Old Trafford

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Disambig gray.svg
Old Trafford
"The Theatre of Dreams"
Old Trafford inside 20060726 1.jpg
Tribun Sir Alex Ferguson (Tribun Utara) dari Tribun Selatan
Informasi stadion
Pemilik Manchester United
Operator Manchester United
Lokasi
Lokasi Sir Matt Busby Way
Old Trafford
Greater Manchester
Inggris
Koordinat 53°27′47″LU 2°17′29″BT / 53,46306°LU 2,29139°BB / 53.46306; -2.29139Koordinat: 53°27′47″LU 2°17′29″BT / 53,46306°LU 2,29139°BB / 53.46306; -2.29139
Konstruksi
Mulai pembangunan 1909
Dibuka 19 Februari 1910; 105 tahun yang lalu (1910-02-19)
Biaya pembuatan £90.000 (1909)
Arsitek Archibald Leitch (1909)
Data teknik
Permukaan Desso GrassMaster
Kapasitas 75.635[1]
Ukuran lapangan 105 by 68 metres (114.8 yd × 74.4 yd)[1]
Rekor kehadiran 76.962 (Wolverhampton Wanderers vs Grimsby Town, 25 Maret 1939)
Pemakai
Manchester United (1910–kini)

Old Trafford adalah sebuah stadion sepak bola yang berlokasi di Old Trafford, Greater Manchester, Inggris, dan merupakan markas klub sepak bola Manchester United. Dengan kapasitas 75.635 kursi,[1] stadion ini merupakan stadion terbesar ketiga dan stadion sepak bola terbesar kedua di Inggris, serta stadion kesebelas terbesar di Eropa.[2] Stadion ini terletak sekitar 0.5 miles (800 m) dari Lapangan Kriket Old Trafford dan stasiun trem yang dekat.

Old Trafford yang dijuluki "The Theatre of Dreams" oleh Sir Bobby Charlton,[3] telah menjadi markas United sejak 1910, walau sejak 1941 hingga 1949, klub berbagi Maine Road dengan rival lokal Manchester City pasca kerusakan akibat pengeboman pada Perang Dunia II. Old Trafford mengalami beberapa kali ekspansi pada 1990-an dan 2000-an, termasuk penambahan tambahan tingkat di Tribun Utara, Barat, dan Timur, yang membuat stadion kembali ke kapasitas aslinya, 80.000. Ekspansi ke depannya dapat termasuk penambahan tingkat kedua di Tribun Selatan, yang dapat meningkatkan kapasitas menjadi 90.000. Rekor kehadiran stadion tercatat pada 1939, saat 76.962 orang menghadiri semifinal Piala FA antara Wolverhampton Wanderers dan Grimsby Town.

Old Trafford menyelenggarakan semifinal Piala FA, pertandingan Inggris, pertandingan pada Piala Dunia 1966 dan Piala Eropa 1996, serta Final Liga Champions UEFA 2003, demikian pula dengan pertandingan tahunan liga rugbi, Grand Final Liga Super[4] serta dua final Piala Dunia Liga Rugbi. Stadion ini juga menjadi penyelenggara cabang sepak bola pada Olimpiade Musim Panas 2012, termasuk sepak bola internasional wanita untuk pertama kalinya dalam sejarahnya.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pembangunan dan tahun-tahun awal[sunting | sunting sumber]

Patung Sir Matt Busby, melihat halaman depan Tribun Timur.

Sebelum 1902, Manchester United dikenal sebagai Newton Heath, selama waktu mereka saat awal memainkan pertandingan mereka di North Road dan kemudian di Bank Street di Clayton. Namun, kedua lapangan rusak oleh kondisi yang menyedihkan, lapangan berkisar antara kerikil dan rawa, sementara Bank Street mengalami dari awan asap dari pabrik-pabrik di sekitarnya.[5] Bukan untuk menghabiskan uang dengan sembrono, Davies mengarahkan sekitar Manchester untuk situs yang tepat, sebelum menetap di sepetak tanah yang berdekatan dengan Kanal Bridgewater, ujung utara lepas Jalan Warwick di Old Trafford.[6]

Stadion ini dirancang oleh arsitek Skotlandia, Archibald Leitch yang telah merancang sejumlah stadion lain, dengan rancangan asli berkapasitas 100.000 orang dengan tribun bertutup di sisi selatan, sementara tiga lainnya ditinggalkan tanpa tutup.[7] Termasuk pembelian tanah, pembangunan stadion awalnya memiliki biaya £60.000. Namun, karena biaya mulai meningkat, untuk mencapai kapasitas yang diinginakan diperlukan biaya tambahan £30.000 dari perkiraan awal dan, atas saran sekretaris klub J. J. Bentley, kapasitas diturunkan menjadi sekitar 80.000.[8][9] Namun demikian, pada saat biaya transfer masih sekitar £1.000 mark, biaya pembangunan hanya cukup untuk memperkuat julukan klub "Moneybag United", yang telah membuat stadion diaspal sejak Davies telah menjadi ketua.[10]

