Jopinus Ramli Saragih

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Jopinus Ramli Saragih
Resmi JR.jpg
Bupati Simalungun ke-15
Mulai menjabat
22 April 2016
PresidenJoko Widodo
GubernurTengku Erry Nuradi
Bupati Simalungun|WakilAmran Sinaga
PendahuluBinsar Situmorang (Pj.)
Masa jabatan
28 Oktober 2010 – 28 Oktober 2015
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
GubernurSyamsul Arifin
Gatot Pujo Nugroho
Tengku Erry Nuradi
WakilNuriaty Damanik
PendahuluZulkarnain Damanik
PenggantiBinsar Situmorang (Pj.)
Informasi pribadi
Lahir10 November 1968 (umur 50)
Bendera Indonesia Medan, Sumatra Utara
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Partai politikLambang Partai Demokrat Partai Demokrat
Pasangandr. Erunita Anggraini Tarigan, Sp.KK
AnakEfarina Margaretha Saragih
Alma materSepa PK (1998)
PekerjaanTentara
Politisi
Situs webjrsaragih.info
Dinas militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangLambang TNI AD.png TNI Angkatan Darat
Masa dinas1998 - 2008
PangkatPdu kaptentni staf.png Kapten
SatuanPolisi Militer (CPM)

Kapten Cpm (Purn.) Dr. Jopinus Ramli Saragih S.H., M.H. (lahir di Medan, Sumatra Utara, 10 November 1968; umur 50 tahun), adalah Bupati Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatra Utara periode 2010-2015 dan periode 2016 - 2021. Bersama wakilnya, Hj. Nuriaty Damanik, JR terpilih pada pilkada tahun 2010 dengan meraih 148.977 suara dari total 384.420 suara sah.[1]

Pada pilkada serentak tahun 2015, JR Saragih kembali terpilih dengan Amran Sinaga sebagai wakilnya.[2] Pada periode kedua ini, JR berhasil meraih 120.625 suara (34,69%). Mengalahkan empat pasangan lainnya, Tumpak Siregar-Irwansyah Damanik (92.402 suara atau 26,57%), Evra Sasky Damanik-Sugito (67.435 suara atau 19,39%), Nuriaty Damanik-Posman Simarmata (59.874 suara atau 17,22%), dan Lindung Gurning-Soleh Saragih (7.416 suara atau 2,13%).[3] JR Saragih – Amran Sinaga mengusung visi “Terwujudnya Masyarakat dan Kabupaten Simalungun Yang Mandiri, Tenteram dan Berseri” (Mantab).

JR adalah lulusan Akademi Militer dengan pangkat Letnan Dua TNI Angkatan Darat. Sejumlah penugasan yang pernah dijalaninya antara lain jadi personel elite Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan Komandan Subdenpom Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD) Purwakarta, Jawa Barat.

Usai menjalani tugas sebagai Komandan POMAD, JR memutuskan untuk mengakhiri kariernya di militer. Ia memilih mengembangkan usaha yang sudah dirintisnya: klinik kesehatan di Purwakarta. Sebuah klinik yang dia dirikan dengan mengumpulkan gajinya demi membantu warga yang kesulitan mengakses mahalnya layanan kesehatan. Tahun 2004, klinik itu berhasil dikembangkan JR menjadi Rumah Sakit dengan nama RS Efarina Etaham.[4] Pada 2008, RS Efarina memperoleh akreditasi RS tipe A.

Saat ini, RS Efarina Etaham sudah berdiri di berastagi kabupaten karo dan pangkalan kerinci riau. Dengan RS ini, JR mendirikan SMA/SMK Plus Efarina[5] dan Universitas Efarina.[6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]