Pembicaraan:Berita bohong

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

--Andri.h 05:03, 17 Mei 2007 (UTC)Hoax itu padanan katanya tahayul bukan ya? --(^_^) RickySetiawan (kirim pesan) 02:56, 17 Mei 2007 (UTC)

Kayanya tahayul lebih ke yang mistis atau yang urban legend, kalo hoax itu sengaja nipu orang banyak. dragunovadiscuss 03:16, 17 Mei 2007 (UTC)

oh, thx :-) --(^_^) RickySetiawan (kirim pesan) 03:27, 17 Mei 2007 (UTC)

Atau istilahnya bisa "pembodohan" atau "pengelabuan"? --Andri.h 05:03, 17 Mei 2007 (UTC)

Padanan kata[sunting sumber]

Teman, jadi kira-kira hoax itu padanan kata di Bahasa Indonesia-nya apa ya? Tahayul, Pengelabuan atau Pembodohan? --Andri.h (bicara) 00:18, 6 Maret 2009 (UTC)

Pertama hoax itu terkait sama berita, kedua melibatkan media massa, tapi yang paling penting, beritanya memang sengaja dirancang untuk mencari sensasi dan biasanya tidak benar. Serenity (bicara) 01:45, 6 Maret 2009 (UTC)

Judul[sunting sumber]

Bagaimana kalau judulnya berita palsu saja? "Berita" dan "pemberitaan" keduanya adalah nomina, tapi dari maknanya, rasanya lebih tepat "berita". Berikut makna kedua kata menurut KBBI:

  • be·ri·ta n 1 cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yg hangat; kabar
  • pem·be·ri·ta·an n 1 proses, cara, perbuatan memberitakan (melaporkan, memaklumkan); 2 perkabaran; maklumat

•• ivanlanin 12:21, 9 April 2009 (UTC)

hoaks[sunting sumber]

Judul hoaks lebih tepat untuk menggambarkan disinformasi yang beredar di dunia digital. Istilah pemberitaan palsu masih kurang tepat karena sesuatu yang berkaitan dengan berita pasti telah melalui proses redaksi sebelum berita tersebut dipublish kepada khalayak. Tidak hanya itu, pemberitaan biasanya dilakukan oleh orang-orang yang profesional dan sudah memiliki banyak pengalaman dan terdidik dalam hal jurnalistik. Dengan kata lain, pemberitaan dibuat oleh orang yang memiliki kapasitas kpalbilitas dan kemampuan untuk menyampaikan suatu peristiwa yang benar-benar terjadi. Sekali lagi, hoaks bukan berita dan dibuat tanpa fakta, tanpa data yang bertujuan untuk kepentingan tertentu tanpa ada kebenaran didalamnya. Rian antony (bicara) 7 Oktober 2018 09.46 (UTC)

@Rian antony: Istilah "hoaks" tidak ada dalam KBBI.
Silahkan lihat situs KBBI -> https://kbbi.web.id/hoaks flixwito ^(•‿•)^ 7 Oktober 2018 11.21 (UTC)
@Veracious: Ada di KBBI terbaru [1]. Wirjadisastra (bicara) 7 Oktober 2018 13.10 (UTC)

Meminta pendapat para sepuh:
@Mimihitam:, @Bagas Chrisara:, @Hanamanteo:, @Rachmat04:, @Muhraz:, @JohnThorne:, @RaymondSutanto: . flixwito ^(•‿•)^ 9 Oktober 2018 11.25 (UTC)

Tidak setuju Tidak setuju Terkesan Neologisme. Usahakan memakai padanan lokal (contoh, boga bahari, bukannya makanan laut) --Glorious Engine (bicara) 8 Oktober 2018 06.19 (UTC)

@Glorious Engine: Yang neologisme yang mana, ya? Justru "boga bahari" itu neologisme dari "seafood". Kata "boga" dari Sansekerta bermakna "makanan", dan "bahari" dari bahasa Arab bermakna "laut". "Makanan laut" malah lebih lokal daripada "boga bahari". Selain itu, kenapa neologisme dihindari? Wirjadisastra (bicara) 9 Oktober 2018 02.07 (UTC)

@Glorious Engine @Wirjadisastra soal boga bahari itu ulah pengguna yang hobi membuat neologisme yang seringkali bersifat sansekertawi khususnya untuk artikel-artikel bertopik teknologi informasi (nama pelakunya Kevdave). Saya sudah kembalikan ke "makanan laut". Kalau "hoaks" sih menurut saya bukan neologisme karena hanya menyesuaikan ejaan, seperti "cyanobacteria" jadi sianobakteri.  Mimihitam  9 Oktober 2018 12.36 (UTC)

Tidak setuju Tidak setuju. Judul Berita bohong sudah tepat dan merupakan kata-kata bahasa Indonesia yang mudah dimengerti. JohnThorne (Bicara) 11 Oktober 2018 17.19 (UTC)