Pada Mei 1908, Archibald Leitch menulis kepada Cheshire Lines Committee (CLC) – yang memiliki stasiun kereta api yang berdekatan dengan situs yang diusulkan untuk lapangan sepak bola – dalam usaha untuk membujuk untuk mensubsi pembangunan tribun sepanjang jalur kereta api. Subsidi total berjumlah £10.000, dan akan dikembalikan pada £2.000 per annum untuk lima tahun atau setengah dari penerimaan tiket tribun setiap tahunnya sampai pinjaman telah dilunasi. Namun, meskipun jaminan pinjaman berasal dari klub itu sendiri dan dua pabrik lokal, yang dipimpin oleh ketua klub John Henry Davies, CLC menolak proposal tersebut.[11]

CLC merencanakan untuk membangun stasiun baru yang berdekatan dengan stadion baru, dengan janji tariff antisipasi £2.750 per annum mengimbangi biaya £9.800 untuk pembangunan stasiun. Stasiun – Trafford Park – akhirnya dibangun, tetapi di bagian bawah jalur daripada awalnya.[6] CLC kemudian membangun stasiun sederhana dengan satu platform kayu yang dibangun tepat bersebelahan dengan stadion dan dibuka pada tanggal 21 Agustus 1935. Pada awalnya bernama Lapangan Sepak Bola United,[12] namun dinamai menjadi Lapangan Sepak Bola Old Trafford pada awal 1936. Stadion ini dilayani pada hari pertandingan hanya oleh sebuah jasa antar-jemput kereta uap dari Stasiun Kereta Api Manchester Central.[13] Saat ini stasiun tersebut dikenal sebagai Lapangan Sepak Bola Manchester United.[14]

Konstruksi dilakukan oleh Tuan Brameld dan Smith dari Manchester[15] dan pengembangan selesai pada akhir tahun 1909. Pertandingan pertama di stadion ini dilaksanakan pada 19 Februari 1910, saat United menjamu Liverpool, yang dimenangkan tim tamu dengan skor 4–3.[16] Seorang wartawan pada pertandingan melaporkan stadion ini sebagai "arena yang paling tampan, yang paling luas dan paling luar biasa yang pernah saya lihat. Sebagai lapangan sepak bola, stadion ini tak tertandingi di dunia, ini adalah suatu kehormatan kepada Manchester dan rumah dari sebuah tim yang dapat melakukan keajaiban ketika mereka begitu dibuang".[17]

Sebelum pembangunan Stadion Wembley pada 1923, Final Piala FA diselenggarakan di beberapa lapangan di Inggris, termasuk Old Trafford.[18] Yang pertama adalah pertandingan ulangan Final Piala FA 1911 antara Bradford City dan Newcastle United, sesudah imbang pada pertandingan awal di Crystal Palace setelah perpanjangan waktu. Bradford menang 1–0, berkat gol Jimmy Speirs, pada pertandingan yang dihadiri 58.000 orang.[19] Final Piala FA kedua adalah tahun 1915 antara Sheffield United dan Chelsea. Sheffield United menang 3–0 di hadapan sekitar 50.000 penonton, yang rata-rata militer, sehingga disebut sebagai "Final Piala Khaki".[20] Pada 27 Desember 1920, Old Trafford memainkan pertandingan dengan kehadiran terbanyak pra-Perang Dunia Kedua untuk pertandingan liga United, saat 70.504 penonton melihat tuan rumah kalah 3–1 dari Aston Villa.[21] Pertandingan sepak bola internasioanl pertama diselenggarakan pada dekade tersebut, saat Inggris kalah 1–0 dari Skotlandia di hadapan 49.429 penonton pada 17 April 1926.[22][23] Tak biasa, rekor kehadiran di Old Trafford bukan saat pertandingan kandang United, tetapi pada 25 Maret 1939 saat 76.962 penonton menyaksikan semifinal Piala FA antara Wolverhampton Wanderers dan Grimsby Town.[24]

Pengeboman saat masa perang[sunting | sunting sumber]

Pada 1936, sebagai bagian dari perbaikan bernilai £35.000, atap sepanjang 80 yard ditambahkan di tribun United Road (kini Tribun Sir Alex Ferguson) untuk kali pertama,[25] sementara atap ditambahkan pada pojok selatan pada 1938.[26] Pasca pecahnya Perang Dunia II, Old Trafford diambilalih militer untuk digunakan sebagai depot.[27] Sepak bola tetap dimainkan, namun serangan bom Jerman pada Lapangan Trafford 22 Desember 1940 merusak stadion untuk digunakan pada pertandingan pada Hari Natal melawan Stockport County dan pindah ke lapangan Stockport.[27]

