Indonesian Varsity English Debate

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Indonesian Varsities English Debate (IVED) adalah kompetisi debat parlementer tingkat universitas se-Indonesia yang pertama. Kompetisi ini diselenggarakan setahun sekali dari tahun 1998 hingga sekarang (2009).

Daftar isi

[sunting] Sejarah

Pada tahun 1996, tiga mahasiswa berprestasi (Mapres) dari Universitas Indonesia (UI) dikirim oleh kampusnya untuk mengikuti lomba debat parlementer se-ASEAN, ASEAN Varsities Debate 1996 di Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia. Walaupun belum dapat berprestasi banyak, satu dari ketiga pedebat ini bertekad untuk mengembangkan kegiatan ini sekembalinya ke tanah air. Ia pun kemudian melatih 3 orang mahasiswa UI untuk membentuk satu tim ke kompetisi IV All-Asians Intervarsity Debating Championships, sebuah lomba debat parlementer tingkat Asia yang diselenggarakan oleh Nanyang Technological University, Singapura tahun 1997. Kompetisi ini juga diikuti oleh satu tim dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), PEDS.

Sepulang dari kegiatan tersebut, pada tahun 1997 Unpar memutuskan untuk mengadakan lomba debat parlementer se-Jawa yang pertama, All Java-Overland Intervarsity Debating Championships (nama ini kemudian diubah menjadi Java Overland Varsities English Debate). Di akhir turnamen, UI menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah berikutnya.

Namun demikian, UI akhirnya memilih untuk memperluas jangkauan kompetisi dan mengadakan IVED yang pertama tahun 1998. Acara tersebut mendapatkan dukungan dari salah satu TV swasta di Indonesia (RCTI) yang menjadi sponsor utama.

[sunting] Kepanitiaan

Karena IVED diselenggarakan oleh universitas-universitas yang berbeda setiap tahunnya, kejuaraan ini tidak memiliki organisasi formal yang tetap. Namun demikian, pada setiap kali penyelenggaraan IVED selalu disediakan waktu untuk pertemuan Indonesia Council Meeting (ICM) yang dipimpin oleh ketua panitia dari pihak tuan rumah. Tugas utama ICM adalah melakukan proses tender (bidding) dalam rangka memilih tuan rumah kompetisi IVED berikutnya. Selain itu, rapat ICM juga diberi wewenang untuk mengambil keputusan atas perselisihan dan masalah-masalah lain yang mungkin terjadi selama penyelenggaraan kompetisi.

[sunting] Institusi yang pernah menjadi tuan rumah

  1. IVED 1998 di Universitas Indonesia, Depok
  2. IVED 1999 di Universitas Atma Jaya, Jakarta
  3. IVED 2000 di Universitas Kristen Petra dan Akademi Angkatan Laut, Surabaya
  4. IVED 2001 di Institut Teknologi Bandung, Bandung
  5. IVED 2002 di Universitas Hasanuddin, Makassar
  6. IVED 2003 di Universitas Sumatera Utara, Medan
  7. IVED 2004 di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta
  8. IVED 2005 di Universitas Bina Nusantara, Jakarta
  9. IVED 2006 di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
  10. IVED 2007 di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
  11. IVED 2008 di Universitas Udayana, Denpasar
  12. IVED 2009 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta
  13. IVED 2010 di Institut Teknologi Bandung, Bandung
  14. IVED 2011 di Universitas Hasanuddin, Makassar
  15. IVED 2012 di Universitas Muhammadiyah Malang, Malang
  16. IVED 2013 di Institut Teknologi Bandung, Bandung

