Genosida-genosida Burundi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Sejak Burundi merdeka pada 1962, terdapat dua peristiwa yang disebut genosida di negara tersebut. Pembunuhan massal 1972 suku Hutu oleh tentara yang didominasi suku Tutsi,[1] dan pembunuhan massal 1993 suku Tutsi oleh penduduk mayoritas Hutu yang disebut sebagai genosida dalam laporan akhir Komisi Penyelidikan Internasional untuk Burundi yang diserahkan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1996.[2][3]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Demografi Burundi pada 1960an dan 1970an meliputi 86 persen Hutu, 13 persen Tutsi, dan 1 persen Twa (Mann, M., 2005. The Dark Side of Democracy, halaman 431). Pada sebagian besar periode tersebut, Tutsi hampir mengutamakan monopoli atas pemerintahan senior dan jabatan-jabatan militer. Burundi meraih kemerdekannya dari Belgia pada 1962, dan pemilihan pasca-kemerdekaan pertama diadakan pada Mei 1965. Kandidat-kandidat Hutu meraih kemenangan, menduduki 23 kursi dari total 33 kursi. Namun, setelah melantik seorang perdana menteri Hutu, raja Mwambutsa IV melantik salah satu teman Tutsi-nya. Pada 18 Oktober 1965, suku Hutu, yang marah dengan keputusan raja, mengupayakan sebuah kudeta. Raja melarikan diri dari negara tersebut, tetapi kudeta gagal.

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Staff. pastgenocides, Burundi resources on the website of Prevent Genocide International lists the following resources:
    • Michael Bowen, Passing by;: The United States and genocide in Burundi, 1972, (Carnegie Endowment for International Peace, 1973), 49 pp.
    • René Lemarchand, Selective genocide in Burundi (Report - Minority Rights Group ; no. 20, 1974), 36 pp.
    • Rene Lemarchand, Burundi: Ethnic Conflict and Genocide (New York: Woodrow Wilson Center and Cambridge University Press, 1996), 232 pp.
    • Edward L. Nyankanzi, Genocide: Rwanda and Burundi (Schenkman Books, 1998), 198 pp.
    • Christian P. Scherrer, Genocide and crisis in Central Africa: conflict roots, mass violence, and regional war; foreword by Robert Melson. Westport, Conn.: Praeger, 2002.
    • Weissman, Stephen R. "Preventing Genocide in Burundi Lessons from International Diplomacy", United States Institute of Peace
  2. ^ International Commission of Inquiry for Burundi (1996). Paragraphs 85,496. in UN Security Council report S/1996/682
  3. ^ Security Council document S/1996/682 pdf: http://www.un.org/Docs/journal/asp/ws.asp?m=S/1996/682

Referensi[sunting | sunting sumber]

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

Templat:Topik Burundi