Bruno, Purworejo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Bruno
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Purworejo
Pemerintahan
 • Camat -
Luas 73 km²
Jumlah penduduk 42.189 (tahun 2000)[1]
Kepadatan 579 jiwa/km²
Desa/kelurahan 18

Bruno adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Dinamakan "Bruno" pada zaman dahulu ada pahlawan yang bersembunyi di bruno karena di kejar kejar tentara Belanda, karena dicari cari tidak ketemu dalam bahasa jawa "diburu ora ono" (diburu tidak ada) menjadi Bruno. Kecamatan Bruno merupakan kecamatan di kabupaten purworejo yang seluruh wilayahnya adalah pegunungan. Terletak di barat laut dari Kota Purworejo dan sebelah utara dari kota Kutoarjo. Kecamatan ini berbatasan dengan kabupaten Wonosobo di utara dan barat serta kecamatan Kemiri di selatan dan timur. Kecamatan Bruno juga merupakan sentra buah durian di Kabupaten Purworejo. Di Bruno udaranya masih sangat bersih dan segar begitu juga dengan air yang ada di sungai masih sangat jernih.

Ternyata Bruno Pernah Menjadi Ibukota Jawa Tengah[sunting | sunting sumber]

Wilayah kecamatan Bruno yang berada di pegunungan dan masih memiliki hutan luas ternyata sempat menjadi lokasi perjuangan. Dalam masa revolusi fisik (1945-1949) wilayah Bruno menjadi markas persembunyian para pejuang kemerdekaan. Bahkan, pada 1948-1949 Bruno menjadi ibukota Provinsi Jawa Tengah "Dalam Pelarian" karena saat itu Semarang dikuasai Belanda.

Dikutip dari buku "Bunga Rampai Kisah-Kisah Kejuangan 45 (buku yang disusun dari kumpulan kesaksian para pelaku sejarah perang kemerdekaan di Purworejo)", saat itu Gubernur Jawa Tengah KRT Wongso Nagoro menempati rumah Dul Wahid, penduduk desa Kembangan. Keberadaan pemerintahan Provinsi Jawa Tengah di desa Kembangan, Bruno didukung oleh "Pemerintahan Militer" di masa perang kemerdekaan II. Terdapat satu batalyon TNI yang membawahi dua peleton dan empat kompi pasukan yang dipimpin R Sroehardoyo.

Hal yang sangat mengharukan adalah diadakannya upacara peringatan empat tahun merdeka yang dipusatkan di desa Kemranggen, Bruno. Upacara tersebut dihadiri segenap jajaran TNI dan masyarakat setempat. Dalam buku setebal 86 halaman tersebut ditulis bahwa petilasan pemerintahan Jawa Tengah di Bruno masih bisa ditemui.

Tempat wisata

Curug Kyai Kate

AIR TERJUN/ CURUG "KYAI KATE" Mungkin nama ini masih sangat asing di telinga masyarakat luas, air terjun yang terletak di desa Gunung Condong, Bruno, Purworejo ini masih sangat ALAMI, Air terjun setinggi 30 m, tersebut air-nya sangat jernih dan belum tercemar, jika debit airnya deras air akan berterbangan terbawa angin, membentuk cipratan-cipratan kecil yang menambah kesejukan di sekitar air terjun, selain untuk berwisata tempat ini bisa di jadikan alternatif pecinta alam dan pendakian. 

curug muncar

curug muncar terletak di desa kaliwungu

Bendungan

bendungan ini terletak di desa plipiran, bisa dipakai untuk tempat memancing, bendungan ini digunakan untuk irigasi persawahan. . puncak sirebut

terletak di desa cepedak. Dari puncak ini kita dapat melihat seluruh wilayah dusun Brembet yaitu dusun yang terletak di desa gunung condong.

. gunung pranggong gunung ini bisa digunakan untuk pendakian

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Blimbing
  2. Brondong
  3. Brunorejo
  4. Brunosari
  5. Cepedak
  6. Giyombong
  7. Gowong
  8. Gunung Condong
  9. Kaliwungu
  10. Kambangan
  11. Karanggedang
  12. Kemranggen
  13. Pakisarum
  14. Plipiran
  15. Puspo
  16. Somoleter
  17. Tegalsari
  18. Watuduwur

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

Video Bruno