Przemysł II
| Przemysł II | |
|---|---|
![]() |
|
| Potret abad ke-19 oleh Jan Matejko | |
|
|
|
| Memerintah sebagai pasangan | 1290–1291 |
| Pendahulu | Henry IV Probus |
| Pengganti | Wenceslaus II dari Bohemia |
| Tenure | 1295-1296 |
| Koronasi | 26 Juni 1295 di Katedral Gniezno |
| Pendahulu | Bolesław II yang Dermawan |
| Pengganti | Wenceslaus II dari Bohemia |
|
|
|
| Tenure | 1279-1296 |
| Pendahului | Bolesław yang Saleh |
| Pengganti | Władysław I yang Bersiku Tinggi |
| Pasangan | Ludgarda dari Mecklenburg Ryksa dari Swedia Margaret dari Brandenburg |
| Anak | |
| Ryksa Elisabeth | |
| Wangsa | Dinasti Piast |
| Ayah | Przemysł I dari Polandia Besar |
| Ibu | Elisabeth dari Wrocław |
| Lahir | 14 Oktober 1257 Poznań, Kerajaan Polandia |
| Meninggal | 8 Februari 1296 (umur 38) Rogoźno, Kerajaan Polandia |
| Dikubur | di Katedral Agung Basilika Santo Petrus dan Santo Paulus, Poznań |
Przemysł II (juga di dalam bahasa Inggris dan Latin sebagai Premyslas atau Premislaus, bahasa Polandia: Przemysł atau kurang resminya Przemysław) (lahir 14 Oktober 1257 – meninggal 8 Februari 1296 pada umur 38 tahun) merupakan seorang Adipati Poznań, Polandia Besar, Kraków dan Pomerelia, dan kemudian Raja Polandia dari tahun 1295 sampai kematiannya. Setelah sebuah periode yang lama para adipati tinggi Polandia, dan dari dua raja nominal, ia merupakan orang pertama yang mendapat gelar Raja secara turun temurun, dan untuk Polandia ranking Kerajaan.
Daftar isi |
Biografi [sunting]
Przemysł merupakan putra Adipati Przemysł I dari Polandia Besar dan Elisabeth, putri Adipati Henry II yang Saleh dari Silesia.
Sebelum tahun 1277, ia menjadi adipati Poznań, dan setelah kematian pamannya Bolesław yang Saleh pada tahun 1279, ia menjadi adipati seluruh Polandia Besar. Przemysł mengadakan sebuah pertemuan rahasia dan menurut Perjanjian Kępno (1282), ia adalah rekan-pemimpin dengan Mestwin II, adipati Pomerelia atau Pomerania Timur. Pada tahun 1283 tempat pertemuan itu, yang kemudian Kępno menerima dari Przemysł hak-hak kota di bawah namaLangenfort/vort. Pada tahun 1294 Przemysł menjadi pewaris di Gdańsk. Pada tahun 1287 ikatan ini diperpanjang kepada adipati Boguslaw IV dari Pomerania Barat.
Menurut wasiat Henry IV Probus, adipati Silesia dan adipati tinggi Polandia, pada tahun 1290 ia mendapat warisan propinsi Kraków dan Sandomierz (yang keduanya disebut Polandia Kecil), namun segera menyerahkan mereka kepada Wenceslaus II dari Bohemia. Sebagai adipati Polandia yang terkuat pada saat itu, ia menguasai lambang kerajaan dari Kraków, dan mendapat dukungan klerus untuk mempersatukan Polandia, ia dimahkotai raja Polandia pada tahun 1295 oleh Uskup Agung Gniezno, Jakub Świnka, dan lima uskup lainnya.
Pada tahun 1296, ia diculik oleh pengikut para pemilih Brandenburg, dengan bantuan dari para keluarga bangsawan Nałęcz dan Zaremba, dan tewas terbunuh pada tanggal 8 Pebruari di Rogoźno oleh Jakub Kaszuba. Masa pemerintahannya singkat namun kerajaan dapat bertahan sampai 500 tahun berikutnya.
Menurut penulis kronik pada abad pertengahan, ia membunuh istri pertamanya Ludgarda karena ia mandul. Ludgarda mengetahui rencananya dan memohonnya untuk mengampuni jiwanya dan mengirimnya pergi. Ia menolak dan konon ia dijerat sampai mati.
Pernikahan dan Keturunan [sunting]
- 1273 Ludgarda, putri Henry I yang Berziarah, Adipati Mecklenburg; tanpa keturunan
- 1285 Rikissa, putri Raja Valdemar dari Swedia; seorang putri: Ryksa Elizabeth (1286–1335), menikahi Raja Wenceslaus II dari Bohemia pada tahun 1300, kedua dengan Raja Rudolph I dari Bohemia pada tahun 1306
- 1293 Margaret dari Brandenburg, putri Albert II, Margrave dari Brandenburg; tanpa keturunan
Masa berkuasa [sunting]
- 1277–1296 Adipati Poznań
- 1279–1296 Adipati Polandia Besar
- 1290–1291 Adipati Kraków (Polandia Kecil)
- 1294–1296 Adipati Pomerania Timur
- 1295–1296 Raja Polandia
Silsilah [sunting]
| Silsilah dari Przemysł II | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Galeria [sunting]
-
Kematian Raja Przemysł II di Rogoźno oleh Jan Matejko.
Referensi [sunting]
- ^ poczet.com, Przemysł II (Pogrobowiec)
Bacaan selanjutnya [sunting]
- Nowacki, B. Przemysł II.
- Boras, Z. Poczet piastów wielkopolskich.
Lihat pula [sunting]
| Wikimedia Commons memiliki kategori mengenai Przemysł II |
Wikidata: Przemysł II of Poland
- Sejarah Polandia (966–1385)
- Daftar Adipati Polandia Besar
- Jakub Świnka
- Koronasi Kerajaan di Polandia
|
Przemysł II
Lahir: 14 Oktober 1257 Wafat: 8 Pebruari 1296 |
||
| Gelar kebangsawanan | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Boleslaus yang Saleh |
Adipati Polandia Besar 1273–1296 |
Digantikan oleh: Władysław yang Bersiku Tinggi |
| Didahului oleh: Henryk IV Probus |
Adipati Kraków dan Raja Polandia 1290–1291 1295–1296 |
Digantikan oleh: Wenceslaus II dari Bohemia |


