Nu metal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari


Nu metal
Sumber aliran Heavy metal, alternative metal, groove metal, rap metal, industrial metal, funk metal, thrash metal, grunge, hardcore punk, hip hop
Sumber kebudayaan Awal dan pertengahan 1990an, Amerika Serikat
Alat musik yang biasa digunakan gitar elektrik, bass, drums, turntable, synthesizer, sampling, vokal, screaming, rap, growl
Popularitas arus utama Akhir 1990an – awal 2000an
Versi-versi regional
Kalifornia, Florida
Topik lainnya
alternative metal


Nu metal (disebut juga new metal / nü metal / neo metal / aggro metal[1][2]) adalah genre musik yang mirip dengan musik grunge dan alternative metal dikombinasikan dengan musik funk, hip-hop. Musik ini merupakan subgenre[3] dari heavy metal[4][5][6][7]. Nu metal lahir pada pertengahan 1990-an, diperkenalkan oleh band Limp Bizkit dan Korn, namun istilah nu metal akrab pada awal era 2000-an. Sekarang, band nu metal paling populer adalah Linkin Park.

Musik nu metal yang menonjolkan banyak rap sering disebut rapcore. Tahun 90an banyak bermunculan band-band yang menganut istilah Nu Metal ini seperti POD, Static-X, Korn, dsb yang jelas bergenre Aggro Rock,genre Aggro Rock ini lah yang merupakan musik Nu Metal yang selama ini kita dengar atau kenal hingga sekarang,nah record label / media mengganti nama "Aggro Rock" dengan istilah New Metal atau Nu Metal untuk menarik pasar.awalnya label Nu Metal ini dicetus oleh seorang produser bernama Ross Robinson yang kerja sama korn dan limp bizkit.

Unsur[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ [(Inggris) Nu metal di Allmusic "Genre: Alternative Metal"]. Allmusic. Diakses 22 May 2010. "By the latter half of the '90s, most new alt-metal bands were playing some combination of simplified thrash, rap, industrial, hardcore punk, and grunge. This new sound was more about grinding textures... Korn, Deftones, and Limp Bizkit were the biggest stars of this new movement -- sometimes dubbed aggro-metal, nu-metal..." 
  2. ^ Van Pelt, Doug (2004). "Static X". Rock Stars on God: 20 Artists Speak Their Mind about Faith. Relevant Media Group. hlm. 180. ISBN 0-9729276-9-7. 
  3. ^ Wilson, Scott (2008). Great Satan's rage: American negativity and rap/metal in the age of supercapitalism. Manchester University Press. hlm. 199. ISBN 0-7190-7463-0. 
  4. ^ Pieslak, Jonathan (2008). "Sound, text and identity in Korn's 'Hey Daddy'". Popular Music 27: 35–52. doi:10.1017/S0261143008001451. 
  5. ^ Halnon, Karen Bettez (2006). "Heavy Metal Carnival and Dis-alienation: The Politics of Grotesque Realism". Symbolic Interaction 29 (1): 33–48. doi:10.1525/si.2006.29.1.33. 
  6. ^ Tompkins, Joseph (2009). "What's the Deal with Soundtrack Albums? Metal Music and the Customized Aesthetics of Contemporary Horror". Cinema Journal 49 (1). 
  7. ^ Robinson, Greg (2008). Ozzfest. The Rosen Publishing Group. hlm. 48. ISBN 1-4042-1756-8. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Heavy metal
Black metal - Classic metal - Death metal - Doom metal - Folk metal - Glam metal - Gothic metal - Grindcore - Industrial metal - Neo-classical metal - Nu metal - Power metal - Progressive metal - Speed metal - Symphonic metal - Thrash metal
Versi Regional
Scandinavian death metal - New Wave of British Heavy Metal - Bay Area thrash metal
Category:Topik lain
Gaya - Band-band - Umlaut