The Wide Window
| Pengarang | Lemony Snicket (Pseudonim Daniel Handler) |
|---|---|
| Ilustrator | Brett Helquist |
| Perancang sampul | Brett Helquist |
| Negara | Amerika Serikat |
| Bahasa | Bahasa Inggris |
| Seri | A Series of Unfortunate Events |
| Genre | Novel fantasi |
| Penerbit | HarperCollins |
Tanggal terbit | Februari 2000 |
| Jenis media | Print (hardback & paperback) |
| Halaman | 214 pp |
| ISBN | ISBN 0-06-440768-3 |
| Didahului oleh | The Reptile Room |
| Diikuti oleh | The Miserable Mill |
The Wide Window adalah novel ketiga dalam seri anak-anak A Series of Unfortunate Events karya Lemony Snicket. Buku ini melanjutkan kisah tragis tiga bersaudara Baudelaire (Violet, Klaus, dan Sunny) yang menjadi yatim piatu dan ditempatkan di bawah asuhan wali baru mereka, Aunt Josephine Anwhistle, seorang wanita eksentrik yang tinggal di rumah di atas bukit menghadap Danau Lachrymose.
Alur
[sunting | sunting sumber]Aunt Josephine dikenal sangat paranoid dan takut pada hampir segala hal, termasuk memasak dan menyentuh benda-benda sehari-hari. Ia sangat mencintai tata bahasa dan mengisi perpustakaannya dengan buku-buku tentang topik tersebut. Ketika Violet bertemu dengan seorang pelaut bernama Kapten Sham, ia segera menyadari bahwa pria tersebut adalah Count Olaf yang menyamar. Namun, Aunt Josephine tertipu oleh pesona Kapten Sham dan tidak memercayai anak-anak.
Malam itu, Aunt Josephine tampak melompat keluar dari jendela rumahnya dan meninggalkan surat wasiat yang menyatakan bahwa Kapten Sham akan menjadi wali baru anak-anak. Klaus menemukan pesan tersembunyi dalam surat tersebut melalui kesalahan tata bahasa yang mengarah ke lokasi bernama Gua Curdled. Setelah rumah mereka hancur akibat badai, anak-anak mencuri perahu dan berlayar ke gua tersebut, di mana mereka menemukan Aunt Josephine masih hidup dan mengaku dipaksa oleh Count Olaf untuk menulis surat palsu.
Dalam perjalanan kembali, mereka diserang oleh lintah Lachrymose yang tertarik oleh makanan yang dikonsumsi Aunt Josephine. Count Olaf muncul dan menyelamatkan anak-anak, tetapi membiarkan Aunt Josephine dimakan oleh lintah. Sunny kemudian membuktikan identitas Olaf dengan menggigit pasak kayu palsu yang menyembunyikan tato mata khasnya. Olaf melarikan diri, meninggalkan anak-anak dan Mr. Poe untuk mencari wali baru.
Edisi istimewa
[sunting | sunting sumber]Disappearance!
[sunting | sunting sumber]Pada 4 September 2007, The Wide Window dirilis ulang dalam format buku saku dengan judul alternatif Disappearance!,[1] dirancang menyerupai gaya penny dreadfuls era Victoria. Edisi ini mencakup ilustrasi baru, kolom nasihat oleh Lemony Snicket, cerita tambahan oleh Stephen Leacock, dan segmen komik oleh Michael Kupperman.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Amazon.com". www.amazon.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 26 Oktober 2025.