Honda Vario

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Honda Vario
Honda Vario.jpeg
Honda Vario 110 (2012)
ProdusenAstra Honda Motor
Juga disebutHonda Click
Perusahaan indukHonda Motor Company
Tahun Produksi2006–sekarang
PerakitanIndonesia: Cikarang Barat, Jawa Barat (PT Astra Honda Motor Cikarang Plant)
KelasSkuter

Honda Vario (juga dikenal sebagai Honda Click di Thailand) adalah sebuah skuter bertransmisi otomatis yang diproduksi oleh Astra Honda Motor di Indonesia sejak tahun 2006. Skuter ini dimaksudkan untuk mengantisipasi makin banyaknya populasi skuter otomatis yang beredar di pasar sepeda motor Indonesia.[1] Vario telah muncul dalam berbagai varian dengan kapasitas mesin mulai dari 108,0 cc (6,6 cu in) sampai 149,3 cc (9,1 cu in).

Riwayat model[sunting | sunting sumber]

Vario 110[sunting | sunting sumber]

Vario 110 (2006–2014)[sunting | sunting sumber]

Vario 110
Tahun Produksi2006–2014
Mesin108,0 cc (6,6 cu in) berpendingin cairan, karburator, 4-langkah, 2-katup, SOHC, silinder tunggal
Bore x Stroke50 mm × 55 mm (2,0 in × 2,2 in)
Kompresi10,7:1
Sistem transmisiCVT, penggerak akhir sabuk (V-Matic)
RangkaTulang punggung
Suspensi
  • Depan: Teleskopik
  • Belakang: Lengan ayun dengan peredam kejut tunggal
Rem
  • Depan: Cakram hidrolik berdiameter 190 mm (7,5 in) dengan piston tunggal
  • Belakang: Tromol
Ban
  • Depan: 80/90–14
  • Belakang: 90/90–14
Jarak sumbu roda1273 mm (50,1 in)
Dimensi keseluruhanP 1897 mm (74,7 in)
L 680 mm (26,8 in)
T 1083 mm (42,6 in)
Berat99,3 kg (218,9 pon) (dry)
Kapasitas Tangki3,6 L (219,7 cu in)

Model pertama dari Vario ini diperkenalkan pada tanggal 30 Agustus 2006, dan merupakan skuter otomatis pertama Honda yang beredar dalam pasar sepeda motor Indonesia yang mempunyai berpendingin cairan.[1] Vario 110 masih dijual hingga akhir tahun 2013, sebelum Vario 110 FI launching Mulai bulan Maret 2014.

Vario 110 Techno/CBS (2009–2012)[sunting | sunting sumber]

Vario 110 Techno/CBS
Tahun Produksi2009–2012
Mesin
  • 108,0 cc (6,6 cu in) berpendingin cairan, karburator, 4-langkah, 2-katup, SOHC, silinder tunggal
  • 108,0 cc (6,6 cu in) berpendingin cairan, injeksi, 4-langkah, 2-katup, SOHC, silinder tunggal (Click-i, Thailand)
Bore x Stroke50 mm × 55 mm (2,0 in × 2,2 in)
Kompresi10,7:1
Sistem transmisiCVT, penggerak akhir sabuk (V-Matic)
RangkaTulang punggung
Suspensi
  • Depan: Teleskopik
  • Belakang: Lengan ayun dengan peredam kejut tunggal
Rem
  • Tersedia Combi Brake System (CBS)
  • Depan: Cakram hidrolik berdiameter 190 mm (7,5 in) dengan piston tunggal
  • Belakang: Tromol
Ban
  • Depan: 80/90–14
  • Belakang: 90/90–14
Jarak sumbu roda1273 mm (50,1 in)
Dimensi keseluruhanP 1904 mm (75,0 in)
L 680 mm (26,8 in)
T 1090 mm (42,9 in)
Tinggi jok dari lantai758 mm (29,8 in)
Berat101 kg (222,7 pon) (dry)
Kapasitas Tangki3,6 L (219,7 cu in)

Model kedua dari Vario, yang dinamai Vario Techno 110 diperkenalkan pada tanggal 23 Juli 2009, sebagai Vario CBS; dan pada tanggal 22 agustus 2010, Vario Techno 110. Model ini juga dikenal sebagai Click-i di Thailand, yang mengaplikasikan sistem pengabutan bahan bakar injeksi PGM-FI. Model ini memiliki desain yang berbeda dibanding Vario standar, dan dilengkapi varian CBS atau Combi Brake System (dinamai Vario CBS), yaitu sistem pengereman depan dan belakang secara bersamaan ketika tuas rem sebelah kiri (untuk roda belakang) sedang ditarik.