Sepak bola kembali berlanjut pada 8 Maret 1941, namun serangan lain Jerman pada 11 Maret 1941 menghancurkan sebagian besar stadion terutama pada tribun utama (kini Tribun Selatan), yang memaksa operasi klub pindah ke Cornbrook Cold Storage yang dimiliki ketua United James W. Gibson.[27] Setelah tekanan dari Gibson, Komisi Kerusakan Perang memberi Manchester United £4.800 untuk membersihkan reruntuhan dan £17.478 untuk membangun ulang tribun.[25] Selama perbaikan stadion, Manchester United memainkan partai kandang di Maine Road, markas rival sekota mereka, Manchester City, dengan biaya £5.000 per tahun ditambah sejumlah persen pendapatan masuk.[28]

Saat itu klub berutang £15.000, tidak tertolong biaya peminjaman Maine Road, dan Anggota Parlemen dari Stoke Ellis Smith, mempetisi Gubernur utuk meningkatkan paket kompensasi klub, namun sia-sia.[25] Meski Old Trafford dibuka kembali, dalam kondisi tanpa penutup, pada 1949, artinya pertandingan liga belum dimainkan di stadion ini untuk hampir 10 tahun.[29] Pertandingan pertama United kembali ke Old Trafford dimainkan pada 24 Agustus 1949 di mana 41.748 orang menyaksikan kemenangan 3–0 United atas Bolton Wanderers.[30]

Penyelesaian masterplan[sunting | sunting sumber]

Sebuah atap ditempatkan kembali di Tribun Utama pada 1951 dan, segera setelahnya tiga tribun lainnya turut diberikan atap, dan operasi stadion mencapai puncak saat penambahan atap di Stretford End (kini Tribun Barat) tahun 1959.[26] Klub juga menginvestasikan £40.000 untuk instalasi lampu sorot yang tepat, sehingga mereka dapat menggunakan stadion untuk pertandingan Eropa yang dimainkan pada malam hari kerja, daripada harus bermain di Maine Road. Guna menghindari bayangan menonjol di lapangan, dua bagian atap di Tribun Utama dipotong.[25] Permainan pertama yang dilakukan di bawah lampu sorot adalah pertandingan Divisi Satu antara United dan Bolton Wanderers pada 25 Maret 1957.[15]

Namun, meski penonton dapat menonton pertandingan malam hari, mereka masih mengalami masalah akibat pandangan yang terhalang pilar yang menunjang atap. Dengan Piala Dunia FIFA 1966 yang semakin mendekat, direksi United didorong menyelesaikan rancangan ulang tribun United Road (utara). Pilar atap yang lama diganti pada 1965 dengan penyangga pada atas atap dengan gaya modern, yang membuat semua penonton dapat melihat tanpa halangan[26] dan juga diperluas untuk menampung 20.000 penonton (10.000 berkursi dan 10.000 berdiri di depan) dengan biaya £350.000.[31] Arsitek tribun yang baru, Mather dan Nutter (kini Atherden Fuller),[15] menyusun ulang susunan tribun agar memiliki terasiring di depan, area duduk yang lebih besar ke arah belakang, dan tempat duduk khusus pertama di lapangan sepak bola Inggris. The east stand – the only remaining uncovered stand – was developed in the same style in 1973.[32] With the first two stands converted to cantilevers, the club's owners devised a long-term plan to do the same to the other two stands and convert the stadium into a bowl-like arena.[33] Such an undertaking would serve to increase the atmosphere within the ground by containing the crowd's noise and focusing it onto the pitch, where the players would feel the full effects of a capacity crowd.[34] Meanwhile, the stadium hosted its third FA Cup Final, hosting 62,078 spectators for the replay of the 1970 final between Chelsea and Leeds United; Chelsea won the match 2–1. The ground also hosted the second leg of the 1968 Intercontinental Cup, which saw Estudiantes de La Plata win the cup after a 1–1 draw.[35] The 1970s saw the dramatic rise of football hooliganism in Britain,[36] and a knife-throwing incident in 1971 forcing the club to erect the country's first perimeter fence, restricting fans from the Old Trafford pitch.[31]

Pengubahan menjadi berkursi[sunting | sunting sumber]

Stretford End sebelum pengembangannya pada awal 1990-an.

