Lambang Jambi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Lambang Jambi

Lambang Jambi yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 1969 berbentuk perisai segi lima yang di dalamnya terdapat gambar masjid, keris, gong, dan bertuliskan Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.


PENGERTIAN LAMBANG DAERAH

1. Bidang dasar persegi lima:

   Melambangkan jiwa dan semangat PANCASILA Rakyat Jambi.

2. Enam lobang mesjid dan satu keris serta fondasi mesjid dua susun batu diatas lima dan dibawah tujuh:

  Melambangkan berdirinya daerah Jambi sebagai daerah otonom yang berhak mengatur rumahtangganya sendiri pada tanggal 6 Januari 1957.

3. Sebuah mesjid:

  Melambangkan keyakinan dan ketaatan Rakyat Jambi dalam beragama.

4. Keris Siginjai:

  Keris Pusaka yang melambangkan kepahlawanan Rakyat Jambi menentang penjajahan dan kezaliman menggambarkan bulan berdirinya Provinsi Jambi pada bulan Januari.

5. Cerana yang pakai kain penutup persegi sembilan:

    Melambangkan Keiklasan yang bersumber pada keagungan Tuhan menjiwai Hati Nurani.

6. GONG:

  Melambangkan jiwa demokrasi yang tersimpul dalam pepatah adat "BULAT AIR DEK PEMBULUH, BULAT KATO DEK MUFAKAT".

7. EMPAT GARIS:

  Melambangkan sejarah rakyat Jambi dari kerajaan Melayu Jambi hingga menjadi Provinsi Jambi.

8. Tulisan yang berbunyi: "SEPUCUK JAMBI SEMBILAN LURAH" didalam satu pita yang bergulung tiga dan kedua belah ujungnya bersegi dua melambangkan kebesaran kesatuan wilayah geografis 9 DAS dan lingkup wilayah adat dari Jambi:

  "SIALANG BELANTAK BESI SAMPAI DURIAN BATAKUK RAJO DAN DIOMBAK NAN BADABUR, TANJUNG JABUNG".

Referensi[sunting | sunting sumber]

http://jambiprov.go.id/v2/profil-lambang-daerah.html