Candra Malik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Candra Malik

Candra Malik (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 25 Maret 1978; umur 41 tahun) adalah pengasuh Pondok Pesantren Asy-Syahadah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Namanya juga dikenal sebagai tokoh sufi, sastrawan, wartawan, penyanyi lagu reliji, pemeran film, penulis sejumlah kolom di berbagai media massa, dan pencipta lagu reliji yang kemudian disebut sebagai kidung sufi. Sejumlah karya sastra Candra Malik pernah dipublikasikan di berbagai media massa antara lain Kompas, Majalah Sastra Horison, Koran Tempo Minggu, Suara Merdeka, Suara Karya, dan Majalah Femina. Lagunya, Syahadat Cinta menjadi original sound track (OST) Cinta Tapi Beda, film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo (2013).[1][2] Sejak 2015, Candra Malik menjabat sebagai Wakil Ketua Pengurus Pusat Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (PP Lesbumi) PBNU untuk periode 2015-2020.

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Sejak usia muda, Candra Malik sudah mengakrabi dunia spiritual utamanya ritual-ritual tasawuf. Dia belajar agama dari Abdullah Ali. Ia juga mengaji kepada Habib Ja'far bin Badar bin Thalib bin Umar bin Ja'far, guru dari kakeknya, di Surakarta, Jawa Tengah. Pada 1993, Candra lebih mendalami lagi ilmu tasawuf dengan belajar kepada Kiai Muhammad Muna'am Jember, Jawa Timur. Sambil bekerja sebagai wartawan di surat kabar Jawa Pos pada akhir 1999 di Yogyakarta, Candra menimba kearifan sufisme dengan belajar kepada Syekh Ahmad Sirullah Zainuddin, wakil talqin dari Tarekat Qadiriyyah Naqsabandiyah, sebelum akhirnya pada 2001 belajar langsung kepada mursyid tarekat tersebut, yaitu K.H. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin, pengasuh Pondok Pesantren Suryalaya, di Jawa Barat.[3]

Sejak berhenti dari Jawa Pos dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Liputan Indo Pos, Jawa Pos di Jakarta, Candra Malik bekerja sebagai kontributor di sejumlah media cetak antara lain, Tabloid Nyata, Majalah ART Indonesia, Majalah Travel Lounge, The Jakarta Globe, dan mengasuh sebuah kolom tentang sufisme di Solo Pos, sebuah koran lokal di Jawa Tengah, bertajuk Matahati, di rubric Khazanah. Sembari terus menulis, Candra malik juga mengasuh Pondok Pesantren Asy-Syahadah, di Desa Segoro Gunung, di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kedekatannya dengan kalangan agamawan-budayawan memudahkan langkah Candra untuk melibatkan Wakil Rais Syuriah PBNU K.H. Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) dan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) dalam produksi album religi. Cak Nun menulis khusus sajak Mukaddimah Cinta untuk album Candra ini dan membacakannya dalam track pembuka, sedangkan Gus Mus membacakan sajak Pesona dalam track penutup. Dalam album ini, Candra juga memasukkan rekaman vokal K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam lagu Syahadat Cinta.[4]

Dukungan lain datang dari Bondan Winarno, wartawan senior kini berkiprah dalam dunia kuliner. Berkat Bondan, Candra menembus sejumlah nama besar dalam belantika musik Indonesia, di antaranya, violist Idris Sardi dan composer Addie MS. Dalam album ini, Idris Sardi mengaransemen dan bermain biola dalam orkestrasi lagu Kidung Sufi, bersama Gus Mus. Addie mengaransemen lagu Shiratal Mustaqim dan memimpin Twilite Orchestra memainkan lagu tersebut, didukung oleh Tohpati. Nama-nama besar lainnya adalah Dewa Budjana yang mengaransemen dan bermain gitar dalam lagu Jiwa yang Tenang, Trie Utami ikut bernyanyi dalam dua lagu, Fatwa Rindu dan Fana Selamanya. Sedangkan Sujiwo Tejo berkolaborasi dengan rapper Marzuki Mohamad Kill The DJ (Jogjakarta Hip Hop Foundation) dan penyanyi reggae Heru Shaggydog dalam lagu Samudera Debu.

