Doea Tanda Mata
| Doea Tanda Mata | |
|---|---|
Poster rilis teatrikal | |
| Sutradara | Teguh Karya |
| Produser | Budi Prakoso |
| Pemeran | Alex Komang Yenny Rachman Hermin Chentini Sylvia Widiantono Corbi Eka Gandara |
| Penata musik | Idris Sardi |
| Sinematografer | George Kamarullah |
| Editor | Rizal Asmar |
| Durasi | 100 menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Indonesia |
Doea Tanda Mata adalah film drama Indonesia yang diproduksi pada tahun 1985. Film yang disutradarai oleh Teguh Karya ini dibintangi antara lain oleh Alex Komang, Yenny Rachman, dan Sylvia Widiantono.
Film ini memenangkan empat Piala Citra pada Festival Film Indonesia 1985, termasuk Aktor Terbaik untuk Alex Komang.
Sinopsis
[sunting | sunting sumber]Film yang berlatar belakang tahun 1930-an ini menceritakan ketika Indonesia masih disebut sebagai Hindia Belanda. Karena pembunuhan politik temannya, Alex Komang yang berperan sebagai seorang musisi merencanakan pembunuhan politik terhadap seorang Komisioner Belanda yang terlibat. Namun, ketika dia jatuh cinta terhadap artis Jenny Rachman, saudara perempuan dari temannya yang terbunuh, Komang menjadikan tujuannya menjadi balas dendam.
Penghargaan dan nominasi
[sunting | sunting sumber]| Penghargaan | Tahun | Kategori | Penerima | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| Festival Film Indonesia | 1985 | Film Cerita Panjang Terbaik | Budi Prakoso | Nominasi | |
| Sutradara Terbaik | Teguh Karya | Nominasi | |||
| Pemeran Utama Pria Terbaik | Alex Komang | Menang | |||
| Pemeran Utama Wanita Terbaik | Jenny Rachman | Nominasi | |||
| Penulis Skenario Terbaik | Teguh Karya dan Alex Komang | Nominasi | |||
| Pengarah Sinematografi Terbaik | George Kamarullah | Menang | |||
| Penyunting Gambar Terbaik | Rizal Asmar | Nominasi | |||
| Pengarah Artistik Terbaik | Benny Benhardi | Menang | |||
| Penata Suara Terbaik | Zakaria Rasyid | Nominasi | |||
| Penata Musik Terbaik | Idris Sardi | Menang |
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]