Lompat ke isi

Idris Sardi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Idris Sardi
LahirMuhammad Idris Sardi
(1938-06-07)7 Juni 1938
Batavia, Hindia Belanda
Meninggal28 April 2014(2014-04-28) (umur 75)
Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Indonesia
Pekerjaan
  • Komposer
  • violinis
Suami/istri
Ratih Putri
(m. 1998)
Anak
Orang tuaSardi (ayah)
Hadidjah (ibu)
PenghargaanBintang Budaya Parama Dharma
Karier musik
InstrumenBiola
Karier militer
Dinas/cabangTNI Angkatan Darat
PangkatLetnan Kolonel Caj (Tit.)
IMDB: nm1123265 Musicbrainz: 5fb39c79-d365-4d0d-bb7d-d7490f5822bb Discogs: 3027627 Modifica els identificadors a Wikidata

Muhammad Idris Sardi (7 Juni 1938  28 April 2014) adalah seorang pemain biola berkebangsaan Indonesia.[1] Ia adalah anak dari pemain biola Orkes RRI Studio Jakarta, Sardi.[2] Sementara ibunya Hadidjah merupakan aktris Indonesia pada era 1940-an hingga 1970-an. Idris Sardi juga mendapat kepercayaan dari Presiden Soeharto dan TNI AD untuk memimpin Satuan Musik Militer (Satsikmil) karena dianggap mampu memberikan inovasi dunia permusikan TNI AD.[3]

Pendidikan dan karier

[sunting | sunting sumber]

Idris Sadri telah mempelajari biola sejak usia belia. Pada usia delapan tahun, ia diajari oleh Nicolai Vorfolomeyeff bermain biola.[2] Saat menginjak kelas III di Sekolah Dasar, Idris juga diterima sebagai mahasiswa luar biasa di Akademi Musik Indonesia (AMI), Yogyakarta. Pada umur sepuluh tahun ia tampil di konser AMI yang dilaksanakan pada tahun 1949 di Gedung Negara, Yogyakarta.[4]

Tahun 1952 Sekolah Musik Indonesia (SMIND) dibuka, dengan persyaratan menerima lulusan SMP atau yang sederajat. Pada tahun 1952, Idris Sardi baru berusia 14 tahun, sehingga ia belum lulus SMP, tetapi karena permainannya yang luar biasa ia bisa diterima sebagai siswa SMIND tersebut. Bersama temannya yang juga pemain biola, Suyono (almarhum) tetapi bukan anak ajaib, yang lebih tua 2 tahun merupakan dua orang siswa SMIND yang berbakat sekali. Pada orkes slswa SMIND pimpinan Nicolai Varvolomejeff, tahun 1952 Indris yang masih memakai celana pendek dalam seharian duduk sebagai concert master pada usia 14 tahun, duduk bersanding dengan Suyono. Rata-rata siswa SMIND berusia di atas 16 tahun.[5]

Guru biola Idris waktu di Yogyakarta (1952-1954) adalah George Setet, sedangkan pada waktu di Jakarta (setelah 1954) adalah Henri Tordasi. Kedua guru orang Hungaria ini telah mendidik banyak pemain biola di Indonesia (orang Hungaria adalah pemain biola unggul).

Ketika M. Sardi meninggal pada1953, Idris dalam usia 16 tahun harus menggantikan kedudukan sang ayah sebagai violis pertama dari Orkes RRI Studio Jakarta pimpinan Saiful Bahri.[2]

Pada tahun 60-an, Idris beralih dari dunia musik biola serius, idolisme Heifetz, ke komersialisasi Helmut Zackarias.

Idris Sardi merupakan ayah dari pemeran Indonesia, Lukman Sardi dari pernikahannya dengan Zerlita. Setelah perceraiannya dengan Marini, Perkawinannya yang ketiga adalah dengan Ratih Putri.[6]

Idris sempat menggelar konser bertajuk Persembahan Idris Sardi di tahun 2003.[7]

Pengaruh dan warisan

[sunting | sunting sumber]

Dedikasi dan sumbangsih Idris Sardi bagi perfilman Indonesia, khususnya dalam tata musik untuk film, tak perlu diragukan lagi. Semenjak maestro biola tersebut dipercaya menjadi penata musik oleh sutradara Misbach Jusa Biran di film pertamanya, Pesta Musik La Bana pada 1960 hingga perfilman nasional mati suri pada 1992,[8] ia sudah membuat musik di 182 film, atau rata-rata lima film dalam setahun. Padahal ia juga sangat aktif di berbagai kegiatan musik dan orkestrasi sampai ke luar negeri.