Dengan setiap perbaikan lapangan selanjutnya sejak Perang Dunia II, kapasitas terus menurun. Per 1980-an, kapasitas menurun dari awalnya 80.000 menjadi sekitar 60.000. Kapasitas turun lebih jauh lagi pada tahun 1990, saat Taylor Report merekomendasikan, dan pemerintah menuntun bahwa semua stadion Divisi Pertama dan Kedua diubah menjadi seluruhnya berkursi. Ini berarti bahwa rencana £3–5 juta untuk mengganti Stretford End dengan sebuah tribun baru yang berteras berdiri di depan dan atap kantilever untuk menghubungkan dengan sisa lapangan perlu diubah secara drastis.[15]

Peluasan 2006[sunting | sunting sumber]

Struktur dan fasilitas[sunting | sunting sumber]

Tribun Sir Alex Ferguson[sunting | sunting sumber]

Tribun Selatan[sunting | sunting sumber]

Tribun Barat[sunting | sunting sumber]

Tribun Timur[sunting | sunting sumber]

Lapangan dan sekitarnya[sunting | sunting sumber]

Masa depan[sunting | sunting sumber]

Penggunaan lainnya[sunting | sunting sumber]

Rekor[sunting | sunting sumber]

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Manchester United - Stadium" (PDF). premierleague.com. Liga Utama Inggris. Diakses tanggal 29 Agustus 2014. 
  2. ^ "Manchester Sightseeing Bus Tours". Diakses tanggal 15 Juli 2015. 
  3. ^ Barnes et al., p. 45
  4. ^ "Grand Final stays at Old Trafford". BBC Sport (British Broadcasting Corporation). 15 October 2004. Diakses tanggal 12 Oktober 2012. 
  5. ^ Murphy, p. 14
  6. ^ a b McCartney (1996), p. 9
  7. ^ Inglis, pp. 234–235
  8. ^ White, p. 50
  9. ^ McCartney (1996), p. 13
  10. ^ Inglis, p. 234
  11. ^ McCartney (1996), p. 10
  12. ^ Butt (1995), p. 247
  13. ^ Butt, p. 178
  14. ^ "Manchester Utd Football Gd (MUF)". National Rail. Diakses tanggal 15 Juli 2011. 
  15. ^ a b c d Barnes et al., pp. 44–47, 52
  16. ^ "Manchester United v Liverpool, 19 February 1910". 11v11.com. Diakses tanggal 17 Agustus 2015. 
  17. ^ White (2008), p. 50
  18. ^ "Cup Final Statistics". TheFA.com. The Football Association. 17 Mei 2008. Diarsipkan dari versi asli tanggal 3 March 2005. Diakses tanggal 4 September 2008. 
  19. ^ "1911 FA Cup Final". fa-cupfinals.co.uk. Diakses tanggal 4 September 2008. 
  20. ^ "1915 FA Cup Final". fa-cupfinals.co.uk. Diakses tanggal 4 September 2008. 
  21. ^ Murphy, p. 31
  22. ^ McCartney (1996), p. 17
  23. ^ "The OT Story: 1910–1930". ManUtd.com (Manchester United). 18 January 2010. Diakses tanggal 15 July 2011. 
  24. ^ Rollin and Rollin, p. 254–255
  25. ^ a b c d Inglis, p. 235
  26. ^ a b c Brandon, pp. 179–180
  27. ^ a b c McCartney (1996), p. 20
  28. ^ Murphy, p. 45
  29. ^ Philip, Robert (1 February 2008). "How Matt Busby arrived at Manchester United". The Daily Telegraph (London: Telegraph Media Group). Diakses tanggal 21 August 2008. 
  30. ^ White (2008), p. 224
  31. ^ a b Inglis, p. 236
  32. ^ Inglis, p. 237
  33. ^ "Old Trafford 1909–2006". manutdzone.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 February 2008. Diakses tanggal 11 December 2011. 
  34. ^ Hibbs, Ben (15 August 2006). "OT atmosphere excites Ole". ManUtd.com (Manchester United). Diakses tanggal 26 January 2011. 
  35. ^ Macchiavello, Martin (18 Desember 2009). "Nostalgia Alá vista" (in Spanyol). Olé. Diakses tanggal 18 Juli 2010. 
  36. ^ Pearson, Geoff (December 2007). "University of Liverpool FIG Factsheet – Hooliganism". Football Industry Group. University of Liverpool. Diakses tanggal 4 September 2008. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Didahului oleh:
Crystal Palace
London
Stadion Pertandingan Final
Piala FA

1915
Diteruskan oleh:
Stamford Bridge
London
Didahului oleh:
Stadion Wembley
London, Inggris
Stadion Pertandingan Final
Piala Dunia Liga Rugbi

2000
Diteruskan oleh:
Stadion Suncorp
Brisbane, Australia
Didahului oleh:
Hampden Park
Glasgow, Skotlandia
Stadion Pertandingan Final
Liga Champions UEFA

2003
Diteruskan oleh:
Arena AufSchalke
Gelsenkirchen, Jerman