Liberalisme institusional

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Teori hubungan internasional
Portal Politik

Liberalisme institusional atau institusionalisme liberal adalah teori hubungan internasional yang mengklaim bahwa lembaga dan organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, NATO, dan Uni Eropa dapat meningkatkan dan membantu kerja sama antarnegara. Teori ini dapat disandingkan dengan idealisme, teori hubungan internasional yang muncul setelah Perang Dunia Pertama ketika Liga Bangsa-Bangsa didirikan.[1] Layaknya realisme politik, liberalisme institusional bersifat utilitarian dan rasionalistik. Negara diperlakukan sebagai pelaku rasional yang beroperasi di sistem politik internasional yang hierarkinya tidak dapat dipaksakan.[2]

Terminologi[sunting | sunting sumber]

Sejumlah pihak menyebut teori ini fungsionalisme rasional, bukan institusionalisme liberal. Institusionalisme liberal juga sangat dekat namun tidak mirip dengan teori rezim dan neoliberalisme.[3][4] Robert Keohane, ilmuwan politik yang mengembangkan institusionalisme liberal, menganggap pemikirannya sebagai bagian dari institusionalisme atau institusionalisme liberal sekalipun kedua aliran ini menolak beberapa bagian dari pemikirannya.[5] Keohane tidak suka memakai kata sifat "liberal" atau "neoliberal" saat menjelaskan tulisannya karena ia juga dipengaruhi oleh realisme, aliran yang sering dipertentangkan dengan liberalisme.[6][7]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Robert and Georg Sorensen (2006) Introduction to International Relations: theories and approaches. Oxford, OUP, 3rd ed, p108
  2. ^ Keohane, Robert O. and Lisa L. Martin. "The Promise of Institutionalist Theory" International Security. Vol. 20 No. 1. p. 39.
  3. ^ David Baldwin (1993) Neorealism and Neoliberalism: The Contemporary Debate. New York: Columbia University Press, p10
  4. ^ Beth A. Simmons and Lisa L. Martin (2002) International Organizations and Institutions. In "Handbook of International Relations," edited by Walter Carlsnaes, Thomas Risse, and Beth A. Simmons, 192-211. Thousand Oaks: Sage Publications, p195
  5. ^ Robert Keohane (1993). Institutional Theory and the Realist Challenge after the Cold War. In "Neorealism and Neoliberalism: The Contemporary Debate," edited by David A. Baldwin, 269-300. New York: Columbia University Press, p. 273
  6. ^ Robert Keohane (1984). After Hegemony: Power and Discord in the World Political Economy. Princeton: Princeton University Press, p14
  7. ^ Robert Keohane (1993). Institutional Theory and the Realist Challenge after the Cold War. In "Neorealism and Neoliberalism: The Contemporary Debate," edited by David A. Baldwin, 269-300. New York: Columbia University Press, p. 272