Vario 110 FI/eSP (2014–2019)[sunting | sunting sumber]

Vario 110 FI/eSP
Tahun Produksi
  • 2014–2015 (Vario 110 FI)
  • 2015–2019 (Vario 110 eSP)
Mesin
  • 108,0 cc (6,6 cu in) berpendingin udara, injeksi, 4-langkah, 2-katup, SOHC, silinder tunggal (Vario 110 FI)
  • 108,2 cc (6,6 cu in) berpendingin udara, injeksi, 4-langkah, 2-katup, SOHC, silinder tunggal (Vario 110 eSP)
Bore x Stroke
  • 50 mm × 55 mm (2,0 in × 2,2 in) (Vario 110 FI)
  • 50 mm × 55,1 mm (2,0 in × 2,2 in) (Vario 110 eSP)
Kompresi
  • 9,2:1 (Vario 110 FI)
  • 9,5:1 (Vario 110 eSP)
Sistem transmisiCVT, penggerak akhir sabuk (V-Matic)
RangkaTulang punggung
Suspensi
  • Depan: Teleskopik
  • Belakang: Peredam kejut tunggal
Rem
  • Tersedia Combi Brake System (CBS)
  • Depan: Cakram hidrolik berdiameter 190 mm (7,5 in) dengan piston tunggal
  • Belakang: Tromol
Ban
  • Depan: 80/90–14
  • Belakang: 90/90–14
Jarak sumbu roda1256 mm (49,4 in)
Dimensi keseluruhanP 1888 mm (74,3 in)
L 679 mm (26,7 in)
T 1091 mm (43,0 in)
Tinggi jok dari lantai734 mm (28,9 in)
Berat
  • 95 kg (209,4 pon) (Vario 110 FI)
  • 96 kg (211,6 pon) (Vario 110 eSP)
 (dry)
Kapasitas Tangki3,7 L (225,8 cu in)
Sepeda motor terkaitHonda Beat

Model ketiga yang dinamai sebagai Vario 110 FI ini diperkenalkan pada tanggal 27 Maret 2014, dan berbasis dari skuter Beat. Model ini adalah model pertama Vario yang tidak menggunakan radiator dalam sistem pendinginan mesinnya, karena telah menggunakan basis mesin dari Beat FI yang berpendingin udara dan juga dilengkapi dengan sistem pengabutan bahan bakar injeksi, meninggalkan pengabutan karburator dari model Vario 110 yang sebelumnya. Honda mengklaim, dengan beberapa penyesuaian, karakter mesin yang dimiliki Vario 110 FI berbeda dengan Beat FI.[2] Banyak komponen teknis dari Vario 110 FI yang berbagi dengan Beat, seperti suspensi belakang yang tidak lagi menggunakan lengan ayun. Model ini dilengkapi dengan varian CBS seperti Vario 110 Techno, dan dilengkapi fitur tambahan seperti Remote Answer Back System dan lampu penerangan utama LED.[3]

Pada tanggal 4 September 2015, Honda meluncurkan versi baru dari model ini yaitu Vario 110 eSP yang mengaplikasikan teknologi eSP untuk menggantikan Vario 110 FI. Berbasis mesin dari Beat esP, model ini dilengkapi dengan fitur ACG Starter, yaitu sistem penyalaan sepeda motor dengan suara yang halus.[4]

Penjualan Vario 110 eSP resmi dihentikan pada tanggal 1 Januari 2020 dan digantikan oleh Honda Genio.[5]

Vario 125[sunting | sunting sumber]

Vario 125 eSP (2012–sekarang)[sunting | sunting sumber]

Vario 125 eSP
2012 Honda Vario Techno Helm-in AT 125.JPG
Honda Vario 125 (2012)
Juga disebutVario Techno 125
Tahun Produksi2012–sekarang
Mesin124,8 cc (7,6 cu in) berpendingin cairan, injeksi, 4-langkah, 2-katup, SOHC, silinder tunggal
Bore x Stroke52,4 mm × 57,9 mm (2,1 in × 2,3 in)
Kompresi11:1
Sistem transmisiCVT, penggerak akhir sabuk (V-Matic)
RangkaTulang punggung
Suspensi
  • Depan: Teleskopik
  • Belakang: Lengan ayun dengan peredam kejut tunggal
Rem
  • Tersedia Combi Brake System (CBS)
  • Depan: Cakram hidrolik berdiameter 190 mm (7,5 in) dengan piston tunggal
  • Belakang: Tromol
Ban
  • Depan: 80/90–14
  • Belakang: 90/90–14
Jarak sumbu roda
  • 1281 mm (50,4 in) (2012–2015)
  • 1280 mm (50,4 in) (2015–sekarang)
Dimensi keseluruhanP
  • 1918 mm (75,5 in) (2012–2015)
  • 1921 mm (75,6 in) (2015–2018)
  • 1919 mm (75,6 in) (2018–sekarang)

