Bunguran Selatan, Natuna

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bunguran Selatan
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiKepulauan Riau
KabupatenNatuna
Pemerintahan
 • CamatErwenadi
Sejak 30 Desember 2016
Luas228,27 km²
Kepadatan14 jiwa/km² (2017)[1]
Desa/kelurahan4 / 0

Bunguran Selatan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia. Ibu kotanya terletak di Cemaga. Kecamatan ini memiliki 8 pulau yang kesemuanya belum dihuni. Kecamatan ini merupakan salah satu produsen rumput laut, kacang tanah, dan karet di Kabupaten Natuna dengan produksi pada tahun 2017 sebanyak 0,03 ton rumput laut, 0,22 ton kacang tanah, dan 05 ton karet.[2] Topografi wilayahnya sebagian besar adalah dataran rendah.[1]

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kecamatan Bunguran Timur
Selatan Kecamatan Pulau Tiga
Barat Kecamatan Bunguran Barat
Timur Laut Natuna

Wilayah Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Bunguran Selatan terbagi atas 4 desa, 6 dusun, 9 RW, dan 26 RT. Desa Cemaga Selatan merupakan desa terluas, sedangkan Desa Cemaga merupakan desa terkecil. Sementara itu, Desa Cemaga Utara menjadi desa terjauh dari ibu kota kecamatan. Berikut adalah statustik wilayah pemerintahan Kecamatan Bunguran Selatan:[1]

Desa Luas
(km²)
Jumlah
Dusun
Jumlah
RW
Jumlah
RT
Cemaga 49,00 1 2 7
Cemaga Utara 18,19 2 2 6
Cemaga Selatan 101,58 2 3 8
Cemaga Tengah 59,50 1 2 5
Total 228,27 6 9 26

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2017, Bunguran Selatan memiliki jumlah penduduk sebesar 2.999 jiwa yang terdiri dari 1.560 laki-laki dan 1.439 perempuan. Kepadatan penduduknya berada diangka 14 jiwa/km². Berikut ini adalah statistik kependudukan Kecamatan Bunguran Selatan:[1]

Desa Luas
(km²)
Jumlah
Penduduk
Jumlah
KK
Kepadatan
Penduduk
Cemaga 49,00 906 270 19
Cemaga Utara 18,19 794 240 44
Cemaga Selatan 101,58 799 210 8
Cemaga Tengah 59,50 500 149 9
Total 74,24 2.999 869 14

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Bunguran Selatan memiliki 7 PAUD, 4 TK, 6 SD/Sederajat, 2 SMP/Sederajat, dan 1 SMA/Sederajat. Berikut adalah statistik kependidikan di Bunguran Selatan:[1]

Jenjang Pendidikan Jumlah
Institusi
Jumlah
Guru
Jumlah
Murid/Siswa
Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta
PAUD - 7 - 27 - 19*
TK 1 3 5 12 35 23
SD 6 - 59 - 422 -
SMP 1 - 13 - 113 -
MTs - 1 - 13 - 59
SMA/SMK 1 - 16 - 139 -
*Data murid hanya tersedia pada 1 sekolah.

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Bunguran Selatan memiliki 1 puskesmas, 2 puskesmas pembantu, 7 posyandu, dan 2 poskesdes. Jumlah tenaga medis yang ada adalah 1 dokter, 10 bidan, 8 perawat, dan 6 dukun bayi. Pada tahun 2017, sebanyak 224 dari 541 pasangan usia subur menggunakan alat kontrasepsi yang didominasi oleh suntikan sebanyak 153 pasangan.[1]

Agama[sunting | sunting sumber]

Sebagian besar penduduk Bunguran Selatan beragama Islam. Terdapat 7 masjid dan 11 mushola di Bunguran Selatan. Berikut statistik keagamaan di Bunguran Selatan:[1]

Agama Jumlah
Penganut
Islam 2.990
Kristen 9

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Di Bunguran Selatan terdapat 2 lembaga keuangan yang terdiri dari 2 bank. Selain itu, terdapat pula 4 rumah makan, 36 warung, dan 3 bengkel. Pada tahun 2017, terdapat 5 industri rumah tangga dimana 1 buah bergerak dibidang pembuatan makanan/minuman dan 4 buah bergerak dibidang pembuatan kerajinan.[1]

Pertanian[sunting | sunting sumber]

Bunguran Selatan memiliki 77,50 Ha lahan sawah yang seluruhnya masuk kategori nonirigasi. Bunguran Selatan tidak memiliki lahan sawah. Lahan yang ada digunakan untuk tegal/kebun sebanyak 80 Ha dan ladang/huma sebanyak 1.000 Ha. Berikut adalah statistik pertanian di Bunguran Selatan:[2]

Nama Komoditas Luas Lahan
(hektare)
Produksi
(ton)
Komoditas Makanan Pokok
Jagung 2,00 5,25
Ubi Kayu 5,00 50,00
Ubi Jalar 0,10 2,40
Kacang Tanah 0,01 0,22
Komoditas Sayur-Mayur
Kangkung 0,40 1,30
Cabe Rawit 1,90 26,40
Ketimun 0,20 9,20
Kacang Panjang 0,30 4,00
Semangka 1,60 88,50
Komoditas Perkebunan
Karet 706,00 105,00
Kelapa 1.050,00 568,00
Cengkih 1.375,00

Peternakan[sunting | sunting sumber]

Populasi sapi ditahun 2017 sebanyak 1.459 ekor, sedangkan kambing 12 ekor, ayam kampung 7.478 ekor, ayam pedaging 213.695 ekor, dan itik 45 ekor. Produksi peternakan Bunguran Selatan terdiri dari 1.296 kg daging sapi, 15 kg daging kambing, dan 468 kg telur.[2]

Perikanan[sunting | sunting sumber]

Bunguran Selatan menyumbangkan 3.438,27 ton dari sektor perikanan laut dan 0,03 ton dari sektor budidaya rumput laut.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i BPS Kabupaten Natuna, September 2018, Kecamatan Bunguran Selatan Dalam Angka 2018, dikunjungi pada 25 Februari 2019.
  2. ^ a b c d BPS Kabupaten Natuna, Agustus 2018, Kabupaten Natuna Dalam Angka 2018, dikunjungi pada 21 Februari 2019.