Prefektur Tokushima

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Prefektur {{{Name}}}
Transkripsi Jepang
 • Rōmaji Tokushima-ken

Lambang Prefektur Tokushima
negara Jepang
Kode ISO 3166 JP-36
Munisipalitas 24
Ikan -

Prefektur Tokushima (徳島県 Tokushima-ken?) adalah prefektur Jepang yang terletak di bagian timur Pulau Shikoku. Ibu kotanya adalah Tokushima.

Prefektur ini terkenal dengan hasil panen jawawut yang dalam bahasa Jepang disebut awa sehingga wilayah ini menurut pembagian provinsi lama pernah disebut sebagai Provinsi Awa.

Garis besar[sunting | sunting sumber]

Di Prefektur Tokushima masih tersisa sumber daya alam yang belum dimanfaatkan sepenuhnya, seperti Sungai Yoshino, daerah Pegunungan Shikoku, dan wilayah perairan Kii yang memisahkan Prefektur Tokushima dengan Prefektur Wakayama dan Pulau Awaji. Prefektur ini memiliki beberapa tujuan wisata terkenal, seperti Kota Naruto, Pusaran Air Naruto di Selat Naruto, dan Lembah Ōboke dan Koboke di daerah aliran Sungai Yoshino. Produk pertanian berupa sayur dan buah-buahan banyak dipasarkan di wilayah Kinki.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Selain wilayah bagian utara dan dataran rendah Tokushima, sebagian besar wilayah Prefektur Tokushima merupakan daerah bergunung-gunung. Di sebelah selatan dataran Tokushima merupakan daerah pegunungan yang terjal dan sejak zaman dulu merupakan penghambat transportasi dan distribusi barang.

Dari daerah pegunungan Tokushima mengalir beberapa sungai, seperti Sungai Yoshino, Naka, dan Katsuura. Prefektur Tokushima memiliki sumber air yang melimpah dan sering menimbulkan banjir. Sebaliknya, Prefektur Kagawa yang bertetangga hanya memiliki sedikit aliran sungai dan selalu kekurangan air. Sebagian besar wilayah Tokushima dipengaruhi iklim garis pantai Samudera Pasifik yang hangat dengan curah hujan tinggi, sedangkan wilayah di bagian utara aliran Sungai Yoshino dipengaruhi iklim garis pantai Laut Pedalaman Seto.

Kota[sunting | sunting sumber]

Kota kecil dan desa[sunting | sunting sumber]

Aizumi
Itano
Kamiita
Kitajima
Matsushige
Kaiyō
Minami
Mugi
Kamikatsu
Katsura
Tsurugi
Higashimiyoshi
Sanagouchi
Ishii
Kamiyama
Naka

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada Zaman Sengoku, wilayah ini merupakan pusat kekuasaan klan Miyoshi yang terkenal di delapan provinsi, mulai dari bagian timur Pulau Shikoku hingga ke Provinsi Yamashiro.

Pembentukan prefektur[sunting | sunting sumber]

Dulu, Kota Tokushima tergabung dalam Distrik Myodo. Setelah dihapusnya sistem domain feodal pada tahun 1871, Distrik Myodo berubah nama menjadi Prefektur Myodo dengan wilayah yang mencakup bekas wilayah Provinsi Awa dan Provinsi Awaji. Prefektur Kagawa juga bergabung dengan Prefektur Myodo pada tanggal 20 Februari 1873.

Sesuai kebijakan pembentukan prefektur tahap kedua, Prefektur Kagawa dibentuk kembali pada tanggal 5 September 1875 dari bekas wilayah Provinsi Sanuki. Pada tahun selanjutnya (21 Agustus 1876), bekas wilayah Provinsi Awaji dimasukkan ke dalam Prefektur Hyogo dan Provinsi Awa menjadi Prefektur Kochi. Selanjutnya, bekas wilayah Prefektur Myodo memisahkan diri dari Prefektur Kochi pada tanggal 2 Maret 1880 dan berubah nama menjadi Prefektur Tokushima.

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Bandar udara[sunting | sunting sumber]

Prefektur Tokushima memiliki bandar udara domestik bernama Bandara Tokushima yang terletak di Matsushige.

Jaringan kereta api[sunting | sunting sumber]

Prefektur Tokushima merupakan prefektur di Jepang yang memiliki jaringan kereta api paling sedikit. Seluruh kereta api yang dioperasikan masih kereta api diesel dan belum memanfaatkan kereta api listrik.

JR-Shikoku[sunting | sunting sumber]

Asakaigan Railway[sunting | sunting sumber]

Kapal feri[sunting | sunting sumber]

Pelabuhan Tokushima-Komatsushima yang merupakan pelabuhan utama prefektur ini terletak di Kota Tokushima dan Komatsushima.

  • Feri Nankai, menghubungkan Pelabuhan Tokushima dengan Pelabuhan Wakayama.
  • Feri Ocean Tokyu, menghubungkan Pelabuhan Shin-Moji dengan Pelabuhan Tokushima dan Pelabuhan Tokyo.

Budaya[sunting | sunting sumber]

Festival[sunting | sunting sumber]

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]