakah yang saya lakukan itu benar atau salah. Terima kasih. Hanamanteo Halaman pembicaraan saya 28 Mei 2016 15.11 (UTC)

Baik, saya akan coba mencari referensi yang kurang lengkap tersebut. Salam, Naval Scene (bicara) 31 Mei 2016 04.59 (UTC)

Lihat bagian Ajaran Islam[sunting sumber]

Saya baru baca sedikit. Di Heading 2 Ajaran Islam, Heading 3 Allah,

paragraf pertama:

Konsep Islam teologikal fundamental ialah tauhid, yaitu kepercayaan tentang keesaan Tuhan. Istilah Arab untuk Tuhan ia Yang pertama dari Lima Rukun Islam, tauhid dituangkan dalam syahadat (pengakuan), yaitu bersaksi:

Mohon dikoreksi yang saya miringkan. itu sepertinya ada bagian yang hilang. Ini saya usulkan koreksinya.

Istilah Arab untuk Tuhan ialah ilah. Dari akar kata ini terbentuk kata Allah, yaitu nama Tuhan. Keyakinan ini wajib diucapkan oleh seseorang dengan suatu redaksi yang disebut syahadat. Mengucapkan kalimat syahadat adalah rukun Islam yang pertama. Kalimat syahadat tersebut adalah:

AbuYahyaAnhari (bicara) 10 Februari 2017 09.17 (UTC)

Bung Abu Yahya Anhari, apakah koreksi anda adalah pendapat pribadi anda, atau ada rujukannya? Kalau ada, bolehkah anda disampaikan/Tambahkan? Agar perbaikan atas artikel ini sesuai tuntun Wikipedia:Bukan riset asli. Sekian dulu tanggapan saya. Salam, Naval Scene (bicara) 10 Februari 2017 09.27 (UTC)

Balasan untuk mas Naval Scene dan tambahan untuk Hari Besar[sunting sumber]

Wa'alaikumussalam, Mas Naval Scene, saya pemilik akun AbuYahyaAnhari, tapi lupa kata sandi dan emailnya. Bisa merujuk pada Kamus Lisanul Arab (dalam bahasa Arab) karya Ibnul Munzhir di Jilid 13 halaman 467, penerbit Daar Shadir, Beirut, cetakan ke-3, tahun 1414 H.– komentar tanpa tanda tangan oleh AbuYahyaAnhari (bk) .
Halo Mas Abu Yahya Anhari, terima kasih atas balasannya. Sudah saya sesuaikan ya. Salam, Naval Scene (bicara) 24 Mei 2017 01.55 (UTC)

Mohon dikoreksi untuk bagian hari besar. Berdasarkan hadits Rasulullah saw, yang diriwayatkan dari Anas bin Malik, semoga Allah rida dengannya, "Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, penduduk Madinah memiliki dua hari raya untuk bersenang-senang dan bermain-main di masa jahiliyah. Maka beliau berkata, “Aku datang kepada kalian dan kalian mempunyai dua hari raya di masa Jahiliyah yang kalian isi dengan bermain-main. Allah telah mengganti keduanya dengan yang lebih baik bagi kalian, yaitu hari raya Idul Fithri dan Idul Adha (hari Nahr)" (HR. An Nasai no. 1556 dan Ahmad 3: 178, sanadnya shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim sebagaimana kata Syaikh Syu’aib Al Arnauth). (sumber)

Adapun hari besar lainnya seperti Isra` Mi'raj, Maulid Nabi Saw, dan Tahun Baru Hijriyah, sebaiknya dipisahkan dari dua hari besar Idul Fitri dan Idul Adha. Mungkin bisa dikelompokkan: Hari Raya dan Hari Besar Lainnya. Ini lebih dekat kepada kebenaran Mohamadhzanhari (bicara) 24 Mei 2017 00.53 (UTC)

Terima kasih juga atas rujukannya. Ini sudah saya tambahkan, dan selanjutnya anda juga bisa turut menyunting hal-hal lainnya yang perlu disempurnakan. Salam, Naval Scene (bicara) 24 Mei 2017 01.55 (UTC)

Perubahan referencing style[sunting sumber]

Assalamualaikum. Sebelum aku melakukan tindakan, aku ingin menyampaikan maksudku. Aku ingin merombak (memperbaiki) susunan sitasi (kutip sumber tulisan) yang ada di artikel ini. Nantinya, aku akan menggunakan shortened footnote ({{sfn}}), harvard style (Citation Style 1), explanatory footnote ({{efn}}).

Di bagian appendix, aku akan membuatnya seperti berikut.

(Heading 2) Catatan dan referensi

(Heading 3) Kutipan
(Heading 3) Catatan kaki
(Heading 3) Daftar ayat Alquran
(Heading 3) Daftar hadis nabawi
(Heading 3) Daftar pustaka

Maksudku menambahkan daftar ayat Alquran dan daftar hadis nabawi adalah mempermudah pencariannya. Insyaallah. Terima kasih Mohamadhzanhari (bicara) 9 November 2017 09.02 (UTC)

daftar pustaka tidak terpakai[sunting sumber]

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mohon tanggapan para editor, artikel ini menyebutkan (pada bagian appendix) daftar pustaka yang tidak digunakan di artikel. Apakah ini perlu dipertahankan? Menurutku, sebaiknya dihapus karena 1. tidak ilmiah, 2. tidak efektif, 3. megganggu estetika. Terima kasih. Mohamadhzanhari (bicara) 25 November 2017 00.52 (UTC)

Hari Besar[sunting sumber]

Apakah Penulisan hari besar seperti Tahun Baru Hijriyah itu bisa lebih spesifik. Misalnya: Tahun Baru Islam Hijriyah. Saya rasa Hijriyah cuma dipakai agama Islam. Makasih Jufry An (bicara) 30 November 2018 01.36 (UTC)