Bukan hanya dedikasi yang luar biasa, prestasi Idris Sardi juga sangat mengagumkan. 19 kali masuk nominasi Festival Film Indonesia, sepuluh di antaranya memenangkan Piala Citra, menjadi rekor terbanyak yang mungkin sulit ditandingi sampai kapan pun.[9][8]

Penghargaan dan nominasi

[sunting | sunting sumber]
Penghargaan Tahun Kategori Karya yang dinominasikan Hasil Ref
Festival Film Indonesia 1967 Penata Musik Terbaik Petir Sepandjang Malam Menang [7]
Festival Film Asia 1970 Bernapas Dalam Lumpur
Festival Film Indonesia 1973 Perkawinan Menang [2]
1974 Cinta Pertama Menang [9]
1975 Senyum Di Pagi Bulan Desember
1977 Sesuatu yang Indah Menang
1979 Pengemis dan Tukang Becak Nominasi
1980 Anna Maria Nominasi
1981 Para Perintis Kemerdekaan Nominasi
1982 Sekuntum Mawar Putih Nominasi
1984 Budak Nafsu Menang [9]
1985 Doea Tanda Mata Menang
1986 Ibunda Menang
Arie Hanggara Nominasi
1987 Penyesalan Seumur Hidup Nominasi
1988 Tjoet Nja' Dhien Menang [9]
1989 Noesa Penida Menang
Pacar Ketinggalan Kereta Nominasi
1991 Potret Nominasi
Soerabaia 45 Nominasi
1992 Kuberikan Segalanya Menang [9]
Anugerah Musik Indonesia 2014
Lifetime Achievement Award
Penerima [10]

Idris Sardi meninggal dunia pada tanggal 28 April 2014[11] pukul 07.25 WIB di Rumah Sakit Meilia, Cibubur dalam usia 75 tahun menjelang usia 76 tahun. Idris Sardi menderita sakit pada lambung dan liver sejak Desember 2013. Sebelumnya Idris Sardi mengalami kondisi kritis sempat mendapat perawatan di RS Meilia, Cibubur.[11][12][13]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. http://www.wowkeren.com/seleb/idris_sardi/profil.html diakses 29 Januari 2015
  2. 1 2 3 4 "Idris Sardi, Maestro Biola Penerus Bakat Sang Ayah". detikhot. Diakses tanggal 2026-01-17.
  3. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-11-21. Diakses tanggal 2006-09-10.
  4. Aras, Endi; Hangguman, Willy; Liestyati, Dyah Chitratia; Simanullang, Binsar (2014). Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi 2014 (PDF). Direktorat lnternalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. http://www.republika.co.id/berita/senggang/sosok/14/04/28/n4q2lg-perjalanan-idris-sardi-sang-maestro-biola-indonesia diakses 29 Januari 2015
  6. Al Farisi, Baharudin; Setiawan, Tri (2021-12-03). "Cerita Lukman Sardi Punya Banyak Saudara di Jakarta". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2026-01-17.
  7. 1 2 Syartiqa, Shalli; Kodrati, Finalia (2014-04-28). "Mengenang Maestro Idris Sardi". Viva. Diakses tanggal 2026-01-17.
  8. 1 2 Sakrie, Denny (2015-03-01). 100 Tahun Musik Indonesia. GagasMedia. hlm. 106. ISBN 978-979-780-785-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. 1 2 3 4 5 Riantrisnanto, Ruly (2014-04-28). "Ribuan Karya Idris Sardi yang Menyayat Hati". liputan6.com. Diakses tanggal 2026-01-17.
  10. Putra, Rama (2014-06-20). "Maestro Musik Idris Sardi Diganjar Penghargaan Khusus : Okezone Celebrity". Celebrity.okezone.com. Diakses tanggal 2026-01-17.
  11. 1 2 Maestro Biola Indonesia Idris Sardi Meninggal Dunia Pagi ini 07:25 WIB. www.pekanbaru.co. Diakses pada 28 April 2014
  12. http://www.tempo.co/read/news/2014/04/28/111573826/Ini-Kenangan-Terakhir-Santi-Bersama-Idris-Sardi Diarsipkan 2014-05-02 di Wayback Machine. diakses 29 Januari 2015
  13. http://www.thejakartapost.com/news/2014/04/29/obituary-renowned-violinist-idris-sardi-dies-75.html Obituary: Renowned violinist Idris Sardi dies at 75 diakses 29 Januari 2015