[sunting] Pemenang dan finalis

Tahun Anggota Tim Juara Juara Finalis
1998
  • Patsy Widakuswara
  • Handayani Putri
  • Agung Nugroho
Universitas Indonesia, Depok Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
1999
  • Aryanti Rianom
  • Agung Nugroho
  • Ria Nuri Dharmawan
Universitas Indonesia, Depok Universitas Atma Jaya, Jakarta
2000
  • Idauli Hutasoit
  • Adhy Poetra Al Hosen
  • Puguh Priambodo
Universitas Indonesia, Depok Universitas Indonesia, Depok
2001
  • Dayu Nirma Amurwanti
  • Yohana Florence Citra Palupi
  • Rully Sandra
Universitas Indonesia, Depok Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Tangerang
2002
  • Adhityani Putri Arga
  • Apriliana Susana
  • Cut Hilda Meutia
Universitas Indonesia, Depok Universitas Indonesia, Depok
2003
  • Ina Damayanti
  • Donny Eryastha
  • Melanie Tedja
Universitas Indonesia, Depok Universitas Padjadjaran, Bandung
2004
  • Enda Ginting
  • Arip Syaman Syoleh
  • M. Ridho
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Tangerang Universitas Atma Jaya, Jakarta
2005
  • Jeni Wardin
  • Nidya Hapsari
  • Evan Oktavianus
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Tangerang Universitas Indonesia, Depok
2006
  • Miranda Anwar
  • Haris Faozan
  • Astrid Kusumawardhani
Universitas Indonesia, Depok Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Tangerang
2007
  • Denny Firmanto Halim
  • Wibowo Arindrarto
  • Martha Poppy
Universitas Atma Jaya, Jakarta Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta
2008
  • Astari Damia
  • Jonathan Marpaung
  • Angga Kho Meidy
Universitas Indonesia, Depok Universitas Negeri Malang, Malang
2009
  • Jessica Clara Shinta
  • Ika Septihandayani
  • Astri Agustina
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
2010
  • Marsha Faradina
  • Kirana Kania
  • Vincentius Dito Krista Holanda
Institut Teknologi Bandung, Bandung Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
2011
  • Bella Chyntiara
  • Eldhianto Maulana Jusuf
  • Urfi Syifa Urohmah
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Universitas Indonesia, Depok
2012
  • Raden Aryo Febrian Moedanton
  • Mutiara Hapsari
  • Yudha Mustafa Putra
Universitas Bakrie, Jakarta Universitas Indonesia, Depok

[sunting] Penjurian

Tim Dewan Juri (Adjudication Team), yang juga sering dikenal sebagai (Adjudication Core), diajukan oleh institusi yang akan menjadi tuan rumah IVED pada saat Pertemuan Dewan IVED (IVED Council Meeting) IVED sebelumnya. Ketua Dewan Juri (Chief Adjudicator) dapat berasal dari institusi tuan rumah maupun dari instutusi lain. Namun, untuk menjamin keadilan penjurian, Ketua Dewan Juri (Chief Adjudicator) tersebut harus didampingi oleh Wakil Ketua Dewan Juri (Deputy Chief Adjudicator) yang berasal dari institusi lain di luar institusi tuan rumah. Nama yang diajukan sebagai Tim Dewan Juri merupakan salah satu pertimbangan untuk peserta Pertemuan Dewan IVED (IVED Council Meeting) dalam memutuskan tuan rumah IVED berikutnya.

Akreditasi juri diadakan sebelum babak penyisihan dimulai untuk menentukan tingkat kualifikasi tiap juri. Akreditasi yang didapat dari kompetisi lain baik lokal (JOVED, ISDC, dan lain-lain) maupun internasional (mis. WUDC) juga dapat dinyatakan berlaku, sesuai keputusan Ketua Dewan juri.

Setiap debat diusahakan dipimpin oleh panel juri yang terdiri atas minimal 3 orang, kecuali bila tidak memungkinkan maka beberapa debat dapat dipimpin oleh satu orang juri saja.

[sunting] Format dan Sistem Pertandingan

Format yang digunakan dalam IVED adalah Australasian Parliamentary. Pertandingan dalam kompetisi ini dibagi menjadi babak penyisihan dan babak eliminasi. Babak penyisihan dilakukan menggunakan sistem power matching berdasarkan angka kemenangan dan selisih nilai masing-masing tim. Babak eliminasi dilakukan dengan sistem gugur mulai perdelapan final. Ketika pertandingan IVED di Unhas, sistem power matching diganti dengan sistem break and slide untuk meningkatkan tingkat kompetisi antar tim dan untuk membuat tim yang lolos ke babak eliminasi memiliki kualitas yang diharapkan rata.

[sunting] Lihat pula

Akun
Ruang nama

Varian
Tindakan
Navigasi
Komunitas
Wikipedia
Cetak/ekspor
Peralatan