Pangeran Naruhiko Higashikuni
Tampilan
| Naruhiko Higashikuni 東久邇宮稔彦王 | |
|---|---|
| Pangeran Higashikuni | |
| Periode | 3 November 1906 – 14 Oktober 1947 |
| Kepala keluarga Higashikuni | |
| Periode | 3 November 1906 – 20 Januari 1990 |
| Pendahulu | Kantarō Suzuki |
| Penerus | Kijūrō Shidehara |
| Kelahiran | 3 Desember 1887 Kyoto, Jepang |
| Kematian | 20 Januari 1990 (umur 102) Tokyo, Jepang |
| Pasangan | Toshiko, Puteri Yasu |
| Keturunan | Morihiro Higashikuni Moromasa Higashikuni Akitsune Higashikuni Toshihiko Higashikuni |
| Ayah | Asahiko, Pangeran Kuni |
| Ibu | Terao Utako |
| Tanda tangan | ![]() |
Yang Mulia Naruhiko Higashikuni 東久邇宮稔彦王 | |
|---|---|
| Perdana Menteri Jepang | |
| Masa jabatan 17 Agustus 1945 – 9 Oktober 1945 | |
| Penguasa monarki | Shōwa |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 3 Desember 1887 Kyoto, Jepang |
| Meninggal | 20 Januari 1990 (umur 102) Tokyo, Jepang |
| Partai politik | Independen |
| Suami/istri | Toshiko, Putri Yasu |
| Hubungan | Asahiko, Pangeran Kuni (ayah) Terao Utako (ibu) |
| Anak | Morihiro Higashikuni Moromasa Higashikuni Akitsune Higashikuni Toshihiko Higashikuni |
| Almamater | Akademi Angkatan Darat Kekaisaran Jepang Kuliah Perang Angkatan Darat |
| Pekerjaan | Pangeran Imperial Jenderal Politikus |
| Tanda tangan | |
| Penghargaan
| |
Pangeran Naruhiko Higashikuni (3 Desember 1887 – 20 Januari 1990) adalah Perdana Menteri Jepang ke-43, menjabat dari 17 Agustus 1945 hingga 9 Oktober 1945, selama 45 hari. Ia merupakan satu-satunya keluarga kerajaan Jepang yang mengepalai kabinet. Ia merupakan pendiri Chiba Institute of Technology.
Pernikahan dan keluarga
[sunting | sunting sumber]Kaisar Meiji memberikan Pangeran Naruhiko gelar Higashikuni-no-miya dan memperbolehkannya untuk membentuk keluarga cabang kekaisaran yang baru pada 3 November 1906. Ia menikahi putri kesembilan kaisar, Toshiko, Putri Yasu (11 Mei 1896 – 5 Maret 1978) pada 18 Mei 1915. Mereka dikaruniai empat orang anak.
- Pangeran Higashikuni Morihiro (盛厚王, Morohiro ō, 6 Mei 1916 – 1 Februari 1969), menikahi Shigeko, Putri Teru, putri sulung Kaisar Showa dan Permaisuri Kojun.
- Pangeran Moromasa (師正王, Moromasa ō, 3 November 1918 – 1 September 1923), meninggal pada Gempa Besar Kantō 1923.
- Pangeran Akitsune (彰常王, Akitsune ō, 13 Mei 1920 – 30 Agustus 2006), melepaskan gelar kekaisaran dan mengangkat Marquis Awata Akitsune, 1940.
- Pangeran Toshihiko (俊彦王, Toshihiko ō, Maret 24, 1929 – April 15, 2015), mengumumkan gelar kekaisaran dan mengangkat Pangeran Tarama Toshihiko, 1943; pindah ke Lins, São Paulo, Brasil, 1950.
Bibliografi
[sunting | sunting sumber]- Dower, John W. Embracing Defeat: Japan in the Wake of World War II. W. W. Norton & Company (2000). ISBN 0-393-32027-8
- Frank, Richard B. Downfall: The End of the Imperial Japanese Empire. Penguin (Non-Classics); Reissue edition (2001). ISBN 0-14-100146-1
- Manchester, William. American Caesar: Douglas MacArthur 1880–1964. Little, Brown and Company (1978). ISBN 0-316-54498-1
- Spector, Ronald. Eagle Against the Sun: The American War With Japan. Vintage; Vintage edition (1985). ISBN 0-394-74101-3
- Toland, John. The Rising Sun: The Decline and Fall of the Japanese Empire, 1936–1945. Modern Library; Reprint edition (2003). ISBN 0-8129-6858-1




