Effendi Simbolon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Effendi Simbolon
Effendi Simbolon received a visit from the French Parliament Delegation, November 2018.jpg
Effendi Simbolon pada November 2018
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Mulai menjabat
1 Oktober 2004
Daerah pemilihanDKI Jakarta II
Informasi pribadi
Lahir
Effendi Muara Sakti Simbolon

1 Desember 1964 (umur 57)
Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Partai politik  PDI-P
Suami/istriDra. Dessy Trinita br. Tobing
AnakHoras Yosua Gradio Simbolon
Antonio Abraham Posma Simbolon
Vino Immanuel Hamonangan Putra Simbolon Adelio Timothy Anugrah Bolon Simbolon
PekerjaanPolitikus

Effendi Muara Sakti Simbolon (lahir 1 Desember 1964) adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Fraksi PDI-P (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan). Ia berhasil melenggang ke Senayan setelah dirinya berhasil memperoleh sebanyak 59.718 suara. Di DPR RI sendiri, Effendi menjabat sebagai wakil ketua komisi VII yang fokus pada bidang permasalahan Energi Sumber Daya Mineral, Riset, Teknologi dan Lingkungan Hidup hingga 2013.[1] Sejak 2019, ia merupakan anggota Komisi I DPR RI.[2]

Effendi yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Sumber Daya dan Dana PDIP, sempat diusung sebagai bakal calon sekretaris jenderal PDIP untuk periode tahun 2010 hingga 2015.[3]

Biografi[sunting | sunting sumber]

Effendi lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada 1 Desember 1964. Ia pernah ditunjuk menjadi Ketua Alumni SMA Negeri 3 Jakarta dengan anggota sekitar 600 orang yang terdiri dari berbagai kalangan.[4] Salah satu alumninya adalah Aburizal Bakrie. Pada tahun 2008, Effendi juga dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Umum PB Lembaga Karate-Do Indonesia (PB Lemkari) hingga tahun 2012 menggantikan ketua lama periode 2004-2008, Doddy Susanto. Di Lemkari, Effendi Simbolon, dibantu Wakil Ketua I Bambang Wuryanto serta Wakil Ketua II merangkap Ketua Harian Sasongko serta 22 anggota pengurus lainnya.[5]

Effendi juga merupakan salah satu penggagas terbentuknya Pusat Punguan Simbolon dohot Boruna se-Indonesia (PSBI), sebuah perkumpulan bagi keluarga dengan marga Simbolon. Effendi Simbolon pun kemudian diangkat untuk menjadi ketua umum.[6]

Dia juga ikut berpartisipasi sebagai calon Gubernur pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Utara 2013, berpasangan dengan Jumiran Abdi. Dalam pemilihan ini, pasangan Effendi-Jumiran meraih posisi ke-2 dengan 24,34 persen suara sementara posisi pertama diraih pasangan Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi dengan 33,00 persen suara.[7][8]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Daryatmo Mardiyanto Gantikan Effendi Simbolon". DPR.go.id. 4 April 2013. Diakses tanggal 18 Februari 2022. 
  2. ^ Putri, Cantika Adinda (30 Oktober 2019). "Catat! Ini Daftar Anggota DPR RI di Komisi I Hingga Komisi XI". Viva.co.id. Diakses tanggal 18 Februari 2022. 
  3. ^ "Mengenal Tiga Calon Sekjen PDIP". Viva.co.id. 24 Maret 2010. Diakses tanggal 18 Februari 2022. 
  4. ^ "Profil Effendi Simbolon". Merdeka.com. Diakses tanggal 18 Februari 2022. 
  5. ^ "Effendi Simbolon Pimpin Pengda Lemkari DKI". Antara. 16 Agustus 2008. Diakses tanggal 18 Februari 2022. 
  6. ^ "Gelar Simbolon marNatal, Ketum PSBI Beberin Capaian 2020-2021". Rakyat Merdeka. 30 Desember 2021. Diakses tanggal 18 Februari 2022. 
  7. ^ "Ditetapkan, 5 Pasangan Cagub Sumut". Kompas.com. 13 Desember 2012. Diakses tanggal 18 Februari 2022. 
  8. ^ "PDIP Usung Effendi Simbolon Maju Cagub Sumut". BeritaSatu. 14 November 2012. Diakses tanggal 18 Februari 2022. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]