Fumio Kishida

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Fumio Kishida
岸田 文雄
Fumio Kishida 20211004.jpg
Perdana Menteri Jepang
Mulai menjabat
4 Oktober 2021
Penguasa monarkiNaruhito
PendahuluYoshihide Suga
Presiden Partai Demokrat Liberal
Mulai menjabat
30 September 2021
Wakil PresidenTaro Aso
PendahuluYoshihide Suga
Menteri Urusan Luar Negeri
Masa jabatan
4 November 2021 – 10 November 2021
(Penjabat)
Perdana MenteriDiri Sendiri
PendahuluToshimitsu Motegi
PenggantiYoshimasa Hayashi
Masa jabatan
26 Desember 2012 – 3 Agustus 2017
Perdana MenteriShinzō Abe
PendahuluKōichirō Genba
PenggantiTarō Kōno
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
untuk Distrik Ke-1 Hiroshima
Mulai menjabat
20 Oktober 1996
Mayoritas117.800 (71,1%)
Informasi pribadi
Lahir29 Juli 1957 (umur 64)
Minami-ku, Hiroshima, Jepang
Partai politikPartai Demokratik Liberal
Suami/istriYuko Kishida (m.1988)
Anak3
AlmamaterUniversitas Waseda
Tanda tangan

Fumio Kishida (岸田 文雄, Kishida Fumio, kelahiran 29 Juli 1957) adalah seorang politisi Jepang, yang menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang sejak 4 Oktober 2021. Ia adalah anggota Dewan Perwakilan dan Presiden Partai Demokratik Liberal (PDL). Ia menjabat dalam kabinet Yasuo Fukuda sebagai menteri negara untuk urusan Okinawa dan teritorial utara, kebijakan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebijakan kualitas hidup, dan reformasi regulator.

Kehidupan awal dan pendidikan[sunting | sunting sumber]

Kishida lahir dari keluarga politikus di Minami-ku, Hiroshima pada 29 Juli 1957.[1][2] Ayahnya dan kakeknya adalah bekas politikus anggota dewan bawah, dan juga, mantan perdana menteri Kiichi Miyazawa adalah saudara jauhnya.[2] Kishida mempelajari ilmu hukum di Universitas Waseda dan lulus pada 1982.[1]

Karier Politik[sunting | sunting sumber]

Kishida terpilih menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dalam pemilihan umum 1993, mewakili distrik pertama Hiroshima.

Kishida sebagai Menteri Urusan Okinawa dari 2007 hingga 2008, pertama di Kabinet Abe dan kemudian di kabinet Fukuda. Ia diangkat menjadi menteri negara yang bertanggung jawab atas urusan konsumen dan keamanan pangan di kabinet perdana menteri Yasuo Fukuda pada tahun 2008. Kishida juga menjadi menteri negara yang bertanggung jawab atas ilmu pengetahuan dan teknologi di kabinet Fukuda

Menteri Luar Negeri[sunting | sunting sumber]

Kishida bersama Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson dan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Yun Byung-se, Februari 2017

Menyusul Kemenangan Partai Demokratik Liberal Pada Pemilihan umum Jepang 2012, Kishida Diangkat Sebagai Menteri Luar Negeri Jepang Pada Kabinet Perdana Menteri Shinzo Abe. Dirinya Menjadi Menteri Luar Negeri Terlama Pascaperang Melebihi Shintaro Abe, Ayah dari Perdana Menteri Shinzo Abe. Sebagai Menteri Luar Negeri, Dirinya Membantu Mengatur Kunjungan Bersejarah Presiden AS Barack Obama ke Hiroshima Pada Mei 2016,dan Mendapat Perhatian Pada 2017 Ketika dia tampil bersama Komedian Piko Taro untuk Mempromosikan Program Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Perdana Menteri Jepang[sunting | sunting sumber]

Pada 29 September 2021, Kishida Terpilih Menjadi Presiden Partai Demokratik Liberal Mengalahkan Tarō Kōno, dan Otomatis dirinya juga Akan Menjadi Perdana Menteri Jepang Selanjutnya. Dirinya Menggantikan Perdana Menteri Sebelumnya, Yoshihide Suga yang Mengundurkan diri. Kabinet Kishida, yang dibentuk pada 4 Oktober 2021, terdiri dari 21 anggota, Beberapa diantaranya pernah menjabat sebagai menteri pada Kabinet Perdana Menteri Suga. Kishida mengumumkan akan mengadakan pemilihan umum pada 31 Oktober 2021.
Kishida memberikan pidato pertamanya sebagai perdana menteri pada 8 Oktober 2021, di mana ia bersumpah untuk memerangi dan mengakhiri pandemi COVID-19 di Jepang.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Fumio Kishida". Kante'. Diakses tanggal 27 December 2012. 
  2. ^ a b "Profiles". The Japan Times. Diakses tanggal 3 January 2013. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]