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Album[sunting | sunting sumber]

  • Kidung Sufi Samudera Cinta (2012)
  • Kidung Sufi Doa-Doa (2013)
  • Rindu Cinta (2014)

Single[sunting | sunting sumber]

  • Kekasih (2013)
  • Kebahagiaan Cinta (2013)
  • Orang Indonesia (2013)
  • Kalah Oleh Waktu (2013)
  • Bangsa Indonesia (2013)
  • Kidung Hidayat Jati (2013)
  • Akulah Penguasa (2013)
  • Main Sepeda (Arane Langit Manikmaya) (2013)
  • Umat Manusia (2013)
  • Ternyata Tak Merindu (2013)
  • Tuhan Kita Semua (2013)

Jingle Lebaran Metro TV[sunting | sunting sumber]

  • Matahati (2012)
  • Senandung Kemenangan (2013)
  • Mari Bersalaman (2014)

Video musik[sunting | sunting sumber]

  • Seluruh Nafas (Jojo, Replace)(2013)
  • Fatwa Rindu (Triyanto Hapsoro, Sanggit Citra Films)(2013)
  • Samudera Debu (Syams Rezki) (2013)
  • Syahadat Cinta (Hestu Saputra, Dapur Film) (2013)
  • Shirathal Mustaqim (Gatra Yudha) (2014)
  • Akulah Penguasa (Triyanto Hapsoro, Sanggit Citra Films) (2014)

Video pertunjukan[sunting | sunting sumber]

  • Orang Indonesia feat Iwan Fals (Muhammad Revaldi, 2013)
  • Umat Manusia feat Slank (Muhammad Revaldi, 2014)

Original sound track[sunting | sunting sumber]

  • Syahadat Cinta—Cinta tetapi Beda (Hestu Saputra & Hanung Bramantyo, MVP Pictures & Dapur Film, 2012)
  • Luntang-Lantung—Luntang-Lantung (Fajar Nugros, Maxima Pictures, 2014)
  • Berlari Jauh—Sepatu Dahlan (Benny Setiawan, Mizan Production, 2014)

Kolaborasi[sunting | sunting sumber]

  • Kidung Sufi Samudera Debu (Album dan Konser, Jakarta, 2012)
  • Humor Sahur (Talkshow Metro TV)
  • Ngabuburit Ramadhan (Konser 11 Titik, Jakarta & Jawa Barat, 2013)
  • Kidung Hidayat Jati (Single, Brisbane, 2014)
  • Tuhan Kita Semua (Single, 2014)
  • Asia Tri Japan Festival 2014 (Katsuragawa, Japan, 2014)
  • Energy for Life feat ade ishs (EP, 2015)

Pertunjukan[sunting | sunting sumber]

  • Sabda Cinta Management
  • Awanbiru Music Production

Scoring & casting film[sunting | sunting sumber]

  • Pelantun Al Qur'an—Film Hari Ini Pasti Menang (Andi Bachtiar, Bogalakon Pictures, 2012)
  • Pemeran Pembantu—Film Soekarno (Hanung Bramantyo, MPV Pictures, Dapur Film, 2013)
  • Pemeran Pembantu—FTV Garis Finish (Hestu Saputra, Kompas TV, Serambi Set, 2013)
  • Penata Musik Terbaik Piala Vidia FFI 2014 untuk FTV Garis Finish (Hestu Saputra, Kompas TV, Serambi Set, 2013)

Program televisi dan radio[sunting | sunting sumber]

  • Host talkshow Humor Sahur 30 Episode, Metro TV, Jakarta (2012)
  • Host talkshow Rumah Hati TV 9 Nusantara, Surabaya (2014)
  • Tausiah Filosufi 30 Seri Serentak 35 Radio se-Indonesia (2014)
  • Santri Bernyanyi, Forum Komunikasi Alumni Pondok Pesantren (2013 - sekarang)
  • Kelas Sufi (2012 - sekarang)
  • Pesantren Asy Syahadah, Surakarta, Jawa Tengah (2005 - sekarang)
  • Kuliah Umum Islam, Musik, dan Spiritualitas di Monash University dan Victoria University, Melbourne; dua universitas di Brisbane, serta dua universitas di Perth, Austalia (2014)

Bibliografi[sunting | sunting sumber]

  • Makrifat Cinta (Noura Books, Mizan, (2013))
  • Menyambut Kematian (Noura Books, Mizan, (2013))
  • Antologi #FatwaRindu Cinta 1001 Rindu (Muara, Kepustakaan Populer Gramedia, 2014)
  • Komik Gus Sufi (Muara, Kepustakaan Populer Gramedia, 2014)
  • Ikhlaskanlah Allah (Muara, Kepustakaan Populer Gramedia, 2014)
  • Kolom Tetap (Koran Solopos dan Majalah Onlie MALE)
  • Makrifat Cinta
  • Menyambut Kematian
  • Antologi #FatwaRindu Cinta 1001 Rindu
  • Ikhlaskanlah Allah

Referensi[sunting | sunting sumber]