L
  • 689 mm (27,1 in) (2012–2015)
  • 683 mm (26,9 in) (2015–2018)
  • 679 mm (26,7 in) (2018–sekarang)

T
  • 1103 mm (43,4 in) (2012–2015)
  • 1096 mm (43,1 in) (2015–2018)
  • 1062 mm (41,8 in) (2018–sekarang)

Tinggi jok dari lantai769 mm (30,3 in) (2018–sekarang)
Berat
  • 112 kg (246,9 pon) (2012–2015)
  • 109 kg (240,3 pon) (2015–2018)
  • 111 kg (244,7 pon) (2018–sekarang)
 (dry)
Kapasitas Tangki5,5 L (335,6 cu in)

Diperkenalkan pada tanggal 5 Maret 2012, Vario 125 menggunakan mesin 124,8 cc (7,6 cu in) berpendingin cairan yang berbasis dari PCX 125. Dimensinya lebih besar dari Vario 110 Techno terdahulu. Model ini dilengkapi dengan ACG Starter dan varian CBS.[6]

Pada tanggal 8 Maret 2013, Vario 125 dilengkapi dengan Idling Stop System (ISS), di mana mesin mati secara otomatis setelah 3 detik berhenti, sehingga dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar. Vario 125 ISS hanya tersedia dengan varian CBS.

Pada tanggal 21 Januari 2015, Vario 125 mengalami perubahan desain secara keseluruhan (sama dengan Vario 150 yang diperkenalkan secara bersamaan) dan penambahan fitur, seperti Remote Answer Back System dan lampu penerangan utama LED. Fitur CBS dijadikan sebagai fitur standar di seluruh varian (standar dan ISS).[7], pada tanggal 18 April 2017, Vario 125 mengalami pembaruan pada bagian striping.

Pada tanggal 16 April 2018, Vario 125 mengalami pembaruan, bersamaan dengan Vario 150.[8] Seluruh sistem pencahayaannya sudah memakai LED dan panel indikatornya sudah memakai LCD digital. Bentuk lampu depan dan DRL, lampu sein terpisah, knalpot dan lampu sein belakangnya serupa dengan CBR150R dan CB150R.

Vario 150[sunting | sunting sumber]

Vario 150 eSP (2015–sekarang)[sunting | sunting sumber]

Vario 150 eSP
2016 Honda Vario 150 (12-20-2018), South Tangerang.jpg
Honda Vario 150 (2016)
Juga disebutVario Techno 150
Tahun Produksi2015–sekarang
Mesin149,3 cc (9,1 cu in) berpendingin cairan, injeksi, 4-langkah, 2-katup, SOHC, silinder tunggal
Bore x Stroke57,3 mm × 57,9 mm (2,3 in × 2,3 in)
Kompresi10,6:1
Sistem transmisiCVT, penggerak akhir sabuk (V-Matic)
RangkaTulang punggung
Suspensi
  • Depan: Teleskopik
  • Belakang: Lengan ayun dengan peredam kejut tunggal
Rem
  • Combi Brake System (CBS)
  • Depan: Cakram hidrolik berdiameter 190 mm (7,5 in) dengan piston tunggal
  • Belakang: Tromol
Ban
  • Depan: 80/90–14 (2015–2018), 90/80–14 (2018–sekarang)
  • Belakang: 90/90–14 (2015–2018), 100/80–14 (2018–sekarang)
Jarak sumbu roda1280 mm (50,4 in)
Dimensi keseluruhanP
  • 1921 mm (75,6 in) (2015–2018)
  • 1919 mm (75,6 in) (2018–sekarang)

L
  • 683 mm (26,9 in) (2015–2018)
  • 679 mm (26,7 in) (2018–sekarang)

T
  • 1096 mm (43,1 in) (2015–2018)
  • 1062 mm (41,8 in) (2018–sekarang)

Tinggi jok dari lantai769 mm (30,3 in) (2018–sekarang)
Berat
  • 109 kg (240,3 pon) (2015–2018)
  • 112 kg (246,9 pon) (2018–sekarang)
 (dry)
Kapasitas Tangki5,5 L (335,6 cu in)

Diperkenalkan pada tanggal 21 Januari 2015, Vario 150 menggunakan mesin 149,3 cc (9,1 cu in) berpendingin cairan yang berbasis dari PCX 150, dilengkapi dengan ACG Starter dan Idling Stop System. Yang membedakan Vario 125 dan Vario 150 selain kapasitas mesinnya, juga dengan striping warna doff, dan emblem Vario timbul.[9]

Pada tanggal 16 April 2018, Vario 150 mengalami pembaruan desain bersamaan dengan Vario 125.

Honda Vario 150 (2018)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]