Lompat ke isi

Bagelen, Purworejo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bagelen
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenPurworejo
Pemerintahan
  CamatBambang S Budoto, S.Sos
Populasi
  Total35,322 (tahun 2.000)[1] jiwa
Kode Kemendagri33.06.04 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3306040 Suntingan nilai di Wikidata
Luas64 km²
Kepadatan554 jiwa/km²
Desa/kelurahan17
Peta
PetaKoordinat: 7°48′33″S 110°2′50″E / 7.80917°S 110.04722°E / -7.80917; 110.04722

Bagelen (bahasa Jawa: ꦧꦒꦼꦭꦺꦤ꧀, translit. Bagelèn) adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan ini berjarak sekitar 13 Km dari ibu kota Kabupaten Purworejo. Pusat pemerintahannya berada di Desa Bagelen. Kecamatan Bagelen merupakan salah satu kecamatan paling timur yang berbatasan langsung dengan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebelum Purworejo kota berdiri, Bagelen adalah pusat pemerintahan wilayah Purworejo, yang dinamakan Bagelen. Purworejo kota sendiri adalah pusat pemerintahan baru yang didirikan oleh Hindia Belanda. Bagelen dahulu disebut Pagelen. Pagelen sendiri merupakan perubahan dari Medanggele, yang berasal dari kata Medangkamulan, kerajaan yang konon pernah ada di wilayah ini.

Batas wilayah

[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

UtaraKecamatan Purworejo dan Kecamatan Kaligesing
TimurProvinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
SelatanKecamatan Purwodadi
BaratKecamatan Purwodadi, Kecamatan Banyuurip dan Kecamatan Purworejo

Desa/kelurahan

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1905, sebanyak 155 keluarga yang merupakan penduduk di wilayah Kecamatan Bagelen dijadikan perintis kegiatan transmigrasi pada masa Hindia Belanda oleh Pemerintah Hindia Belanda. Alasan Pemerintah Hindia Belanda mengadakan pemindahan penduduk karena wilayah Kecamatan Bagelen memiliki kepadatan penduduk yang sangat tinggi dibandingkan wilayah lain di Keresidenan Kedu. Tujuan perpindahannya ke wilayah Kecamatan Gedong Tataan di Lampung yang memiliki kepadatan penduduk yang sangat rendah.[2]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Data BPS, 2000
  2. Tirtosudarmo, Riwanto (2017). "Pengantar". Dalam Palupi, Sri (ed.). Privatisasi Transmigrasi dan Kemitraan Plasma Menopang Industri Sawit: Resiko Hak Asasi Manusia dalam Kebijakan Transmigrasi dan Kemitraan Plasma di Sektor Industri Perkebunan Sawit (PDF). Jakarta: The Institute for Ecosoc Rights & Norwegian Center for Human Rights. hlm. xxv. ISBN 978-602-71991-1-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)